Prolog: 

Di Republik Shambala negara kecil yang ada di perbatasan India dan Cina.

Sekelompok perampok, dengan masker dan topi Koboi, memasuki sebuah toko kelontong menodong pemilik toko dan seorang wanita pembeli dengan pistolnya. Ketika dia mengancam akan menembak dalam hitungan ketiga, tiba tiba terdengar suara pecahan kaca yang mengalihkan perhatian semua orang. Seorang pria dengan kostum ayam menerobos masuk ke dalam toko itu, memecahkan kaca  dengan heroik. 

Meskipun aksinya bisa dibilang konyol karena disebelahnya pintu toko sama sekali tak dikunci, dia mencekik dan menghajar salah satu perampok. Saat temannya mencoba menembaknya dengan pistol, dia menjadikan tubuh perampok itu sebagai tameng manusia sampai tubuh perampok itu tewas dipenuhi darah dan lubang peluru oleh temannya sendiri.

Teman perampok itu, kepalanya dia hajar dengan mesin kasir sampai tewas dan darah mengalir di kepalanya. Ketika pemilik toko itu merasa ngeri namun juga ingin berterimakasih, sosok itu tiba tiba menghilang seiring dengan suara sirine mobil polisi. Dia pun mengambil pistol yang dimiliki oleh para perampok itu untuk melanjutkan perjalanan panjangnya berkeliling dunia demi menghentikan kekuatan  jahat. Orang-orang hanya mengenal sosok bertopeng itu sebagai Blaze Chicken.

XXX

Apakah manusia memiliki kehendak bebas untuk mengubah masa depan? Shangri-La Arslan membuktikan hal tersebut. Di sebuah pegunungan terpencil, di bawah langit yang kelabu, seorang pemuda berpakaian putih berjalan di samping gurunya. Ia adalah seorang murid pengembara suci yang telah lama menemani sang guru dalam perjalanan mencari ilmu. Namun, hari ini, hati pemuda itu dipenuhi keraguan yang tak bisa ia tahan lagi.

Seorang pengembara suci dan muridnya berkunjung ke Republik Shambala untuk berziarah. Mereka bertemu Shangri-La yang saat itu berusia enam tahun, sedang bermain sendirian di ayunan.

Pengembara suci itu tiba-tiba mengancam Shangri-La dengan pistol, berniat membunuhnya. Namun, berkat campur tangan muridnya yang berani, Shangri-La selamat. Murid itu melindungi Shangri-La dan terluka dalam terkena tembakan. Shangri-La berlari ke rumah sambil berteriak ketakutan.

"Mengapa, Guru?" suara murid itu terdengar gemetar, namun penuh dengan kemarahan yang terpendam. "Mengapa kau tega membunuh anak kecil yang tak berdosa itu? Apa salahnya? "

Sang guru berhenti berjalan dan menatap muridnya dengan tatapan tajam, seolah memandang jauh ke dalam jiwa pemuda itu. "Muridku, kau memang belum mengerti," jawab sang guru dengan suara tenang, namun penuh kepercayaan diri. "Ilmu yang aku miliki jauh lebih tinggi dari pemahamanmu yang sempit. Aku melihat lebih jauh dari yang kau lihat."

Murid itu mematung sejenak, lalu mengerutkan kening. "Apa maksudmu, Guru?"

Guru itu menghela napas panjang, tampak seperti mengumpulkan kata-kata sebelum melanjutkan. "Anak itu, meskipun tak berdosa sekarang, akan menjadi ancaman besar di masa depan. Jika dibiarkan hidup, dia akan menyesatkan orangtuanya, bahkan seluruh dunia. Tak ada yang bisa mencegahnya, kecuali aku."

Murid itu terdiam, tidak bisa mempercayai apa yang baru saja didengar. "Masa depan? Kau berbicara tentang masa depan yang belum terjadi, Guru! Bagaimana bisa kita menghakimi seorang anak yang tak tahu apa-apa tentang dunia? Apa hakmu untuk menentukan takdirnya?"

Sang guru memandang muridnya dengan sorot mata yang lebih dalam. "Aku melihat takdir anak itu dengan jelas. Dia akan menjerumuskan orangtuanya ke dalam kegelapan, dan kegelapan itu akan menyebar ke seluruh dunia. Ini bukan lagi soal kemanusiaan, tetapi tentang mencegah malapetaka yang lebih besar."

Murid itu menggertakkan giginya, hatinya dipenuhi kemarahan yang semakin membuncah. "Tidak, Guru! Itu tidak bisa dimaafkan. Membunuh seorang anak kecil hanya karena masa depan yang belum tentu terjadi adalah kejahatan yang tak termaafkan. Apa kau tidak tahu betapa kejamnya itu? Bagaimana mungkin kau menghilangkan hak hidupnya hanya karena sesuatu yang tak bisa dia kendalikan?"

Sang guru hanya menatapnya dengan mata yang penuh ketegasan. "Ini adalah keputusan yang harus aku ambil. Aku tahu apa yang akan terjadi, dan aku memilih untuk melindungi dunia dari kehancuran."

Murid itu menarik napas dalam-dalam, namun rasa marahnya tak bisa lagi dibendung. "Tidak, Guru. Ini bukanlah perlindungan. Ini adalah pembunuhan. Membunuh anak yang tak berdosa, yang bahkan tidak tahu apa-apa tentang masa depannya. Kau menodai kehendak bebasnya. Kau bermain sebagai dewa kematian yang menentukan siapa yang layak hidup dan siapa yang harus mati."

Sang guru terdiam, namun tidak ada penyesalan di wajahnya. "Aku hanya mengikuti takdir, muridku. Tak ada jalan lain."

"Tapi kau salah, Guru!" suara murid itu bergetar, penuh emosi. "Seorang anak, bahkan seorang bayi sekalipun, memiliki hak untuk hidup. Mereka memiliki kesempatan untuk berubah. Masa depan bukanlah sesuatu yang bisa kita tentukan sekarang. Tidak ada yang tahu apa yang bisa mereka capai. Bagaimana bisa kau membunuhnya hanya karena takdir yang belum pasti? Itu tidak adil!"

Mata murid itu membara, penuh kebencian. "Tak ada manusia yang berhak menentukan hidup atau mati orang lain, apalagi seorang bayi. Kita tidak bisa membunuh seorang anak karena dosa yang belum dilakukannya. Bahkan seorang bayi seperti Hitler pun tidak pantas dibunuh sebelum dia memilih untuk berbuat jahat. Itu bukan jalan yang benar. Jika kau berpikir dunia ini akan lebih baik dengan cara seperti itu, maka kau hanya menjadi dewa kematian, yang memilih siapa yang pantas hidup dan siapa yang pantas mati. Dan jika itu yang kau lakukan, Guru, maka kau adalah orang terakhir yang pantas hidup."

Sang guru menatap muridnya dengan tatapan kosong, seperti sudah tidak mendengar lagi. Namun, di dalam hati sang guru, ada sedikit keraguan. Namun, dia tidak mengakuinya. "Muridku, kau masih belum paham. Ini semua demi kebaikan dunia."

Murid itu menatap gurunya dengan penuh kekecewaan. "Kebaikan dunia? Membunuh seorang anak kecil demi masa depan yang belum pasti? Itu bukan kebaikan, itu kebejatan. Jika kau bisa memilih siapa yang hidup dan siapa yang mati, maka dunia ini bukanlah tempat yang layak untuk kita tinggali. Aku tidak akan mengikuti jalanmu, Guru. Aku tidak bisa."

Dengan hati yang berat dan langkah yang teguh, murid itu berbalik dan berjalan menjauh, meninggalkan sang guru yang kini berdiri dalam kesunyian. Pemuda itu tidak tahu apa yang akan terjadi setelah ini, tetapi satu hal yang pasti—dia tidak akan pernah menerima jalan yang menganggap hidup seseorang bisa dihentikan karena takdir yang tak jelas. Keputusan guru itu adalah sesuatu yang sangat keliru. Dunia yang penuh dengan takdir yang ditentukan oleh manusia tidak akan pernah bisa menjadi tempat yang adil.

XXX

Di tengah kota Metropolitan, ada seorang vigilante misterius yang dikenal sebagai Blaze Chicken. Namanya tersebar luas di antara warga kota, tapi identitasnya tetap menjadi misteri yang menyelimuti.

Blaze Chicken dikenal sebagai sosok pahlawan bertopeng yang kejam sekaligus memiliki tingkah konyol dengan rasa humor yang sadistik.

Kemampuannya dalam bidang teknik kimia terutama mengembangkan racun atau ramuan mematikan, dan senjata khas, yang meliputi permainan kartu berujung tajam. mematikan, dan bunga penyemprot asam ia jadikan senjata untuk menyiksa para penjahat dan menikmati penderitaan mereka.

Blaze Chicken 2 mengklaim dirinya adalah Penerus Blaze Chicken pertama. 

Blaze Chicken yang pertama adalah sosok vigilante misterius yang puluhan tahun lalu membunuh Pablo Escobar, pemimpin kartel narkoba terbesar di dunia asal Kolombia. Meskipun dianggap pahlawan super oleh sebagian orang, PBB memvonis Blaze Chicken pertama sebagai Teroris Internasional. Sama seperti blaze chicken pertama, ketika Shangrila berpikir dirinya adalah superhero yang menyandang nama 'Blaze Chicken 2' orang orang di sekitarnya malah memandangnya sebagai orang gila yang memakai kostum ayam.

Blaze Chicken bukanlah pahlawan biasa. Dia tidak hanya melawan kejahatan, tetapi juga menyasar para koruptor yang merusak kota dengan tindakan mereka. Namun, yang membuatnya berbeda adalah bagaimana dia menggunakan hasil rampokannya.

Suatu malam, Blaze Chicken mendengar tentang rumah megah seorang pejabat koruptor yang terkenal. Tanpa ragu, dia menyusup ke dalam rumah tersebut dengan keahlian yang ahli. Dia menghindari perangkap yang dipasang dengan cerdik dan berhasil mencuri uang dan barang berharga dari koruptor tersebut.

Namun, Blaze Chicken tidak berniat untuk menggunakan uang itu untuk dirinya sendiri. Sebaliknya, dia pergi ke jalanan kota yang gelap, di mana tunawisma seringkali terpaksa tidur tanpa tempat berteduh.

Dengan gerakan cepat, Blaze Chicken mulai membagikan uang hasil rampokannya kepada tunawisma di sepanjang jalan. Dia memberi mereka harapan, menyinari malam mereka dengan kebaikan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Saat dia menyebarkan uang, hujan mulai turun. Tetapi bukan hujan biasa. Ini adalah hujan kebaikan. Setiap tetes air turun seperti berlian, menyentuh tanah dengan kehangatan dan harapan.

Orang-orang tunawisma yang menerima uang dari Blaze Chicken tidak percaya pada kebaikan yang tiba-tiba datang kepada mereka. Mereka tersenyum, bersyukur, dan berterima kasih kepada sosok misterius yang memberi mereka harapan baru.

Setelah membagikan semua uangnya, Blaze Chicken menghilang ke dalam kegelapan malam seperti bayangan, meninggalkan jejak kebaikan di belakangnya. Meskipun dia dianggap sebagai penjahat oleh beberapa orang, bagi mereka yang menerima bantuannya, dia adalah pahlawan yang sesungguhnya, si Blaze Chicken, sang vigilante dengan hati emas.

Suatu ketika pada tahun 2011 saat usianya 7 tahun flu burung menjadi pandemi global.

Pada masa itu Republik Shambala dipenuhi kekacauan karena pemerintah gagal meredam anarkisme anggota sekte yang jumlahnya sangat banyak tersebut bahkan Republik Shambala sempat mengalami kekosongan kekuasaan.

Kedua orang tua Shangrila adalah pengusaha minyak bumi terkenal di Republik Shambala, pemilik perusahaan Shambala Standart Oil. Namun, karena kegiatan bisnis mereka dianggap merusak alam dan menodai kesucian lingkungan, anggota Sekte Sesat membunuh mereka.

Shangrila dibawa oleh pamannya yang merupakan ilmuwan jenius ke Taiwan karena berbagai kekacauan yang disebabkan Sekte tersebut dan membesarkannya disana layaknya anak sendiri.

Shangrila tinggal di desa kecil di Taiwan yang penuh dengan peternakan dia memiliki seekor ayam kesayangan.

Shangrila adalah anak yang fisiknya lemah dan sakit sakitan dia juga anak yang cenderung pemalu sampai puncaknya suatu ketika pada tahun 2020 saat usianya 7 tahun flu ayam menjadi pandemi global ditambah virus virus purba yang muncul dari es Antartika yang terus meleleh akibat pemanasan global.

Akibat terinfeksi flu, Ayam kesayangannya mati dan kondisi kesehatan Shangrila sendiri semakin kritis sampai dokter menyerah terhadap keadannya.

Saat Shangrila pasrah dengan nyawanya keajaiban terjadi, paman Shangrila memberikannya sebuah obat suntikan hasil eksperimennya tanpa sepengetahuan dokter.

Suntikan itu memiliki Sampel DNA Hellix yang membuat Imun tubuh Shangrila  menjadi sangat kuat. Berkat Sampel DNA Hellix, Shangrila berubah menjadi Hellix titisan Burung  Phoenix.

Burung Phoenix adalah hewan dewa dan raja burung dalam mitos dan legenda Tiongkok. Seperti naga, ini adalah identitas nasional dari kebangsaan Han Cina. 

Bulunya umumnya digambarkan berwarna merah tua, dan juga dikenal sebagai burung merah, burung api, dan ayam. 

Dalam mitologi Barat disebut juga dengan burung api dan burung phoenix. Gambar umumnya flamingo dengan ekor yang relatif panjang dan dikelilingi oleh api, diperkirakan orang telah mengolah dan mengembangkan flamingo dari mitologi. 

Mitos mengatakan bahwa setiap kali burung phoenix mati, ia akan menyalakan api besar, dan kemudian akan terlahir kembali dalam api, dan akan mendapatkan vitalitas yang lebih kuat dari sebelumnya, yang disebut "Phoenix Nirvana". Dengan cara ini, burung phoenix memperoleh keabadian, oleh karena itu dinamakan "burung phoenix".

Burung phoenix adalah salah satu dari empat roh (naga, burung phoenix, unicorn, dan kura-kura) dalam cerita rakyat Tiongkok.

Suntikan DNA Hellix. itu membuatnya sembuh dengan sangat cepat. Tak hanya membuatnya sembuh, obat itu juga memiliki efek lain: kekuatan fisiknya, kecerdasannya, dan kecepatannya meningkat berkali-kali lipat. Namun, kepribadiannya berubah; yang awalnya terlihat pemalu, mulai menunjukkan keanehan-keanehan.

Dia hidup normal bersama pamannya selama bertahun-tahun, sampai tragedi besar menimpanya kembali. Sang paman juga dibunuh oleh pengikut sekte yang tersebar di seluruh negara ketika sekte itu melakukan kerusuhan di Taiwan. Untuk membalaskan dendamnya pada paman, kedua orangtuanya, serta orang-orang yang menjadi korban sekte penyembah penyihir putih, dia memutuskan untuk menjadi seorang pahlawan bertopeng.

Untuk mengenang ayam kesayangannya dan sosok Blaze Chicken pertama yang menjadi inspirasinya, dia menggunakan kostum ayam beserta peralatan canggih pamannya dan menjadi Blaze Chicken.

Shangrila tak memiliki kekuatan sihir layaknya para pengikut sekte tersebut. karena itu, dia selalu melawan mereka dengan pukulan dan kekuatan fisiknya serta menggunakan berbagai teknologi canggih peninggalan pamannya.

Dia juga menggunakan senjata api, dia tak hanya membunuh pengikut sekte tapi juga membasmi seluruh penjahat yang dia temui secara rahasia mulai dari perampok hingga sekelompok mafia.

Ketika pengikut sekte melemparkan mantra dari tongkat sihir. Dia membalas serangan itu dengan senjata biologis.

Selain suara tawanya yang mengerikan, dia memiliki kekuatan, kecepatan, dan kecerdasan yang sangat tinggi. Tapi, bukan itu yang membuatnya ditakuti oleh pengikut sekte maupun penjahat lain. Dia memiliki senjata biologis yang mungkin agak kontroversial sebagai orang yang mengklaim dirinya sebagai pahlawan super. Dia membawa sebuah senapan yang menembakkan peluru jarum suntik. Siapapun yang terkena senjata tersebut akan mati perlahan-lahan karena terjangkit flu burung. Karena itu, kebanyakan penjahat sebisa mungkin melarikan diri saat dia muncul.

Setelah kematian pamannya, dia memutuskan berkeliling dunia untuk memburu seluruh pengikut sekte penyembah penyihir putih, tentunya dengan mobil terbang ciptaannya, dan menjadi turis ilegal.

Dia adalah superhero yang sangat brutal dalam menjalankan aksinya, dia berpandangan untuk menghabisi iblis dia harus menjadi lebih jahat dari iblis itu sendiri. 

Dia bahkan pernah dikejar polisi saat membunuh sekelompok perampok Bank di Taiwan dengan senjata api ilegal dan menulis ancaman pada kepolisian. Sebelum melarikan diri, tapi bukan itu senjata kontroversialnya.

Dia pernah menghabisi nyawa orang yang membuang limbah pabrik ke sungai karena limbah itu berubah menjadi monster gurita radioaktif raksasa.

Dalam penelusurannya mencari jejak sekte penyembah penyihir putih dia sampai ke Hongkong.

Di Hongkong saat mencoba mengejar sekte tersebut, Shangrila bertemu dengan Proffesor Xuantong Jiangshi Vampir Hellix berusia 100 tahun yang dituduh memiliki hubungan dengan sekte tersebut namun Profesor mengaku bahwa dia tak memiliki hubungan apapun dengan sekte itu. Namun, karena kalah dalam pertarungan duel melawan Shangrila, Profesor memutuskan untuk menjadi pengikut Shangrila sebagai bentuk sifat ksatria dan harga diri. 

Shangrila pun menerima keputusan tersebut karena dia membutuhkan seorang sidekick sebagai superhero. Profesor mengakui bahwa Shangrila pantas menjadi tuannya, sementara Shangrila juga mengakui bahwa Profesor pantas menjadi rekan satu timnya.

Kini, Proffesor Xuantong Jiangshi membantu Blaze Chicken menhabisi seluruh sekte penyembah penyihir putih.

Meski berusia  100 tahun lebih, dia adalah proffesor yang kekanak kanakan. Proffesor Xuantong Jiangshi juga memiliki hobi mengoleksi serangga, alasan dia mengikuti Shangrila Arslan salah satunya adalah untuk berkeliling dunia mengumpulkan berbagai serangga untuk penelitiannya.

Profesor Xuantong Jiangshi lahir pada tahun 1887, mendekati akhir era Dinasti Qing, saat masa kecilnya Cina tengah dalam kecamukan Pemberontakan Boxer. Ayah dan ibunya adalah ahli kungfu yang sangat kuat, dan mereka berpartisipasi dalam Pemberontakan Boxer untuk membela Dinasti Qing dari 11 negara Eropa yang marah terhadap anarkisme Boxer.

Ia tak menua meskipun hidup sudah lebih dari 100 tahun. Selain sangat ahli dalam teknologi dia juga sangat ahli dalam kungfu aliran Tai Chi.

Setelah melihat ayahnya, yang merupakan pemberontak Boxer dan dianggap sebagai orang sakti tahan peluru, tewas di tangan aliansi 8 negara yang mengeroyok Dinasti Qing, Xuantong Jiangshi ditangkap oleh seorang vampir dari Rusia sebagai budak.

Ia diubah menjadi vampir Hellix oleh seorang vampir Rusia bernama Svetlana dan memberikannya pendidikan yang layak. Namun wanita itu menghilang jejaknya. Xuantong Jiangshi menjadi vampir tak sempurna yang tak bisa keluar di siang hari. 

Dia bukan vampir murni yang sudah terlahir sebagai Hellix, dia dulunya adalah manusia karena itu dia lebih lemah di bandingkan Vampir murni, kekuatannya berkurang drastis saat terkena sinar matahari, sehari hari dia sering menggunakan seragam tentara Manchuria atau baju PNS Dinasti Qing

Meskipun secara fisik lebih lemah dari vampir Hellix lain dia adalah salah satu intelektual terhebat dalam sejarah Cina, ilmuwan robot, fisika, teknik dan analisis militer jenius yang memanfaatkan berbagai teknologi menjadi senjata,

Menyadari bahwa seni bela diri Cina tak dapat mengalahkan senjata modern dan sistem militer profesional negara-negara Eropa, Xuantong Jiangshi pergi berkuliah ke Eropa, kembali lagi ke Cina, diterima menjadi PNS Dinasti Qing dan lama kelamaan naik jabatan menjadi Pelayan Pribadi Kaisar Puyi. Kaisar terakhir Cina yang masih berusia balita, ia adalah pelayan yang sangat setia.

Dia hendak membuat Cina menjadi negara modern, layaknya Kekaisaran Jepang dengan Restorasi Meiji. 

Proffesor Xuantong Jiangshi adalah salah satu Loyalis Dinasti Qing paling Berpengaruh selain Zhang Shun Untuk mengembalikan kekuasaan Puyi, bahkan dialah yang menyarankan Puyi untuk bekerjasama dengan Jepang membentuk negara boneka Manchuria karena merasa kasihan terhadap Puyi sebagai anak berusia 6 tahun yang turun tahta dan dibenci oleh seluruh penduduk Cina yang rasis pada etnis Manchu pada saat itu.

Namun, dia baru menyadari bahwa dia adalah vampir setelah Dinasti Qing dan Manchuria, negara boneka Jepang yang dipimpin Puyi, runtuh.

Akhirnya setelah Jepang kalah dan Negara Manchuria Bubar dia menjadi tahanan Soviet kemudian dikembalikan ke Republik Rakyat Cina di bawah kekuasaan Mao Zedong, dia sangat trauma dengan sosok Mao Zedong karena disiksa dengan kerja paksa dan hendak dihukum mati karena dianggap sebagai Kolaborator Jepang, 

Dia dihukum mati oleh pemerintah Tiongkok yang baru, namun tetap bisa bertahan hidup setelah kepalanya dipenggal. Sesuai aturan, seorang terpidana mati tak bisa dihukum lagi jika sudah menjalani hukumannya. Untungnya dia vampir dan dia berhasil melarikan diri ke Hongkong setelah Mao Zedong tak lagi berkuasa.

XXX

Saat Proffesor Xuantong Jiangshi dan Shangrila kembali ke Republik Shambala mereka sempat dicegat oleh sekelompok preman yang dipimpin oleh Pratap Sigh dan Ramanujan, Shangrila dibantu Proffesor Xuantong Jiangshi yang juga merupakan ahli bela diri menumbangkan sekelompok preman itu dengan mudah. Akhirnya sekelompok preman itu meminta pengampunan pada Proffesor dan Shangrila.

Kebetulan sekali Shangrila sedang mengumpulkan pengikut untuk membasmi sekte tersebut. Kemudian Shangrila pergi menuju kediaman teman masa kecilnya bernama Sarvakarna, seorang gadis Hellix yang memiliki kekuatan sihir mengendalikan gravitasi.

Ketika Shangrila masih anak anak sekte sesat sudah mulai menguasai dan mempengaruhi pemikiran penduduk Republik Shambala. Saat itu anak anak dari ras Hellix seperti Sarvakarna sudah mulai dijauhi dan diintimidasi oleh penduduk kota karena kekuatannya dalam mengendalikan gravitasi dianggap sebagai pemberian iblis, semua orang yang memiliki kekuatan selain dari sekte penyihir putih dianggap sebagai pengikut iblis.

Hanya Shangrila saja di masa kecil yang mau bermain dengan Sarvakarna, Sarvakarna dan Shangrila ketika masih anak anak juga pernah saling berjanji untuk bertemu kembali ketika mereka sudah dewasa setelah mereka terpisah akibat sebuah kerusuhan.  Tentu saja tanpa berpikir dua kali Sarvakarna setuju bergabung dengan Shangrila dan Shangrila mendeklarasikan berdirinya organisasi Birds of Dawn Syndicate.

Birds of Dawn Syndicate memiliki simbol burung Phoenix dan karakter cina: 明 míng yang artinya cahaya. Kelompok ini dipimpin Blaze Chicken A.K.A Shangrila Arslan dan anggotanya adalah Proffesor Xuantong Jiangshi, Sarvakarna sang penyihir kegelapan, Pratap Sigh, Ramanujan dan anak buahnya yang dijuluki gerombolan siberat, mereka  memiliki misi untuk mengumpulkan semua Earth Dragon yang ada di bumi untuk membasmi seluruh pengikut sekte penyembah penyihir putih, menghancurkan Kekaisaran Vermilion dan melakukan perang besar besaran terhadap Pemerintahan Dunia demi mencapai perdamaian abadi. Mereka dicap sebagai teroris dan kelompok kriminal global meskipun identitas asli mereka tidak diketahui.

Shangri-La kemudian kembali ke Perusahaan kedua orangtuanya dan menjadi penerus perusahaan Standart Oil sekaligus menjadikan perusahaan yang bangkrut itu sebagai basis markas organisasi mereka.

Setelah semuanya berkumpul, Shangrila meminta Proffesor Xuantong Jiangshi memimpin sebuah proyek besar untuk membangun kembali Gigantron.

Gigantron adalah robot raksasa yang merupakan proyek terbengkalai ciptaan paman Shangrila, awalnya itu akan dijadikan senjata militer rahasia untuk melawan invasi Uni Soviet ke Republik Shambala. namun karena Uni Soviet sudah runtuh duluan sebelum berhasil menaklukkan Shambala. 

Uni Soviet membatalkan rencana invasinya ke Republik Shambala sebelum para ilmuwan dapat menyelesaikan pembangunannya, kini robot ini ada di lab rahasia milik Paman Shangrila.

Shangrila dan Proffesor Xuantong Jiangshi pun bekerjasama untuk melanjutkan dan menyelesaikan robot raksasa tersebut sebagai senjata tambahan untuk melawan sekte sesat tersebut yang kini sudah mulai menguasai pemerintahan Republik Shambala.

Birds of Dawn Syndicate memandang diri mereka sebagai kelompok superhero tapi kekaisaran Vermilion dan pemerintah Dunia memandang mereka sebagai ancaman dan teroris global.

Ada banyak poster bertuliskan Wanted di Kekaisaran Vermilion yang bergambar wajah Blaze Chicken dan Proffesor Xuantong

Setelah menjadi pengikut Blaze Chicken, Proffesor Xuantong Jiangshi menjadi vigilante yang bernama Blaze Wodpecker, dengan kostum robot burung pelatuk, yang bisa menghancurkan apapun dengan bor di paruhnya, ditambah kekuatan vampir dan keahliannya dalam kungfu.

Namun, membunuh Presiden Republik Shambala yang memihak Vermilion adalah hal bodoh, Kaisar akan marah jika negara bawahannya dibunuh. 

Daftar kejahatan Blaze Chicken:

Menghancurkan Ibu Kota Vermilion dengan senjata biologis untuk melarikan diri.

Melakukan teror terhadap utusan Kekaisaran Vermilion di Republik Shambala. 

Membunuh perwakilan Vermilion dengan gas beracun di tengah konfrensi PBB.

Main hakim sendiri terhadap kriminal yang tak terhitung jumlahnya.

Menciptakan senjata biologis untuk melawan pengikut sekte yang berpotensi membawa wabah baru di masa depan.

Membunuh seorang diplomat yang hendak berunding.

XXX

Imam Agung Temple of Independence Varvakeion Samir, seorang pemimpin sekte sesat dan pendiri aliran agama baru yang menyimpang dari Republik Indusnesos atau Negara Libertenesia memandang orang yang terlahir sebagai titisan dewa alien maupun yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi mahluk mitologi tak layak hidup dan harus dibunuh untuk mencegah kemusyrikan, mereka disebut sebagai Ras Hellix.  karena terlahir sebagai titisan dewa alien yang pernah disembah manusia kuno akibat kesalahpahaman di masa lalu, dianggap sama saja sombong, mengaku sebagai tuhan yang layak disembah, dan dituduh menganggap dirinya setara dengan tuhan itu sendiri.

Meski Manusia Hellix, titisan dewa alien yang bermutasi acak diantara populasi manusia, hanya disalahpahami sebagai tuhan bukan mengaku tuhan,

Dengan kata lain, mereka dituduh menghina dan mengaku sebagai tuhan karena menyerupai dan merupakan titisan dewa yang pernah disembah di masa lalu, tanpa peduli jika manusia yang memiliki kekuatan gen Hellix alien unik dan dikira titisan dewa itu, sesama orang beriman yang tak mengaku sebagai tuhan, apalagi menyekutukan tuhan dan tak pernah ingin terlahir sebagai titisan dewa alien yang bermutasi acak sampai disembah layaknya tuhan.

Mereka dihukum untuk sesuatu yang bukan pilihan mereka, mereka tak memiliki pilihan untuk menolak terlahir sebagai manusia super titisan dewa; jika bisa memilih, mereka pasti lebih memilih menjadi manusia normal yang tak dikucilkan atau disembah layaknya tuhan. 

Mereka tak pernah ingin menanggung dosa dengan mengaku sebagai dewa dan meminta dijadikan sosok yang disembah selain tuhan karena kesalahpahaman, mereka merasa tak pantas mengakui sesuatu yang bukan haknya tapi tetap disembah oleh kaum pagan di seluruh penjuru dunia karena kesalahpahaman.

Jutaan tahun lalu, Alien antariksawan kuno yang disebut Bangsa Nisnas datang ke bumi membantu memajukan pusat peradaban kuno umat manusia dengan pengetahuan dan teknologi canggih, sekaligus memperbudak manusia yang teknologinya primitif. 

Nisnas adalah ras manusia alien dewa yang menetap di wilayah Arab kuno dan menggunakan huruf Arab kuno sebagai simbol di kapal luar angkasa mereka. Selain bangsa dewa yang dikenal sebagai Hellix ada ras alien kuno yang pernah tinggal di bumi namun peradabannya sudah punah yaitu bangsa Nisnas. Bangsa manusia setengah kuda, setengah burung maupun setengah ikan yang diyakini beberapa orang sudah ada di bumi sebelum manusia itu sendiri,

Bangsa Alien Nisnas memiliki teknologi yang jauh lebih maju daripada umat manusia saat ini sampai peradaban mereka dipercayai pengikut sekte ajaran sesat Samir runtuh akibat banjir Nuh,mereka juga percaya jika bumi mengalami kemunduran teknologi jika dibandingkan bangsa Nisnas.

Mereka merekayasa genetik manusia secara acak untuk memberikan kekuatan sebagai ucapan terimakasih karena manusia sudah dijadikan budak untuk menambang bahan bakar mineral dari bumi, dan mereka meninggalkan bumi beserta manusia super setelah terjadi bencana di bumi dan kedatangan ras alien lainnya. Mereka meninggalkan bumi dan manusia super agar manusia bisa memulai peradaban baru sampai mereka kembali ke Planet Nibiru; sayangnya, ras alien itu sudah punah karena ledakan supernova bintang di planetnya.

Mereka melarikan diri kembali ke Planet Nibiru karena kedatangan Dua Bangsa Alien yang juga sangat kuat yaitu Ras Monster kucing yang disebut Felis Catus dan Kerajaan Alien Humanoid yang disebut Moon Camelot Kingdom. Kedua bangsa itu mendirikan pangkalan di bulan dan mengancam keberadaan bangsa Nisnas.

Tak semua kaum religius memandang Hellix sebagai ancaman, sebagian besar mengangap Hellix sesama hamba tuhan, saudara sesama manusia.

Namun, ketika pengikut agama yang menyembah dewa dewi diseluruh dunia mulai berkurang. Manusia Hellix yang dituduh menyekutukan tuhan dengan mengaku sebagai dewa terus dipersekusi oleh manusia, terutama pada era perang salib. Pada lukisan klasik abad pertengahan terlihat banyak manusia Hellix yang dipersekusi oleh pihak Religius  karena dianggap sebagai jelmaan setan yang menyamar dan berhala yang menyesatkan dan harus dihancurkan. Menyedihkannya siapapun bisa terlahir menjadi Hellix meski bukan keturunan Hellix, karena gen Hellix bermutasi acak diantara populasi manusia.

Para dewa bukanlah Tuhan; mereka hanyalah alien yang sangat kuat dari galaksi yang jauh, para antariksawan kuno yang datang ke bumi dan dipuja oleh manusia yang tidak memiliki cukup pengetahuan tentang sejarah kelam mereka. Mereka memperbudak dan menyiksa manusia yang dianggap lemah untuk bersenang-senang dan menakut-nakuti mereka. Para dewa memiliki nama baru di zaman modern: Hellix, manusia dengan DNA untai ganda yang memiliki banyak keunikan dibandingkan manusia lainnya. 

Mereka dianggap sebagai makhluk asing yang menyesatkan manusia dan menyekutukan Tuhan di masa lalu, serta dianggap lebih rendah dari manusia biasa, yang dianggap sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Para Hellix terus dipersekusi oleh sekte-sekte aliran okultisme sesat yang ada di Republik Indusnesos.

Akibatnya ras manusia di Bumi terbagi menjadi dua golongan. Hellix dan Natural Sapiens.  Natural Sapiens merupakan sebutan bagi ras manusia biasa yang tidak mengalami modifikasi genetika selama era para dewa alien di bumi dan proses pembuahan berlangsung. Pada umumnya. Natural Sapiens merasa inferior terhadap  Hellix dan pada zaman kuno mengangap mereka sebagai dewa karena Hellix memiliki tubuh yang lebih kuat, otak yang lebih cerdas dan beberapa kelebihan lainnya. 

Hellix golongan ras manusia yang mengalami  peningkatan kemampuan dengan cara memodifikasi genetika oleh alien , sehingga mereka mampu lebih cepat belajar, memiliki tubuh yang lebih kuat, dan lebih tahan penyakit, dibandingkan para manusia yang tidak melakukannya. Mereka lebih superior dibandingkan dengan manusia pada umumnya, baik secara fisik maupun secara mental.
Mereka lebih superior dibandingkan dengan manusia pada umumnya, baik secara fisik maupun secara mental. Disembah atau dibenci oleh manusia biasa, karena mereka iri dengan kemampuan yang dimiliki oleh mereka atau mengangap mereka sebagai dewa .ada beberapa kelainan genetika yang terjadi pada generasi-generasi selanjutnya.

Disembah atau dibenci oleh manusia biasa, karena mereka iri dengan kemampuan yang dimiliki oleh mereka atau mengangap mereka sebagai dewa.ada beberapa kelainan genetika yang terjadi pada generasi-generasi selanjutnya.

Samir adalah seorang yang sangat religius, yang  mempermasalahkan segala hal yang bertentangan dengan keyakinan yang ia anut. Ia percaya bahwa "manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna", kenyataannya manusia Hellix jauh lebih unggul dalam banyak aspek dibandingkan manusia biasa. Hal ini dapat menimbulkan ketegangan, karena bagi banyak orang religius, keyakinan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling superior bisa terancam oleh keberadaan makhluk yang lebih superior. Beberapa orang religius menganggap manusia sebagai khalifah di bumi yang paling sempurna karena memiliki akal dan nafsu. Namun, pandangan ini terbagi; ada yang ingin manusia hidup berdampingan dengan Hellix, dengan berpikir "Kita semua adalah hamba Tuhan, dan Hellix juga memiliki hak sebagai manusia," sementara yang lain menganggap Hellix sebagai makhluk rendahan yang tak seharusnya hidup karena perbedaan mereka, dengan pemikiran "Hellix adalah karya Iblis, bunuh mereka semua."

Sejak munculnya  banyak Hellix di zaman modern muncullah organisasi anti-Hellix yang iri dengan kekuatan mereka, Sekte Satrio Piningit yang dipimpin oleh Samir menyebut jika keberadaan mereka yang menyerupai dewa dari berbagai mitologi, membuat manusia berpotensi menyekutukan Tuhan. Ia menyebutkan bahwa Hellix adalah "monster luar angkasa" dan mendeklariskan bahwa semua harus dihancurkan "untuk menciptakan dunia yang biru dan murni." Organisasi-organisasi tersebut berniat mengusir dan memusnahkan Hellix dari bumi.

Samir dan pengikut sektenya membajak,meneliti ulang dan mengaplikasikan kembali teknologi Bangsa Nisnas untuk mengalahkan Hellix, menggulingkan pemerintahan dan menyatakan perang ke negara lain untuk memperluas Republik Surgawi Indusnesos. 

Gen Hellix tidak terkait dengan keturunan siapa pun, terutama orangtua Hellix, melainkan bisa muncul sebagai hasil mutasi gen acak dalam populasi manusia biasa. Dengan demikian, seseorang bisa saja terlahir menjadi Hellix tanpa memiliki hubungan darah dengan keluarga Hellix atau keturunan yang memiliki kekuatan khusus. Sebagai contoh, sepupu dan paman Kila adalah Hellix yang merupakan titisan Zeus dan Dewi Minerva. Ada kemungkinan bahwa mereka memperoleh gen tersebut dari keluarga besar mereka.

Namun, kenyataannya banyak orangtua yang takut anak mereka menjadi Hellix karena khawatir anaknya akan dipersekusi oleh masyarakat. Banyak orang yang takut dengan kekuatan super anak-anak Hellix, menganggap mereka identik dengan dewa-dewi pagan yang dianggap menyekutukan Tuhan, dan ini bisa membuat para Hellix menjadi sasaran diskriminasi atau bahkan pengucilan. 

Di ruang bawah tanah yang gelap, cahaya redup dari obor-obor di dinding hanya cukup untuk menyinari wajah-wajah serius para anggota sekte. Udara terasa berat, penuh dengan keheningan yang menegangkan. Di tengah ruangan itu, Samir berdiri tegak, mengenakan jubah hitam yang mencerminkan kekuatan dan kewibawaan. Di sekelilingnya, para pengikutnya duduk melingkar, menunggu kata-kata yang akan keluar dari mulutnya dengan penuh perhatian.

Samir memandang mereka satu per satu, memastikan bahwa semua mata tertuju padanya. Setelah beberapa detik, ia mulai berbicara, suaranya rendah namun penuh penekanan, mengalir begitu tegas dan meyakinkan.

"Wahai Umat umatku yang patuh, Seluruh ajaran agama berasal dari Tuhan yang sama," katanya, "dari Grandmaster yang berbeda, yang diturunkan di setiap bangsa. Tak ada satupun bangsa yang tak memiliki Grandmaster. Namun, masing-masing bangsa menerima ajaran itu dengan distorsi yang berbeda-beda, tergantung pada budaya dan pengetahuan mereka."

Anggota sekte itu saling berpandangan, mengangguk pelan, namun tetap menunggu penjelasan lebih lanjut. Samir melangkah lebih dekat ke tengah lingkaran mereka, matanya berkilat tajam, menatap mereka seolah menantang untuk memproses kata-katanya.

"Ini termasuk juga keberadaan para Hellix dan alien antariksa kuno yang disalahpahami sebagai dewa oleh peradaban primitif," lanjutnya, suaranya semakin dalam, "Mereka yang terbatas dalam ilmu pengetahuan, melihat mereka sebagai entitas ilahi. Padahal mereka hanyalah makhluk dari dunia yang lebih maju, yang datang dengan teknologi yang tak bisa dipahami oleh pikiran manusia zaman itu. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan-kepercayaan baru muncul, mengubah dan memperbesar distorsi ini."

Samir berhenti sejenak, menatap satu persatu wajah anggota sekte di hadapannya. Semua terdiam, mencerna kata-kata yang baru saja diucapkannya. Samir bisa merasakan ketegangan di udara, rasa ingin tahu yang mengalir melalui mereka, siap untuk mendengar lebih banyak.

"Agama-agama terlihat berbeda," Samir melanjutkan dengan suara yang lebih rendah, penuh makna, "Namun esensinya tetap sama. Semua itu untuk mengesankan Tuhan, untuk memahami kekuatan sejati yang lebih besar dari kita. Namun, ada satu hal yang harus kita ingat: Tuhan membenci para dewa. Tuhan membenci Olympian, membenci Aesir, dan membenci Bhatara."

Suasana semakin tegang. Kata-kata Samir yang penuh keyakinan menggema di ruangan itu. Para anggota sekte itu, yang biasanya terbiasa dengan ajaran-ajaran mainstream, mulai merasakan ada kebenaran dalam perkataan Samir. Namun, itu adalah kebenaran yang berbeda, kebenaran yang menuntut pengorbanan untuk diterima.

Samir bergerak lebih dekat lagi, mendekati salah satu pengikutnya yang duduk di depan. Wajahnya begitu serius, seolah menatap langsung ke dalam jiwa orang tersebut. "Semua itu adalah kebohongan yang harus kita singkirkan," tambahnya, suaranya makin lantang, menggema di seluruh ruangan. "Kita tidak bisa lagi terjebak dalam ilusi yang telah dipelihara oleh peradaban primitif dan sistem yang ada."

Anggota sekte itu terdiam, mencerna setiap kata yang keluar dari mulut Samir. Ada perasaan yang menggelora dalam dada mereka, sebuah panggilan yang tak bisa diabaikan. Mereka tahu bahwa jalan yang akan mereka tempuh tak akan mudah, tetapi mereka juga tahu bahwa mereka telah dipilih untuk melangkah menuju kebenaran yang lebih besar.

Samir menatap mereka sekali lagi, kali ini dengan tatapan yang lebih mendalam, penuh wibawa dan keyakinan yang tak terbantahkan. "Kita adalah penuntun," katanya, suara tegasnya menggema, "Penuntun yang akan membawa umat ke jalan yang benar. Sebuah jalan yang bebas dari distorsi, sebuah jalan menuju pemahaman sejati tentang Tuhan yang lebih besar—Grandmaster kita."

Tanpa kata-kata lagi, mereka mengangguk, satu per satu. Mata mereka berbinar, dipenuhi dengan tekad yang baru ditemukan. Samir tahu, langkah mereka selanjutnya akan membawa mereka ke tempat yang tak terbayangkan sebelumnya, menuju sebuah kebenaran yang lebih tinggi, jauh melampaui semua keyakinan yang pernah mereka kenal.

Memakan bagian tubuh makhluk hidup lain berarti mendapatkan kehidupan dari makhluk hidup lain yang menjadi bagian dari tubuh si pemakan dan berbagi tubuh dengannya. 

Samir menolak memakan tubuh Hellix meski memakannya dapat memberinya  kekuatan manusia super dan hidup cukup lama sebagai  juru selamat,selain itu dia memiliki kesempatan melawan Hellix yang merupakan musuhnya secara lebih seimbang.

Memakan daging Hellix menawarkan Kekuatan di luar manusia biasa yang menggiurkan, namun dia tak sudi menjadi Hellix. Selain yakin bahwa memakan daging manusia Hellix haram, dia juga menolak menjadi Hellix, yang ironisnya sangat dia benci. 

Berubah menjadi Hellix sama saja berbagi kehidupan dengan makhluk lain, yaitu sel Hellix yang merupakan perwujudan dari dewa-dewi kuno orang kafir tersebut. Samir merasa sebagai juru selamat, dia harus menghargai berkah kehendak bebas dari Tuhan dan tak terperangkap oleh kekuatan yang ditawarkan iblis. Dia ingin memegang kendali atas tubuhnya sendiri sebagai mahluk yang lebih sempurna dari Hellix tanpa berbagi dengan siapapun, termasuk sel Hellix yang merupakan parasit penipu. Baginya, dia tak sudi melepaskan kehendak bebasnya sebagai manusia.

XXX

Di depan sebuah menara tinggi yang menjulang di tengah hutan lebat Republik Shambala, suasana tegang memenuhi udara. Angin yang berhembus kencang tak mampu menghalangi tatapan tajam Blaze Chicken, sang vigilante yang terkenal dengan keberaniannya dan kehebatannya dalam melawan segala bentuk kekuasaan yang berusaha merusak kedamaian. Ia berdiri tegap, mengenakan jaket hitam dengan logo ayam berkobar yang menjadi simbol keteguhan jiwanya, sambil memandangi Samir, pemimpin sekte sesat yang sedang memandangnya dengan senyum dingin.

Samir sang pemimpin sekte sesat dari Republik Indusnesos, dengan jubah hitam yang melambai di belakangnya, tampak tenang meskipun tahu bahwa di hadapannya berdiri musuh yang sangat kuat. Matanya yang tajam menyiratkan kebencian dan rasa superioritas. "Apa yang kau lakukan di sini, Blaze Chicken? Apakah kau merasa bisa mengendalikan semua yang ada di negeri ini?" ujarnya dengan nada sarkastik, dengan berani ia mendatangi sarang musuh seorang diri.

Blaze Chicken menyeringai, matanya yang tajam memancarkan ancaman yang tak terbantahkan. Dengan langkah tegap, ia mendekatkan diri ke Samir, suara sepatu bootnya yang menginjak tanah keras terdengar seperti suara petir yang menandakan kedatangannya. Lalu, dengan suara yang dalam dan penuh kewibawaan, ia berkata, "Jangan macam-macam di negara orang, Samir. Selama negara ini ada di dalam bayang-bayang kekuasaan saya, tak ada tempat bagi sekte sesatmu untuk berkembang."

Samir tertawa ringan, meskipun tawa itu tak mampu menyembunyikan kegelisahannya. "Kau kira aku takut dengan ancamanmu? Aku sudah mempersiapkan segalanya. Shambala akan berada di bawah kendali kami, Blaze Chicken. Tidak ada yang bisa menghentikan kami."

Blaze Chicken mendekatkan wajahnya ke wajah Samir, hingga jarak di antara mereka hanya beberapa inci. "Aku sudah cukup banyak melihat orang-orang yang merasa tak terkalahkan," katanya dengan suara yang rendah namun penuh ancaman, "Dan mereka semua akhirnya jatuh. Sekarang giliranmu, Samir. Kamu tak tahu siapa yang sedang kamu hadapi. Jika sekte sesatmu berani melangkah lebih jauh, kamu akan melihat sendiri betapa kerasnya telapak tangan kekuasaan saya. Jangan coba-coba merusak negeri ini lagi."

Di bawah cahaya bulan yang redup, keduanya berdiri saling berhadapan, udara di sekitar mereka seolah membeku, menunggu siapa yang akan bergerak lebih dulu.

Setelah ketegangan yang menggantung di udara, Blaze Chicken dan Samir saling berpandangan dengan mata penuh amarah dan kebencian. Tak ada lagi kata-kata yang keluar dari bibir mereka. Mereka tahu bahwa pertemuan ini adalah awal dari sesuatu yang lebih besar, sebuah bentrokan yang tak terhindarkan. Tanpa satu kata pun, mereka berbalik arah, masing-masing menuju jalur yang berbeda.

Blaze Chicken, dengan langkah mantap, menyusuri jalan setapak menuju hutan lebat yang mengelilingi menara. Setiap langkahnya menimbulkan suara gemerisik dedaunan yang hampir menutupinya, seakan-akan alam pun tahu bahwa vigilante ini tak akan berhenti sebelum mencapai tujuannya. Di dalam hati Blaze, ada satu keyakinan yang tak tergoyahkan: sekte Samir harus dihentikan, dan tidak ada ruang bagi mereka di Republik Shambala. Dia tahu bahwa perjalanan ini hanya akan berujung pada satu hal: kemenangan atau kehancuran.

Sementara itu, Samir berdiri beberapa detik lebih lama, menatap punggung Blaze Chicken yang menjauh. Senyum tipis mengembang di wajahnya, namun matanya memancarkan kebencian yang membara. Dia tahu bahwa meskipun Blaze Chicken adalah musuh yang tangguh, kekuasaannya jauh lebih besar daripada yang tampak. Sekte sesat yang dipimpinnya telah merancang rencana jangka panjang yang tak bisa digagalkan dengan mudah. Samir pun berbalik dan melangkah menuju arah yang berlawanan, menyusuri jalanan kota Shambala yang sepi, seolah-olah dia bisa mendengar suara langkah kaki musuhnya yang semakin menjauh, namun juga semakin mendekat dalam bayang-bayang.

Di malam yang sunyi itu, keduanya bergerak seperti bayangan—mencari cara untuk mengintimidasi dan menebarkan ketakutan. Blaze Chicken tahu bahwa Samir tidak akan diam begitu saja; dia pasti akan melakukan segala cara untuk memperluas pengaruh sektenya. Namun, Blaze tak akan mundur. Dia selalu berada satu langkah lebih depan.

Di tempat yang jauh, masing-masing mempersiapkan langkah selanjutnya. Samir dengan rencana liciknya, memanfaatkan kekuatan bayangan untuk memperlebar sayap kekuasaannya, sementara Blaze Chicken, meski lelah, terus memegang kendali atas apa yang sudah dia bangun. Keduanya tahu, hanya ada satu pemenang dalam permainan ini. Dan meskipun mereka berjalan di jalan yang berbeda, pertempuran batin mereka tetap satu—siapa yang akan menguasai Shambala?

Dalam keheningan malam, suara langkah mereka menghilang satu per satu, seolah dunia menunggu untuk melihat siapa yang akan bertahan lebih lama dalam permainan yang penuh dengan intimidasi dan ketegangan ini.

XXX

Mustahil orang gila dengan kostum ayam seperti Shangrila mampu melawan seorang kaisar yang sudah hidup selama 1000 tahun.

Kekaisaran Vermilion adalah salah satu peradaban kuno yang ada sejak 10.000 tahun sebelum Masehi hingga di zaman modern ini.

Kekaisaran ini dikuasai oleh Raja berusia 1000 tahun bernama Gwangmu Tianyi. Kekaisaran Vermilion, yang wilayahnya membentang dari Perbatasan Cina Barat hingga ke Maroko, adalah negara terkuat di dunia yang cenderung tidak mau ikut campur dalam hubungan internasional karena memandang rendah bangsa-bangsa di sekelilingnya. Kekaisaran ini bukan anggota PBB maupun Federasi Bumi, dan tetap netral selama Perang Dunia Kedua hingga Perang Dingin. Meskipun begitu, negara ini sangat disegani. Bahkan negara-sekuat Amerika Serikat dan Uni Soviet, yang sedang terlibat dalam Perang Dingin pada masa jayanya, tidak berani menentang kekaisaran ini di masa lalu.

Beberapa sekte ilmu bela diri radikal juga mendukung Kaisar untuk mengusir seluruh pahlawan super Hellix pemerintah dunia dan mencegah mereka melakukan intervensi lebih lanjut terhadap kebijakan internal kekaisaran Vermilion.

Pemerintah dunia terkenal sangat korup dan hidup di kekaisaran lebih baik daripada menjadi bagian dari Federasi Dunia, Federasi dunia selalu mempromosikan persatuan umat manusia demi kekuasaan. Karena itu banyak rakyat yang mendukung perang dingin dan konfrontasi melawan Federasi Dunia World Federation yang ingin mendirikan pemerintahan dunia dengan menjadikan Kekaisaran Vermilion sebagai wilayah federasinya.

Gwangmu Tianyi adalah kaisar bengis yang tak punya hati nurani, dia mendapatkan keabadian itu setelah meminum darah bayi Hellix yang merupakan anugrah dari dewa atas bisikan penyihir putih.

Pangeran Gwangmu Tianyi dibalik sikapnya yang kejam dan dingin hanya ingin mendapatkan pengakuan dan membuat ayahnya sang raja bangga karena dia hanya anak seorang selir, dari seluruh keturunan sang raja dia adalah satu satunya anak laki laki yang pantas menjadi penerus tahta meski begitu karena statusnya yang hanya anak selir sang ayah tak pernah mau mengakuinya sebagai anak.

Tatapan sinis, kebencian dan bentakan kasar di istana selirnya adalah makanan sehari hari yang diterima Gwangmu Tianyi dari Sang Kaisar, ayahnya sendiri maupun permaisuri dan selir lain yang iri karena tak memiliki anak laki laki yang menjadi penerus tahta.

Seorang pangeran muda bernama Gwangmu Tianyi  menemukan kekuatan jahat dari kembang api yang ditemukan oleh keluarga kerajannya dan harusnya membawa kegembiraan dan kemakmuran bagi seluruh kerajaan, dia mengubah kembang api sebagai senjata meriam yang dia bangun sebagai ambisinya untuk menaklukkan dunia.

Ketika dewasa dia berminat menciptakan meriam yang dia kembangkan dari bubuk mesiu kembang api Planet Nibiru, ketika dia mendengar peramal pengasuh masa kecilnya meramalkan jika dia akan dikalahkan prajurit Ying dan Yang dari ras Hellix jika kecanduannya berlanjut. 

Khawatir akan hambatan dalam rencannnya Gwangmu Tianyi berencana menyerang etnis minoritas di kekaisaran Vermilion yang merupakan keturunan ras mutan manusia super yang saat ini disebut Hellix, dia memimpin pengikutnya untuk membakar dan menghabisi semua penduduk desa itu yang merupakan Hellix, dengan niat untuk membuat tak ada satupun yang hidup, dia melakukan genosida.

Meski dikenal sebagai raja yang kejam di negara lain dengan berbagai rumor dan desas desus, sikap Gwangmu Tianyi yang tegas dan otoriter sebenarnya sangat dihormati rakyatnya yang tetap ingin kekaisaran Vermilion negara tertua di dunia tetap merdeka dari Federasi Dunia. 

Meski dibenci ayahnya akibat darah dari seorang selir, Gwangmu Tianyi dikagumi oleh rakyatnya sebagai Pewaris Vermilion Forbiden City  dan penemu kembang api.

Dia berharap dapat diterima ayahnya yang membencinya dengan melakukan tindakan heroik yaitu melawan takdirnya, tapi ayahnya malah semakin ngeri dan membencinya. 

Ketika dia dengan bangga memperlihatkan pada ayahnya jika dia telah berhasil menghabisi para dewa dan Hellix, ayahnya malah melihat kengerian dan mengusirnya dari istana, di bawah hujan badai Xiao Tianyi bersumpah jika suatu hari nanti seluruh dunia akan tunduk di bawah kakiny

Puncaknya Gwangmu Tianyi diusir dan diasingkan dari Istana Kota Terlarang Vermilion.

Di pengasingan, Gwangmu Tianyi membuat rencana memimpin kudeta di kekaisaran pada upacara pernikahan kakak perempuannya yang ditakdirkan sebagai penerus tahta karena merupakan putri dari permaisuri.

Karena ayahnya yang tak Sudi meneruskan tahta pada selir memutuskan jika suami anak pertamanyalah yang akan menjadi penerus tahta.

Setelah Pangeran Gwangmu Tianyi menghabisi nyawa ayahnya dan merebut tahta Kekaisaran Vermilion ribuan tahun yang lalu, dia juga menghabisi para dewa yang mengangap jika dia tak layak menjadi Raja dan dia diberi dukungan oleh si penyihir putih.

Ia juga menghabisi para bangsawan maupun militer yang menjadi oposisinya di istana. Gwangmu Tianyi berkuasa di kekaisaran Vermilion selama 1000 tahun.

Dia memerintahkan pasukan untuk membantai seluruh dewa di kerajaan yang merupakan ras alien terakhir dari Planet Nibiru. 

Setelah itu dia segera membantai seluruh dewa Dewi pelindung kerajaan dengan senjata dan pengikutnya.

Gwangmu Tianyi melakukan dosa besar dia menghujat para dewa dan menghancurkan patung mereka karena merasa merekalag yang bertanggung jawab atas takdir buruk yang menimpanya selama hidup, dia juga mengejek jika para dewa itu lemah karena setelah berbagai macam kejahatan yang dia lakukan dia tetap tak mendapatkan hukuman. Bahkan setelah dia hidup dan berkuasa di kekaisaran Vermilion selama 1000 tahun.

Sang Dewi kebijaksanaan yang dihukum mati meramalkan jika Gwangmu Tianyi tetap berada di jalan kegelapan, dia akan dikalahkan oleh seorang pahlawan dari masa depan yang akan menghentikan Zaman kegelapan kekaisaran Vermilion.

Ia akan dikalahkan oleh seorang pahlawan dari langit ramalan yang sama dengan pengasuhnya.

"Para dewa tak pernah menghukum orang yang telah melukaiku, mereka juga tak menghukumku atas semua kekejian yang kulakukan mereka hanya mahluk lemah." Jawab kaisar muda itu dengan angkuh sebelum memenggal kepala Dewi tersebut.

Tepat di ulang tahunnya yang ke seribu tahun Gwangmu Tianyi yang berkuasa sebagai kaisar Vermilion mengalami mimpi buruk. Dia bermimpi jika ada seorang bayi perempuan yang merampas mahkotanya dan menghancurkannya. Tepat setelah bangun dari mimpi itu dia memerintahkan seluruh pasukannya untuk berkelana ke seluruh kekaisaran dan membunuh semua bayi perempuan di ibukota kekaisaran.

Meskipun awalnya dia hendak memerintahkan seluruh pasukannya membunuh seluruh bayi perempuan di kekaisaran Vermilion hanya karena mimpinya hatinya luluh saat menemukan bayi perempuan itu dan dia pun berubah pikiran.

Bayi perempuan itu adalah reinkarnasi dari Kwam IM, putri cantik dari kerajaan tetangga yang dia cintai di masa lalu. Bayi itu sendiri adalah Sarvakarna teman masa kecil Shangrila.

1000 tahun lalu, Gwangmu Tianyi memiliki seorang kekasih bernama Putri Kwam Im dari kerajaan tetangga karena mereka memiliki nasib yang sama mereka menjadi akrab.

Putri Kwam Im terlahir dengan kutukan dimana wajah cantiknya memiliki tanda lahir dengan simbol sekte iblis. Semua orang di kerajaan menganggapnya monster bahkan pelayan dan bangsawan lain tak menaruh hormat dan merendahkannya. Semua orang menganggapnya sebagai aib. Karena tak tahan dengan bangsawan yang menghinanya ditambah kondisi kerajaan yang tak stabil dan menuntut revolusi untuk menjadi negara republik, sang putri mengakhiri nyawanya sendiri sebelum sang pangeran sempat melamarnya.

Kabar Duka dari kerajaan tetangga tersebut membuat pangeran Gwangmu Tianyi murka dan hatinya perlahan lahan menjadi hitam, dia mulai membunuh selir maupun lawan politik manapun di kekaisaran Vermilion bahkan dia menghunuskan pedang pada pelayan pribadi yang awalnya berhubungan akrab dengannya dan menuntunnya untuk mengkudeta kakak perempuannya sendiri.

Kisah masa lalu itu yang membuat Gwangmu Tianyi membenci para dewa yang mempermainkan takdir manusia dan ras Hellix yang merupakan titisan mereka meski dia sendiri juga seorang Hellix dan mulai berteman dengan Samir sang pemimpin sekte anti Hellix dan Penyihir putih seorang Dewi yang jatuh terusir dari Kahyangan.

Banyak desas desus yang mengatakan jika Kaisar Vermilion adalah pemimpin tertinggi dari sekte penyembah penyihir putih yang telah menyebar ke seluruh dunia karena terisolasinya negara itu, bahkan Kaisar Gwangmu dianggap memiliki posisi yang lebih tinggi dari Samir, penyihir putih dianggap sebagai utusan tuhan yang akan membasmi Hellix di akhir zaman. 

Kaisar Tianyi Gwangmu mendukung Samir, pemimpin sekte pemuja penyihir putih, Samir dan pengikut sekte sesatnya percaya jika penyihir putih adalah utusan tuhan yang maha esa akan menghabisi dewa dewi yang disembah oleh manusia di zaman dahulu.

Itulah sebabnya Gwangmu Tianyi menjadi Kaisar di Vermilion selama 1000 tahun.

Sebenarnya sangat ironis, Imam Besar sekte itu, Samir, berniat memusnahkan seluruh Hellix yang ada di dunia. Padahal, dia mengabdi pada Kaisar Gwangmu Tianyi, salah satu Hellix pertama di dunia, yang mendapatkan keabadian dari sang Penyihir Putih, seorang alien terakhir dari planet Nibiru. Karena itu Samir sudah lama berniat mengkhianati sang kaisar karena memiliki darah kotor Hellix, menusuknya dari belakang dan menjadikan dirinya sebagai presiden surgawi umat manusia.

Samir selalu tersenyum dan tak pernah menunjukkan niat serta tujuan aslinya. Dia tidak pernah menyendiri. Orang licik selalu menjauhi dan mencurigai orang pendiam. Samir selalu berbohong, menjaga rahasia, dan menyembunyikan niat sesungguhnya ketika mengendalikan orang. Dia membuat orang lain berpikir bahwa apa yang mereka inginkan juga baik untuk mereka. Samir mampu membaca bahasa tubuh dan motivasi orang lain, serta menyimpan informasi pribadi atau celah keamanan orang lain agar bisa diperas untuk menerima penawarannya.

Samir bisa melakukan hal hal tak terduga dan membuat orang orang tersesat dengan tujuan aslinnya, hanya tuhan yang tahu apa tujuan aslinya di dunia ini.

Kaisar juga bukan orang bodoh, dia juga ingin melenyapkan Samir dan menunggu saat yang tepat karena samie memiliki banyak pengikut bahkan di kerajaannya sendiri.

Samir sang imam Varvakeion dari Republik Indusnesos dikenal sebagai pemimpin sekte yang setia pada Kaisar Gwangmu Tianyi dari Kekaisaran Vermilion meski itu sebenarnya hanya kemunafikan, dia juga mendapat undangan dari kaisar dalam upacara ulang tahun penobatannya sebagai kaisar yang ke 1000 tahun.

Dalam sebuah tampilan berita yang bagaikan horor di TV Samir memiliki topeng sorban putih yang membentuk simbol mata ilahi bermata satu di tengah Simbol Piramida, berbentuk Horus Wedjet di Mesir, layaknya seorang pemuja setan,latar belakangnya buram dan disensor tv tapi jelas dia membelakangi gambar bola dunia yang kelam

Penyihir putih memiliki dua wujud seorang wanita cantik bertanduk dan  atau monster naga yang disebut Togaroa, mahluk raksasa yang akan muncul ketika jarum Doomsday clock mencapai tengah malam, naga raksasa yang akan menghancurkan peradaban manusia di akhir zaman.

Lilith sang penyihir putih adalah dewi dari Planet lain yang sudah mati,dia adalah yang tersisa dari Ras nya yang sudah punah

Dia berusaha menjaga perdamaian antara manusia dan keseimbangan alam dengan menghancurkan egonya sendiri.

Karena itu melawannya adalah hal yang sia sia semua persenjataan yang dimiliki manusia tak bisa mengalahkannya bahkan senjata nuklir sekalipun.Vrmilion tetap merdeka dari Federasi Bumi

Penyihir Putih sebenarnya adalah dewi atau malaikat dari Planet Nibiru yang melindungi Bumi dari peradaban manusia. Dia hanya bertindak jika ada hal yang mengancam Bumi, seperti teknologi manusia yang terlalu canggih yang dapat merusak ekosistem Bumi. Jutaan tahun yang lalu ada penyihir jahat penguasa es abadi yang dikurung oleh malaikat dengan es abadi yang disebut Antartika dan penyihir itu akan bangkit menjelang akhir zaman. Dia dulunya adalah dewi yang diusir dari surga. 

Kehadiran sang Penyihir Putih kemudian menjelma menjadi naga raksasa Togaroa, yang bertugas menjaga Bumi tetap primitif.

Bangunnya penyihir putih dari tidur abadi di es Antartika akan disebabkan oleh kecerobohan dan keserakahan manusia sendiri yang merusak alam, menyebabkan polusi, membakar hutan sampai lapisan ozon menipis dan bumi semakin panas hingga akhirnya penyihir putih yang terpenjara di Antartika akan bangkit karena es Antartika itu sendiri mencair.

Karena pemanasan global yang disebabkan kecerobohan manusia penyihir es tersebut semakin dekat pada kebangkitan setiap harinya, seluruh anggota sekte tersebut  menanti hari penghakiman dari Penyihir Putih dan melakukan pengorbanan manusia, salah satu korbannya adalah orangtua Shangrila. 

Virus virus purba yang membeku jutaan tahun lalu kembali muncul akibat melelehnya es Antartika.

Selalu ada penyebab mengapa Togaroa menyerang peradaban manusia,dia mulai berniat meratakan seluruh peradaban manusia di bumi karena benci dengan teknologi dan polusi manusia yang menyebabkan kerusakan ekosistem, sedangkan dia sendiri sebelum diusir dari surga merupakan Dewi yang merupakan pelindung bumi dan alam. Karena keinginannya untuk memusnahkan peradaban manusia dia diusir dari surga oleh para dewa.

Republik Shambala adalah negara yang seringkali mengalami kekosongan pemerintahan dan seakan terasing dari dunia luar.  bahkan pernah diinvasi Uni Soviet pada tahun 1979 meskipun Invasi itu gagal karena campur tangan Kekaisaran Vermilion yang sudah lama mengincar wilayah itu karena memiliki banyak energi magis. Kini Kekaisaran Vermilion menjadikan Republik Shambala sebagai negara bagian semi-independen tepat setahun setelah Shangrila mengungsi ke Taiwan bersama pamannya. Semenjak para pengikut sekte penyihir putih semakin kuat di pemerintahan.

Wajar saja Shambala dicaplok Vermilion, tak ada pemerintahan selama 2 tahun lebih di negara itu kriminalitas dan anarkisme sempat merajalela. Belum lagi tak akan ada negara yang berani mengkritik Vermilion yang menganeksasi Republik kecil itu.

Meskipun memiliki otonomi dalam banyak urusan internal, Republik Shambala akan tunduk pada otoritas kekaisaran dalam urusan tertentu, seperti kebijakan luar negeri, pertahanan, dan mungkin beberapa aspek ekonomi.

Kekaisaran Vermilion  menempatkan seorang gubernur atau perwakilan kekaisaran di Shambala untuk mengawasi dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan kekaisaran. Namun, peran ini akan lebih simbolis dan pengawasan daripada pemerintahan langsung.

Hukum Lokal Republik Shambala akan memiliki sistem hukum sendiri yang mengatur urusan domestik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Hukum Kekaisaran Beberapa undang-undang kekaisaran mungkin berlaku di Shambala, terutama yang berkaitan dengan urusan luar negeri, pertahanan, dan perdagangan antar wilayah dalam kekaisaran.

Pengadilan Lokal Republik Shambala akan memiliki sistem peradilan sendiri untuk menangani kasus-kasus hukum lokal.

Untuk kasus-kasus tertentu yang melibatkan hukum kekaisaran atau konflik antara hukum lokal dan hukum kekaisaran, pengadilan kekaisaran mungkin memiliki yurisdiksi.

Shambala  diwajibkan untuk memberikan kontribusi finansial atau upeti kepada Kekaisaran Vermilion, sebagai pengakuan atas kedaulatan kekaisaran.

Sebagai bagian dari kekaisaran, Shambala akan mendapatkan perlindungan militer dan dukungan dari Kekaisaran Vermilion dalam urusan internasional dan pertahanan.

Penduduk Shambala mungkin memiliki kewarganegaraan ganda, sebagai warga negara Republik Shambala dan warga kekaisaran.

Penduduk akan memiliki hak dan kewajiban yang ditentukan baik oleh hukum lokal Shambala maupun hukum kekaisaran.

Secara keseluruhan, Republik Shambala akan berfungsi sebagai entitas yang otonom dengan pemerintahan republik yang dipimpin oleh presiden, namun tetap berada di bawah pengaruh dan otoritas Kekaisaran Vermilion dalam beberapa aspek penting, mencerminkan statusnya sebagai negara bagian semi-independen dalam sebuah kekaisaran.

XXX

Pagi yang terik di Republik Indusnesos membawa suasana panas yang melingkupi pesawat jet pribadi yang bertuliskan Shambala Standart Oil, Perusahaan peninggalan orangtua Shangrila. Pesawat itu meluncur di langit biru, melewati wilayah udara negara lain tanda terdeteksi. Di dalam kabin, Profesor Xuantong Jianhsi duduk dengan tenang, matanya terfokus pada layar holografis di depannya. Profesor Xuantong, seorang vampir berusia 100 tahun lebih yang memiliki wujud fisik seperti anak pra remaja yang imut dan memiliki tubuh kecil, adalah sosok yang tak pernah terburu-buru. Pakaian hitam elegannya peninggalan PNS zaman Dinasti Qing tampak kontras dengan dua sosok pria kasar yang duduk di sebelahnya.

Pratap Singh, preman berbadan kekar dengan tato beraneka ragam di lengannya, dan Ramanujan, seorang pria tinggi besar yang senantiasa mengenakan kacamata hitam meski di dalam ruangan, duduk dengan postur tubuh siap siaga. Keduanya adalah tangan kanan Profesor Xuantong yang paling setia karena Proffesor menjadi anak buah Shangrila sebelum mereka, tentu saja Proffesor jadi senior mereka, preman itu memiliki otot-otot yang digunakan untuk menegakkan hukum Shangrila di dunia bawah tanah.

Bisa dibilang Proffesor Xuantong Jiangshsi adalah vampir keroco, dia tak bisa mengubah manusia lain menjadi vampir. Bahkan, dia tak memiliki kekuatan spesial selain usia yang sangat panjang, kekuatan fisiknya setara manusia biasa. Meski begitu, dia memiliki kemampuan bela diri tradisional Cina yang tak bisa diremehkan.

"Professor," ujar Pratap Singh dengan suara berat, "kita hampir sampai. Saya sudah mengumpulkan informasi yang diperlukan. Mereka yang berhutang itu sedang berada di kawasan perumahan elit di daerah sana. Pasti takkan berani melawan."

Ramanujan hanya mengangguk, mulutnya tertutup rapat. Mata tajamnya terus memeriksa layar ponsel yang menampilkan peta daerah tujuan mereka.

Profesor Xuantong mengangkat kepala, menyarankan keheningan dengan satu isyarat halus. "Kalian tahu tugas kita. Jangan ada kesalahan kali ini. Shangrila takkan mentolerir kegagalan. 100 lakh harus dibayar, tidak ada alasan untuk meloloskan mereka."

Suasana dalam pesawat semakin tegang. Profesor Xuantong bukan hanya dikenal sebagai ahli strategi bisnis dan politik, tetapi juga sebagai figur yang penuh pengaruh di Organisasi Bird of Dawn. Sebagai orang yang mewakili Perusahaan Shambala Standart Oil, sebuah organisasi bisnis bawah tanah terbesar yang diaktifkan kembali oleh Shangrila setelah kematian orangtuanya, keberadaannya adalah ancaman yang tak terbantahkan. Namun, ada satu hal yang jauh lebih menakutkan daripada kehadirannya, yaitu tindakannya.

Beberapa jam kemudian, pesawat mereka mendarat dengan mulus di lapangan udara Republik Indusnesos. Hembusan angin tropis menyambut mereka, membawa aroma laut yang tajam. Begitu pintu pesawat terbuka, Profesor Xuantong, Pratap, dan Ramanujan melangkah keluar dengan langkah penuh keyakinan. Mobil hitam berlapis peluru sudah menunggu mereka.

"Di mana mereka?" tanya Profesor Xuantong dengan nada datar, suara lembutnya yang tenang namun berisi ancaman yang tak terucapkan.

Pratap Singh membuka peta digitalnya, menunjukkan lokasi villa mewah yang berada di ujung kota. "Mereka ada di sini. Tidak jauh."

Perjalanan menuju villa itu terasa lambat dan penuh ketegangan. Saat mereka tiba, pagar besar yang mengelilingi properti itu tampak sepi, tapi itu hanya tanda bahwa mereka sudah memasuki wilayah yang benar-benar terkendali. Mereka tidak perlu waktu lama untuk menembus pintu masuk, berkat Ramanujan yang dengan gesit memanipulasi sistem keamanan.

Begitu melangkah masuk ke dalam rumah megah itu, suasana berubah menjadi menegangkan. Beberapa pria bertubuh kekar tampak memandang mereka dengan waspada, namun mereka tahu bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk bertanya. Profesor Xuantong, meski tenang, memancarkan aura yang membuat siapa pun yang menatapnya merasa cemas.

"Apa yang kita inginkan sangat sederhana," Profesor Xuantong berbicara dengan suara pelan namun pasti. "Kami datang untuk menagih hutang yang telah jatuh tempo. 100 lakh. Jika kamu tidak bisa membayar, kami akan mengambilnya dengan cara lain."

Salah satu pria yang lebih muda tampak ragu-ragu, tapi sebelum dia sempat berkata apa-apa, Pratap Singh sudah mengangkat tangannya, tatapan matanya penuh ancaman. "Tidak ada negosiasi. Anda tahu siapa kami."

Sejenak suasana sunyi, sampai akhirnya suara dari dalam rumah terdengar, menambah ketegangan.

"Jangan coba-coba mempermainkan kami. Ini bukan hanya tentang uang. Jika kalian berpikir Shangrila bisa ditawar, kalian salah besar," Ramanujan menambahkan, suaranya dingin dan mengerikan.

Ketegangan semakin meningkat, dan Profesor Xuantong, dengan tenangnya, hanya tersenyum. Di dunia ini, tak ada yang tak bisa diselesaikan dengan kekuatan, entah itu fisik, pikiran, atau—seperti yang selalu ia lakukan—keduanya.

Malam itu, suasana di villa mewah yang sebelumnya tenang berubah menjadi kacau. Seperti mimpi buruk yang tiba-tiba menghantam, kekuatan yang tak terduga muncul dari bayang-bayang. 

Pratap Singh sudah siap untuk menghancurkan segala hal yang menghalangi mereka, namun Profesor Xuantong memegang tangannya, memberi isyarat untuk menunggu. Mereka telah berada di depan orang yang berhutang itu, yang kini wajahnya mulai memucat, namun bukan karena ketakutan terhadap mereka. Ada sesuatu yang lebih gelap yang mulai menyelimuti ruangan itu.

Sang pemilik rumah, seorang pria dengan jubah putih yang tampak seperti seorang pendeta, mendekat dengan langkah perlahan. Sorot matanya mengarah ke Profesor Xuantong, ada ketenangan yang aneh di wajahnya. Tidak ada tanda-tanda kegelisahan.

"Apakah kalian tahu apa yang kalian hadapi?" suara pria itu dalam dan serak, dipenuhi aura yang tak kasatmata namun begitu kuat. "Kami bukanlah orang yang bisa kalian ancam begitu saja. Kami adalah bagian dari Sekte Penyihir Putih. Hutang kalian... sudah tidak berlaku lagi."

Profesor Xuantong menyipitkan mata, mengenali bahaya yang ada. "Penyihir putih?" gumamnya, sedikit terkejut, meski tidak memperlihatkan kelemahan.

Tiba-tiba, udara di sekitar mereka terasa lebih berat. Cahaya lilin di ruangan itu mulai bergoyang, seolah ada kekuatan yang tak tampak sedang bergerak di dalam kegelapan. Ramanujan mengedarkan pandangan dengan waspada, menempatkan dirinya di posisi yang siap melawan jika dibutuhkan, sementara Pratap Singh menegakkan otot-ototnya, bersiap.

Namun, tidak ada peringatan sebelumnya. Dalam sekejap, suara bergemuruh mengguncang seluruh rumah. Kabut putih misterius mulai memenuhi ruangan, dan tubuh pria yang tadi terlihat biasa berubah menjadi berkilauan dengan energi yang tak terduga.

"Pergilah!" teriak pria itu dengan suara yang seakan berasal dari kedalaman dunia lain, mengarah ke Profesor Xuantong. "Kalian tidak tahu kekuatan yang kalian tantang."

Profesor Xuantong menilai situasi dengan cepat. Terlalu berbahaya. Mereka sudah masuk ke dalam wilayah yang tak bisa mereka kendalikan. Sekte Penyihir Putih bukan lawan yang mudah ditaklukkan, apalagi dalam kondisi yang begitu mengancam.

"Tarik mundur!" perintahnya tegas. "Kita akan kembali."

Tanpa bicara lebih lanjut, Profesor Xuantong memberi isyarat pada Pratap dan Ramanujan. Mereka segera berbalik dan berlari menuju pintu keluar, meskipun kabut putih yang semakin pekat berusaha menahan mereka. Kabut itu mengarah ke tubuh mereka, namun mereka bergerak cepat, seolah dibimbing oleh naluri bertahan hidup yang tak terbantahkan.

Ramanujan, dengan langkah kaki yang cepat dan penuh fokus, mengaktifkan perangkat komunikasi mereka. "Pesawat harus siap! Cepat!" teriaknya.

Begitu mereka keluar dari rumah, mereka berlari ke mobil hitam yang telah menunggu. Pratap Singh tidak menoleh ke belakang, tubuhnya yang kekar langsung melesat menuju pintu mobil dengan kecepatan luar biasa. Saat mereka masuk dan mobil meluncur dengan kecepatan tinggi, ruangan villa yang penuh dengan energi magis itu mulai tampak jauh di belakang mereka.

Namun, meskipun mereka berhasil keluar, Profesor Xuantong tetap merasakan kegelisahan yang menggantung. Kejadian malam itu jelas bukan pertemuan biasa. Mereka sudah melanggar wilayah yang bukan milik mereka, dan sekte penyihir itu jelas bukan lawan yang bisa dianggap enteng. 

Di dalam mobil, Xuantong menatap keluar jendela dengan tatapan tajam. "Shangrila... harus mendengar ini," katanya, suaranya penuh dengan perhitungan yang mendalam. "Ini lebih dari sekadar uang. Ada sesuatu yang lebih besar yang harus kita hadapi."

Ramanujan yang duduk di sampingnya mengangguk, menatap layar holografis yang menampilkan rute pesawat mereka kembali ke Shambala. "Sekte Penyihir Putih, Profesor... ini mungkin lebih rumit dari yang kita kira."

"Benar," jawab Profesor Xuantong, suaranya datar namun penuh wibawa. "Namun mereka hanya satu bagian dari teka-teki yang lebih besar. Kita harus siap untuk pertempuran yang lebih besar, Ramanujan, Pratap. Kemenangan kali ini mungkin bukan untuk kita, tapi kita akan menunggu kesempatan lain. Shangrila tidak akan mundur hanya karena ketakutan."

Dengan mobil yang melaju menuju lapangan terbang, suasana tegang namun penuh tekad menyelimuti mereka. Sebuah babak baru dalam perjalanan mereka ke Shambala baru saja dimulai.

Sesaat sebelum pesawat mereka lepas landas, sebuah sosok tiba-tiba muncul di antara bayang-bayang di dekat hanggar. Dengan langkah ringan dan anggun, seorang gadis muda berlari menuju mobil mereka yang masih terparkir di sisi lapangan terbang. Sosoknya begitu mencolok—seorang gadis berusia 26 tahun yang cantik, dengan rambut panjang berwarna perak keemasan yang melambai-lambai seperti cahaya bulan. Di balik matanya yang berwarna biru terang, ada kilatan misterius yang tidak bisa dijelaskan. Ia mengenakan seragam sekolah, tetapi ada sesuatu yang lain—sebuah aura kuat, yang melampaui usia dan penampilannya yang tampak biasa.

Profesor Xuantong memandangnya dengan curiga dan kewaspadaan yang tajam. Ramanujan dan Pratap Singh pun terdiam, menyadari ada sesuatu yang tak biasa dengan gadis ini. Ia berhenti tepat di samping mereka dan menyapa dengan senyuman lembut yang tak lekang oleh waktu.

"Sepertinya kalian dalam masalah," kata gadis itu dengan suara lembut namun penuh kekuatan. "Saya datang untuk membantu."

Profesor Xuantong menilai gadis itu dengan teliti, merasakan energi yang tidak biasa mengalir dari tubuhnya. "Siapa kau?" tanyanya hati-hati, tetap waspada.

Gadis itu tersenyum, matanya yang bersinar misterius menatap langsung ke Profesor Xuantong. "Saya tidak berniat untuk menakut-nakuti kalian. Nama saya Kila," jawabnya, dengan suara yang memantul dalam udara malam yang sunyi. "Aku bukan sekadar gadis SMA. Aku adalah titisan Dewi Kamaratih, pelindung cinta, dan juga Artemis, dewi pemburu. Kalian sudah melibatkan diri dalam pertempuran yang lebih besar dari yang kalian kira. Dan Sekte Penyihir Putih... mereka adalah ancaman yang harus dihentikan."

Kila gadis itu adalah titisan Dewi Bulan Artemis dan Kamaratih. Dia memiliki jam kuasa Hellixwatch dan kelinci yang mampu berbicara bernama Redly. Kadang, ketika dia berubah, dia berkostum seperti superhero bertopeng dengan hijab dan kebaya ala tradisional Sunda. Terkadang, dia memakai gaun seperti putri, terkadang juga seperti pejuang wanita dari Yunani.

Kila memiliki telinga yang menyerupai kelinci berwarna putih yang imut. Kostumnya lebih seperti penari, memakai batik panjang dan selendang. Ada dua atribut utama yang masih dikenakan sang jagoan, yaitu sumping telinga serta selendang. Kostum juga masih dominan warna hitam dengan nuansa emas, dengan rambut kuncir dua yang panjang. Ia melayani sang dewa dan mengawasi bumi dari kejauhan sebagai Penyihir Kelinci Giok. 

Teguh, namun lembut, kata-kata gadis itu menciptakan kesan bahwa ia bukanlah orang yang bisa dianggap remeh. Ada sesuatu dalam dirinya yang menggabungkan kelembutan seorang gadis muda dengan kekuatan yang tak terlukiskan. Energi magis di sekitarnya menyatu dengan alam, seperti kehidupan itu sendiri, memberi kesan bahwa dia lebih dari sekadar manusia biasa.

Selendang merah itu sangat khas dan identik, begitu juga dengan aksesori di telinga. Selendang merah sengaja dipertahankan, sama seperti dulu, dengan gaya yang lebih mirip penari. Kostumnya kini lebih modern, dengan motif batik yang mencerminkan ciri khas tersebut. "Dia harus bisa menyeimbangkan tugas sekolah, berlatih terbang, menguasai selendang ajaib, dan menghadapi sosok yang memiliki penampilan seperti penari."Kostum ini lengkap dengan selendang dan aksesori di telinga yang akan dikenakan oleh sang jagoan, yang memakai kostum hitam dengan atribut selendang, namun tetap fleksibel untuk bergerak, seperti seorang penari. Kostum ini didominasi warna hitam dan emas, praktis, dan tidak rumit. Ada aksesori telinga, selendang, serta rambut merah muda yang diikat dengan gaya odango menyerupai telinga kelinci, dengan mata merah. Selain itu, dia mengenakan seragam sekolah versi musim panas, berupa seragam pelaut putih dengan lengan pendek, aksen merah dengan garis putih di ujung lengan, serta pita merah di tengah. Rok lipit biru dengan pita merah di belakang, kaus kaki putih, dan sepatu putih dengan pita merah di depan melengkapi penampilannya. Seragam ini didominasi warna merah dengan dua lapisan putih, dan desain merah lainnya di bawahnya.

Pratap Singh menyeringai, merasa sedikit lebih tenang, meskipun masih penasaran. "Tapi mengapa kamu datang membantu kami? Kami baru saja melarikan diri dari kekuatan yang lebih besar dari yang bisa kita hadapi."

Kila memandangnya dengan tatapan penuh pemahaman, seakan bisa membaca apa yang ada dalam pikiran mereka. "Karena kita memiliki tujuan yang sama," jawabnya dengan mantap. "Sekte Penyihir Putih bukan hanya musuh kalian. Mereka juga ancaman bagi dunia ini. Aku telah memantau mereka selama ini, dan kalian baru saja melangkah ke dalam perang yang lebih luas daripada yang kalian bayangkan."

Ramanujan merenung sejenak sebelum bertanya, "Tapi bagaimana kita bisa menghentikan mereka? Mereka sudah begitu kuat, bahkan kabut yang mereka ciptakan hampir saja menahan kita."

Kila mengangkat tangan, mengarahkannya ke langit yang gelap, dan dalam sekejap mata, udara sekitarnya terasa lebih segar. Sebuah cahaya lembut muncul di sekelilingnya, membentuk aura yang menenangkan namun sangat kuat. "Kekuatan mereka berasal dari kegelapan yang telah mereka pelihara begitu lama," jelasnya, "Namun, jika kita bekerja sama, kita bisa mengalahkan mereka. Kekuatan cahaya dan cinta bisa menembus kegelapan itu. Aku akan memburu mereka bersama kalian."

"Musuh dari musuh adalah temanku."Kata Proffesor Xuantong.

Profesor Xuantong terdiam sejenak, merasakan keyakinan dalam kata-kata Kila. "Kita tidak punya waktu," katanya. "Jika kita tidak bertindak cepat, mereka akan melarikan diri dan menghilang ke tempat yang lebih jauh, dan kita akan kehilangan jejak mereka."

Kila mengangguk, matanya menyipit seiring dengan fokus yang mendalam. "Mereka belum pergi jauh. Aku bisa merasakan jejak mereka, ada beberapa yang mencoba melarikan diri. Mereka takut pada sesuatu—sesuatu yang lebih kuat daripada mereka, dan mereka tahu bahwa kalian adalah ancaman yang tak bisa dianggap enteng."

Profesor Xuantong mengangguk, tampak memikirkan sesuatu. "Kalau begitu, kita harus bertindak cepat. Kita akan ke lokasi mereka sebelum mereka bisa bersembunyi lebih dalam."

Dengan gerakan gesit, Kila melompat ke dalam mobil mereka, duduk di samping Profesor Xuantong. "Aku akan memandu kalian," katanya dengan penuh keyakinan. "Mereka tidak akan bisa menghindar kali ini."

Pesawat mereka lepas landas, menuju lokasi yang telah dipilih oleh Kila. Keempatnya tahu bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang mencari kekuatan atau menghentikan sekte yang mengancam, tetapi tentang menghadapi kegelapan yang lebih besar yang bisa menghancurkan dunia mereka jika dibiarkan berkembang.

Sekte Penyihir Putih mungkin telah melarikan diri, tetapi mereka tahu bahwa perburuan itu baru dimulai. Dengan Kila di sisi mereka, tak ada yang tidak mungkin.

XXX

Kila, si gadis kelinci imut teman jauh Shangrila yang berasal dari Republik Indusnesos yang kini dikuasai oleh sekte Samir si pemuja penyihir putih, bermimpi menjadi seorang superhero. Meskipun tidak terlahir sebagai Hellix, dia berubah menjadi Hellix dengan kekuatan kelinci setelah mendapatkan jam kuasa Hellixwatch dari Redly  si kelinci pink yang menyatu ke DNA nya. Hal itu terjadi setelah berhasil mengalahkan ratu kerajaan Felis catus di bulan. Walaupun dia bahagia memiliki kekuatan untuk menjadi seorang pahlawan, Kila juga ikut menderita bersama Hellix lainnya yang terus dipersekusi oleh rezim Samir.

Seorang gadis super magical girl yang berhasil mengalahkan Ratu Felis Catus, yang ingin memakan seluruh anak yang memiliki kekuatan kelinci untuk mendapatkan kekuatan besar, dan menjadi pahlawan super cilik yang memberantas penjahat, harus berhadapan dengan seorang remaja laki-laki menyedihkan yang menjadi pembunuh berantai, Samir.

Kehadiran sosok Samir mengubah Kila yang awalnya ceria dan bercita cita  menjadi superhero menjadi gadis yang terlihat sangat kelam dan menyimpan beban hidup sangat berat.

Kila tinggal di Kota Wentirakarta Jawa barat, ia bersekolah di Sakolah negeri dimana anaknya nakal nakal dan gurunya sangat cuek dengan keadaan murid muridnya yang sering diganggu murid murid lain.

Kila adalah seorang gadis yang hidup dalam kesendirian meskipun keluarganya kaya raya. Prilaku Kila yang nakal semata-mata karena ia tak mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtuanya yang sibuk bekerja. 

Sebagai anak tunggal, dia merasa kesepian karena kedua orang tuanya selalu sibuk bekerja. Rumah besar dan luas yang ia tinggali terasa kosong tanpa perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Hanya ada Nenek Herliyan, pengasuh yang sudah seperti nenek kandungnya, yang menemani Kila setiap hari yang juga menyimpan rahasia.

Kila adalah anak yang sangat nakal suka menjahili teman-temannya, ia anak yang kurang berprestasi di sekolahnya ia lemah dalam matematika sering dihukum gurunnya karena jahil dan tak mengerjakan tugas.

Meski begitu Kila adalah anak yang sangat ceria, pantang menyerah dan setia kawan.

Pekerjaan Kila merupakan gabungan dari detektif, superhero dan gadis penyihir. Dia harus berurusan dengan perjuangan sehari-hari menjadi siswa sekolah menengah sambil menghabiskan waktu luangnya melindungi kota dari penjahat super.

Suatu sore yang panas, setelah pulang dari sekolah yang membosankan, Kila melihat sesuatu yang tidak biasa di halaman sekolahnya. Seekor kelinci dengan warna pink! Ini sangat aneh karena biasanya hanya kucing yang berkeliaran di sekitar rumahnya. Tanpa berpikir panjang, Kila langsung mengejar kelinci itu, meski kelinci itu tampaknya cepat sekali berlari. Larinya bahkan membawanya hingga ke ujung desa, tepat di depan sebuah rumah kosong peninggalan Belanda yang terbengkalai. 

Warga desa sering mengingatkan untuk tidak bermain di dekat rumah itu. Konon, puluhan tahun yang lalu ada seorang anak yang hilang setelah bermain di sana, dan tak pernah kembali. Kila yang penasaran, namun juga sedikit takut, tidak menghiraukan peringatan tersebut. Dia merasa bahwa yang penting adalah menangkap kelinci pink itu.

Akhirnya, kelinci itu tertangkap, tetapi Kila merasa gelisah karena harus segera pulang sebelum Nenek Herliyan menyadari bahwa ia telah menangkap kelinci tersebut. Dengan cepat, Kila menyembunyikan kelinci pink itu ke dalam tasnya karena Kila sangat merasa kesepian dan ingin kelinci itu menjadi temannya.

Kila memungut kelinci itu ditas, menyembunyikannya di kamarnya agar nenek pengasuh itu tidak mengetahui keberadaan kelinci yang ia sembunyikan.

Kila hanya menangkap Redly karena mengangap Redly adalah kelinci yang imut dan ia ingin menjadi teman Redly.

Sesampainya di rumah, Kila mendengar suara Nenek Herliyan yang memanggilnya. “Kila, kenapa kamu kelihatan aneh?” tanya nenek. Kila yang panik langsung bersembunyi di belakang lemari. Nenek Herliyan mengeceknya, namun hanya menemukan perasaan aneh saja. “Ah, tidak apa-apa, Kila. Silakan main lagi,” kata nenek sambil menuju dapur.

Kila akhirnya mengeluarkan kelinci itu. Saat kelinci itu mulai berbicara, Kila terkejut.

Tanpa Kila sadari, Redly ternyata bukan kelinci biasa. Ia bisa bicara dan memberikan Kila kekuatan. Kelinci Supersonik, di mana jika Kila berubah dengan telinga kelinci di kepalanya, ia akan memiliki kekuatan untuk melompat dengan sangat tinggi, tendangan kaki super kelinci, dan kecepatan supersonik.

 "Aku bisa menjadi temanmu, Kila," kata kelinci yang ternyata bisa berbicara. Namanya adalah Redly,  Kila  ditertawakan Redly karena ia mengira dirinya terpilih untuk mendapatkan tiga permohonan, Redly langsung menjawab jika dia bukan jin. Kila yang awalnya bingung, akhirnya tertawa dan memutuskan untuk memperlakukan kelinci itu sebagai teman. Redly memberi Kila sebuah kekuatan luar biasa: setiap kali Kila melompat tiga kali, ia bisa berubah menjadi setengah kelinci, dengan telinga kelinci yang lucu.

Dengan kekuatan baru ini, Kila merasa semakin berani. Namun, ia juga harus hati-hati agar tidak ketahuan oleh Nenek Herliyan. Kila pun mulai bermain-main dengan kekuatan barunya, melompat dan berubah menjadi kelinci, merasa dirinya semakin nakal.

Ke esokan harinya, di sekolah, Kila merasa perlu memberi tahu teman-temannya tentang kelinci pink dan kekuatan barunya. Namun, dia khawatir kalau teman-temannya akan merasa iri atau bahkan mengejeknya. "Kalian jangan percaya sama yang dibilang Kila," kata salah seorang teman, yang merasa bahwa Kila hanya ingin menjahili mereka.

Pada suatu hari, Kila diminta untuk mengenalkan teman baru, Chika, kepada lingkungan sekolah. Namun, Kila merasa enggan mengajak Chika bermain dengan mereka. Di sisi lain, dia mendengar kabar bahwa kakak kelas mereka yang misterius, yang selalu memakai topeng, juga punya sisi baik meski sering di-bully oleh teman-temannya.

Dengan kekuatan baru dan persahabatan aneh dengan kelinci pink yang ternyata lebih dari sekadar peliharaan, Kila mulai memahami bahwa hidup tidak selalu seperti yang ia bayangkan. Dia harus menghadapi masa depan yang penuh dengan rahasia, baik yang datang dari dirinya sendiri maupun dari orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu, Redly terus muncul dan menghilang dalam kehidupan Kila, memberikan petunjuk-petunjuk misterius yang akan membawanya lebih dalam ke dalam dunia yang penuh dengan keajaiban dan bahaya yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Keesokan harinya, Redly memberitahu Kila alasan ia memberikannya kekuatan Supersonik Kelinci. Ratu Kucing di bulan bernama Felis Catus ingin membalas dendam pada bangsa kelinci yang dulu pernah melukai anak sang ratu kucing dan mendapatkan kekuatan besar dengan memakan anak-anak yang lahir di bulan kelinci, serta mendapatkan kekuatan kelinci.

Semua anak yang terlahir di bulan Kelinci dan berhasil menangkap Redly di usia 13 tahun harus melatih kekuatan mereka untuk menghadapi Ratu Kucing karena mereka adalah anak yang terpilih, Felis Catus, yang berkuasa di bulan dan ingin memakan anak-anak berkekuatan kucing yang sudah berusia 13 tahun. Anak-anak yang terikat kontrak untuk mendapatkan kekuatan kelinci hanya bisa hidup sampai dipanen oleh Ratu Kucing di usia 13 tahun.

Sebenarnya di dunia ini banyak anak yang terlahir di bulan kelinci,tapi tak semua anak berhasil menemukan Redly dan berani menangkapnya, siapapun anak yang menangkap kelinci Pink itu akan terikat kontrak menjadi pemilik kekuatan Hellix.

Setiap 48 tahun sekali portal antara Bumi dan Bulan terbuka, saat itulah Ratu Felis Catus akan memakan anak anak di bulan kelinci yang sudah berusia 13 tahun dan siap dipanen.

Saat portal gerhana bulan terjadi nyawa Kila yang sudah menginjak 13 tahun dalam bahaya.

Hanya anak anak yang berhasil mengalahkan sang ratu kucing yang dapat bertahan hidup.

Awalnya, Kila marah pada Redly karena menempatkannya dalam bahaya, tapi Kila juga kasihan kalau kelinci seperti Redly menjadi makanan para kucing yang jahat. 

Para kelinci tak bisa menggunakan kekuatan untuk melawan para monster kucing jika mereka tak memberikan kekuatan mereka ke manusia sebagai wadahnya yaitu Kila.

Dalam cahaya senja yang temaram, Redly duduk di bangku batu besar, menatap ke langit yang mulai gelap. Kila berdiri di depannya, wajahnya penuh rasa penasaran. Redly tersenyum, tangannya memegang Hellixwatch, jam tangan misterius yang berkilau lembut di pergelangan tangannya.

Bangsa Felis Catus sendiri adalah ras alien yang sangat kuat, bahkan kehadiran mereka di bumi sejak jutaan tahun lalu membuat Bangsa alien Nisnas yang menciptakan Ras Hellix merasa terancam dan melarikan diri ke planet Nibiru setelah Bangsa Felis Catus menduduki bulan.

“Kila, ada sesuatu yang perlu kamu ketahui,” Redly berkata, suaranya rendah namun penuh makna. “Hellixwatch bukan hanya sekadar alat biasa. Ia memiliki kekuatan untuk membawamu ke dimensi yang lebih luas dari yang pernah kamu bayangkan.”

Jam kekuatan Hellixwatch telah menyatu dengan DNA Kila dan membuatnya berubah menjadi Hellix akibat Kontrak dengan Redly sang kelinci dari Moon Camelot kingdom di Bulan.

Kila, sebagai kelinci Bulan, bisa dibilang adalah seorang gadis yang merupakan perwujudan dari bulan itu sendiri. Para Dewata, yang sebenarnya adalah alien antariksawan kuno yang disalahpahami manusia untuk disembah, tak hanya mewariskan kekuatan pada seorang anak Hellix yang mendapatkan gen mereka karena mutasi DNA untai ganda acak. Anak yang terlahir di bulan kelinci, seperti Kila, terutama yang memiliki gen Hellix, juga mewariskan sifat dua Dewi Bulan dari kebudayaan berbeda yang menitis padanya, yaitu Dewi Bulan Artemis dan Kamaratih. Dualisme ini menjelma menjadi personifikasi Kila sendiri sebagai ratu penyihir dan Dewi Kelinci Bulan, kedua Dewi Bulan yang memiliki sifat tenang, lembut, cantik, dan bijaksana.

Kila mengerutkan kening, kebingungannya makin dalam. “Maksudmu?”

Redly mengangkat tangan, memutar Hellixwatch dengan hati-hati. “Lihatlah dengan lebih teliti. Hellixwatch ini tidak hanya memanipulasi waktu. Ia bisa mengubah identitasmu. Kamu tahu, kamu bukan hanya Dewi Kamaratih dari dunia ini. Kamu bisa lebih dari itu.”

Kila menatap jam tangan yang berkilau itu dengan cermat. “Lebih dari itu? Apa maksudmu?”

“Dewi Kamaratih adalah bagian dari alam ini, penguasa bulan yang penuh kelembutan. Tapi jika kamu memanfaatkan kekuatan Hellixwatch ini, kamu bisa bertransformasi menjadi Dewi Artemis, Dewi bulan dari dunia yang berbeda, dari sistem lain yang jauh di luar pemahamanmu. Artemis bukan hanya tentang kelembutan; dia adalah Dewi perburuan, kekuatan yang terhubung dengan alam liar dan kekuatan yang tak terbatas.”

Kila terdiam, hatinya berdebar mendengar kata-kata itu. “Jadi, aku bisa menjadi Artemis? Dewi yang lebih kuat dari Kamaratih?”

Redly mengangguk. “Kekuatan Artemis jauh lebih besar. Ia bukan hanya sekadar dewi bulan yang lembut, tetapi penjaga dan pemimpin yang memiliki keberanian dan kekuatan untuk melindungi dunia-dunia lainnya. Dengan Hellixwatch, kamu dapat mengakses kemampuan tersebut.”

Dewa-dewi Jawa kuno, seperti Dewi Bulan Kamaratih, Kamajaya, Batara Brama, dan Batara Guru, serta kasih sayang Uma Parwati, adalah dewa-dewi yang berasal dari bumi. Sedangkan dewa-dewi Yunani dan Romawi, seperti Zeus dan Minerva, adalah dewa dari sistem lain yang memiliki kekuatan yang berbeda. Kila adalah Hellix Kelinci Bulan yang memiliki kemampuan untuk bertransformasi dari Dewi Bulan Kamaratih yang berasal dari bumi menjadi Dewi Bulan Artemis yang merupakan dewi dari sistem lain. Banyak Hellix, seperti Kila, yang mengalami mutasi gen acak hingga menjadi titisan dari dua atau lebih dewa-dewi dari satu pantheon kebudayaan yang berbeda. Contohnya, Kila yang merupakan titisan Dewi Bulan Batari Dewi Kamaratih yang berasal dari kisah pewayangan Jawa dan dapat bertransformasi menjadi Dewi Artemis yang berasal dari sistem lain. Kila juga mempunyai kunci untuk membuka cincin Zeus dan mengalahkan Dewa Mars, Pemimpin Rosenkruez Olympus Ordenn.

Kila menunduk, memikirkan kata-kata Redly. Transformasi ini bukan sekadar soal kekuatan, tapi juga tentang perubahan dalam dirinya. “Tapi, apakah aku siap untuk itu? Untuk menjadi seseorang yang berbeda?”

Redly tersenyum bijak, menyentuh bahunya dengan lembut. “Kila, setiap dewi memiliki jalan mereka masing-masing. Kamaratih sudah membentukmu menjadi seperti ini, namun Artemis akan membawamu pada perjalanan yang lebih besar lagi. Hanya kamu yang bisa memilih apakah akan melangkah ke arah itu atau tidak.”

Kila menatap Hellixwatch di tangan Redly, merasakan gelombang kekuatan yang mengalir dari dalamnya. Ia tahu, perjalanan ini bukanlah hal yang mudah. Namun, di dalam dirinya, ada rasa ingin tahu yang besar. Akankah dia menerima takdirnya sebagai Artemis? Atau tetap bertahan dalam dunia yang telah dikenalnya?

Hellixwatch mampu membuatnya menghendalikan berbagai elemen elemen api,air,udara,petir,waktu dan cahaya serta tendangan dan lompatan kelinci super.

Ternyata, yang memiliki kekuatan bulan bukan hanya Kila, tapi teman-teman di sekolahnya. Kakak beradik yaitu Chika Pimy Guiniverre terlahir di bulan Burung Merpati dan memiliki kekuatan sebagai Love Bird, sedangkan kakak laki-lakinya, Jean, terlahir di bulan Hamster dan memiliki kekuatan sebagai Supersonic Boy. Mereka bertiga memiliki kekuatan dari binatang yang menjadi mangsa Ratu Kucing.

Para monster kucing yang memiliki kekuatan robot menyerang mereka bertiga di sekolah ketika semua guru dan murid sudah pulang. Ternyata, yang bisa melihat para monster kucing hanya anak-anak yang terlahir di bulan-bulan itu dan memiliki kekuatan hewan bukan Hellix biasa. Penjaga sekolah juga tak menyadari kehadiran mereka.

Setelah mereka bertiga ditangkap dan dikalahkan, Redly berhasil melarikan diri dan meminta nenek Herliyan untuk menyelamatkan mereka bertiga yang diculik ke kerajaan Felis Catus di Bulan untuk dimakan dan diserap energinya. 

Nenek Herliyan, ketika masih anak-anak 54 tahun yang lalu, juga menjadi pemilik Redly dan memiliki kekuatan kelinci. Nenek Herliyan dan Redly segera pergi menyelamatkan Kila dan teman-temannya di bulan. Setelah membebaskan Kila dan teman-temannya, Nenek Herliyan mengajak mereka untuk mengalahkan para monster kucing. Ternyata, justru love bird lah yang berhasil mengalahkan para kucing. Para monster kucing robot yang suka memakan anak-anak yang terlahir di bulan kelinci akhirnya kalah, dan mereka mendapatkan kekuatan karena misi mereka untuk menyelesaikan kontrak telah berakhir.

Nenek Herliyan Chang E, sama seperti Kila, juga merupakan titisan Dewi Bulan. Nenek Herliyan adalah ras alien Hellix, titisan Dewi Bulan Chang'e, yang dalam kepercayaan Tiongkok kuno meminum air kehidupan abadi. Relief mare Bulan sebagai seekor kelinci sering digambarkan sedang membuat kue. Kelinci bulan digambarkan sebagai teman dari Dewi Bulan Chang'e, yang sedang membuat ramuan kehidupan abadi.

Nenek Herliyan Chang E, atau So Kim Lian Chang E, adalah pengasuh dan guru bela diri Kila yang merupakan wanita tangguh. Nenek Herliyan sangat ahli dalam berbagai bela diri tradisional. Dia adalah Hellix pertama yang berhasil diidentifikasi oleh pemerintah Indusnesos dan pernah diperintahkan untuk menyusup ke Australia demi memantau kondisi negara tersebut setelah membubarkan Persemakmuran dengan Inggris dan membentuk Kekaisaran Agung Australia Raya atau Kekaisaran Terra Australialis. Dia dikabarkan menghilang, dan pemerintah rahasia mengira dia sudah tewas di tangan pemerintah Australia, meski sebenarnya dia hanya ingin hidup normal.

Puluhan tahun lalu, Nenek Herliyan berhasil menyelamatkan diri dari Bangsa Felis Catus yang ingin memakannya, Nenek Herliyan menggunakan kekuatan Redly sama seperti Kila, dia adalah orang yang memakai Redly sebelum Kila dan  salah satu anak yang juga ditakdirkan terlahir di bulan kelinci. Nenek Herliyan, meskipun galak, sangat menyayangi Kila dan telah melindunginya sejak kecil. Dengan kekuatan supernya Nenek Herliyan menciptakan portal teleportasi ke wilayah Felis Catus untuk menyelamatkan Kila dan teman-temannya.

Kila awalnya menyembunyikan Redly karena takut dimarahi nenek Herliyan karena membawa binatang masuk rumah. Namun, ternyata nenek Herliyan sudah mengetahui jika Kila menyimpan Redly, Kila ditakdirkan lahir di bulan kelinci dan menjadi pemilik kekuatan Hellix kelinci bulan Untuk melawan kejahatan, sama seperti dirinya dulu, Kila adalah penerus Nenek Herliyan.

Tapi Nenek Herliyan pura pura tidak peduli.Nenek Herliyan ingin Kila belajar mengendalikan kekuatannya sendiri dulu.Nenek Herliyan ingin Kila fokus belajar mengendalikan kekuatannya tanpa merasa diawasi.

Sebelum Nenek Herliyan benar benar membantunya jika Kila tak mampu, bagi Nenek Herliyan dia tak mau terlalu ikut campur dalam melawan penjahat agar Kila bisa belajar menghadapi situasi yang rumit.

Kila tidak bisa membayangkan bagaimana dunia ini bisa sangat rumit. Di satu sisi, ia merasa bahagia karena kekuatan yang ia dapatkan dari kelinci pink dan teman teman baru, tapi di sisi lain, ada banyak misteri dan masalah yang harus dihadapi. Kekuatan bulan yang kini ada padanya seakan membawa perubahan besar dalam hidupnya, dan Kila harus belajar bagaimana menghadapinya.

Kila dan kedua kawan-kawannya, Jean dan Chika Pimy, mendapatkan kekuatan super sungguhan setelah menyelesaikan ujian yang diberikan oleh Redly di Kerajaan Bulan Felis Catus. Kila menjadi seorang Magical Girl yang akan menyelamatkan dunia dari sebuah sekte sesat misterius, sekte penyembah Penyihir Putih.

XXX

Setiap Malam Sebelum Tidur Kila Selalu diceritakan kisah kisah Mitos tentang dewi Bulan dari seluruh dunia untuk menghiburnya, Redly selalu mengatakan jika Suatu saat Nanti Kila Dapat menjadi Dewi Bulan yang sama hebatnya dengan para ratu di Galaxy lain yang sangat jauh

Ratih adalah tentang gerhana bulan. Pada saat gerhana, dewi Ratih yang berlari di kahyangan tertangkap oleh Kala Rau. Ia dikejar karena ialah yang memberi tahu dewa Wisnu bahwa Kala Rau hendak minum dari Tirta Amertha (Air kehidupan abadi).

Dewa Bathara Kamajaya. adalah suami Dewi Ratih atau lengkapnya Kamaratih, dikenal sebagai Dewi yang cantik, penuh cinta kasih, baik budi, sabar, setia, dan berbakti pada suami. Kisah cinta keduanya banyak menginspirasi banyak orang untuk “saling” dengan pasangan; saling menyayangi, saling mengalah, dan saling mengasihi.

Dewi Ratih atau Sang Hyang Semara Ratih adalah dewi Bulan,Terkenal akan kecantikannya, Dewi Ratih juga menyandang titel "Dewi Kecantikan" selain dewi Bulan. Kisah Dewi Ratih ada hubungannya dengan gerhana bulan!

Konon, Dewi Ratih menolak cinta raksasa Kala Rau dan ingin menyerang kediaman Dewa Wisnu, Vaikuntha (वैकुण्ठ), dengan menyamar sebagai Kuwera. Ratih memperingatkan Batara Wisnu, dan Wisnu pun membunuh Kala Rau. Tanpa sepengetahuan Wisnu, Kala Rau sudah meminum Tirta Amerta sehingga ia pun abadi.

Artemis/Ἄρτεμις adalah dewi pemburu, alam liar, kesucian, dan Bulan. Putri dari dewa Zeus dan Leto, Artemis adalah dewi pelindung para gadis dan perempuan. Ia membawa penyakit pada kaum Hawa dan ia juga yang menyembuhkan mereka. Bersumpah untuk jadi perawan selamanya, Artemis adalah dewa persalinan dan kebidanan.

Selain busur dan panah, rusa, dan pisau berburu, dewi yang juga adalah saudari kembar dewa Apollo ini sering digambarkan mengenakan Bulan sabit sebagai mahkotanya. Kuil Artemis di Efesus sempat menjadi salah satu dari "7 Keajaiban Dunia"! Di mitologi Romawi Kuno, Artemis disebut dengan "Diana".

Mungkin sebagian besar dari kita ingat kalau Chang'e adalah penyebab mengapa Tiānpéng Yuánshuài (天蓬元帅) menjadi Zhu Bajie (豬八戒) dalam kisah Perjalanan ke Barat (西遊記) oleh Ruzhong (汝忠) atau sebagai salah satu karakter di game Mobile Legends: Bang Bang.

Chang'e (嫦娥) adalah dewi Bulan dalam mitologi Tiongkok Kuno. Saat masih manusia, kecantikan Chang'e membuat 10 Matahari bersinar! Hal tersebut membahayakan Bumi. Jadi, suami Chang'e, Hou Yi (后羿), menembak 9 matahari! Alhasil, Hou Yi mendapatkan ramuan keabadian yang tak ia minum karena tak mau berpisah dengan Chang'e.

Namun, karena murid Hou Yi, Feng Meng (逢蒙), berniat jahat, Chang'e meminum ramuan tersebut dan naik ke Bulan agar tetap dekat dengan Hou Yi. Mengetahui kejadian tersebut, Hou Yi amat sedih. Ia kemudian mendirikan altar dengan buah dan kue untuk Chang'e lalu bunuh diri.

Di bawah sinar redup lampu ruang kerja yang penuh dengan tumpukan dokumen dan layar komputer yang berkedip-kedip, Pratap Sing duduk terdiam di kursinya. Udara malam yang lembap menembus celah jendela yang terbuka, menyentuh wajahnya yang tampak letih. Tangannya memegang secangkir kopi yang sudah lama mendingin, namun ia tak peduli. Pikirannya terombang-ambing oleh kebimbangan.

Ramanujan, sahabat sekaligus rekan kerjanya yang selalu terlihat lebih tenang, duduk di hadapannya. Ia mengamati Pratap dengan seksama, matanya tajam namun penuh pengertian.

"Pratap, kenapa kamu kelihatan seperti orang yang baru kehilangan arah?" tanya Ramanujan, suara rendah namun penuh perhatian.

Pratap menarik napas panjang, menatap layar komputer yang kosong sejenak. "Aku berpikir untuk mundur, Ram. Dari semua ini... pekerjaan ini... melawan mereka, bos Shangrila, aku mulai merasa... lelah. Gaji kita memang besar, setara pegawai perminyakan, tapi apa artinya semua itu jika kita terus terjebak dalam kekerasan dan intrik yang nggak ada habisnya?"

Ramanujan menatap sahabatnya itu, lalu menyandarkan tubuhnya pada kursi dengan tenang. "Aku mengerti perasaanmu, Pratap. Tapi ingat, kita memang pegawai perminyakan, meski hanya kuli di bawahnya. Kita melakukan apa yang harus kita lakukan, demi keluarga kita."

Pratap menunduk, menatap tangan yang terlipat di atas meja. "Tapi kita bukan hanya sekadar pegawai, Ram. Kita sudah seperti preman jalanan, dibayar untuk melakukan hal-hal yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Aku merasa... seperti hilang arah."

Ramanujan tersenyum kecil, meskipun senyum itu tampak sedikit pahit. "Kita mungkin terlihat seperti itu, Pratap, tapi lihat lagi apa yang kita perjuangkan. Keluarga kita, anak-anak kita, masa depan mereka. Kalau kamu berhenti sekarang, apa yang akan kita beri untuk mereka? Lebih baik jadi kuli di sini, daripada jadi preman yang tidak jelas."

Pratap diam sejenak, matanya menatap jauh ke luar jendela, mengikuti jejak lampu kota yang bergelombang dalam kabut malam. "Kamu benar, Ram. Aku hanya merasa... terjebak."

Ramanujan mengangguk, matanya penuh keyakinan. "Terkadang kita harus terus maju, meski jalannya sulit. Dunia ini memang tidak adil, Pratap, tapi kita memilih untuk bertahan karena mereka, karena keluarga kita. Kita tidak bisa hanya berpikir tentang diri kita sendiri."

Pratap mengangkat wajahnya, menatap Ramanujan dengan raut yang lebih tegas. "Baiklah, aku akan terus bertahan. Untuk mereka. Untuk keluarga kita."

Ramanujan mengangguk, senyumnya kali ini lebih tulus. "Kita berjalan bersama, sahabat. Kita hadapi semua ini, sampai akhir."

Dengan keputusan yang baru ditemukan, Pratap merasa sedikit lebih ringan. Meski jalan mereka tak mudah, ia tahu kini ada alasan yang lebih besar untuk terus bertahan.

XXX

Di dalam ruang yang tersembunyi di kedalaman markas Shangrila Arslan, cahaya lilin yang bergetar menciptakan bayangan menari di dinding batu yang dingin. Ruangan itu dipenuhi dengan aroma herbal dan dupa yang khas, sebuah tempat di mana strategi jahat direncanakan dengan hati-hati. Shangrila duduk di atas sebuah kursi besar yang terbuat dari kayu hitam, sementara Sarvakarna, pacar sekaligus salah satu penyihir kegelapan terkuat di bawah komandonya, berdiri di dekat jendela, matanya terfokus pada langit malam yang gelap.

Sarvakarna menghela napas panjang, menatap langit seakan berusaha mencari jawabannya di antara bintang-bintang yang redup. "Shangrila," katanya perlahan, suaranya mengandung kebingungannya. "Entah mengapa, akhir-akhir ini aku merasa seperti aku sedang memerankan tokoh penjahat dalam novel... Apa kita benar-benar melakukan hal yang benar?"

Shangrila memandangnya dengan tatapan tajam, seolah menilai kedalaman kata-kata yang baru saja keluar dari mulut Sarvakarna. Perlahan, ia berdiri dan berjalan mendekati penyihir itu, langkahnya penuh percaya diri, seakan dunia ini adalah miliknya. "Sarvakarna," ujarnya dengan suara yang tenang namun penuh kekuatan, "Tidak ada yang salah dengan apa yang kita lakukan. Kita bukan penjahat. Kita adalah pahlawan super. Kita sedang melindungi Republik Shambala dari kekacauan yang ada. Mereka yang menentang kita adalah mereka yang tidak mengerti."

Sarvakarna menoleh, menatap Shangrila dengan mata yang penuh keraguan. "Tapi... kita menciptakan kekacauan itu sendiri, bukankah begitu? Bagaimana kita bisa dianggap pahlawan jika kita memanipulasi segala sesuatu hanya untuk tujuan kita sendiri?"

Shangrila tersenyum tipis, senyum yang penuh dengan kepastian dan kepercayaan diri. "Karena kekacauan itu hanya sementara, Sarvakarna. Setiap perubahan besar dimulai dengan kekacauan. Dunia ini tidak bisa dipimpin oleh orang-orang lemah yang takut menghadapi kenyataan. Republik Shambala membutuhkan kita untuk mengarahkannya ke masa depan yang lebih baik. Kita adalah pembawa perubahan, bukan penjahat."

Sarvakarna mengangguk perlahan, meski hatinya masih dipenuhi dengan pertanyaan. "Aku ingin percaya padamu, Shangrila. Tapi kadang aku merasa kita terjebak dalam permainan yang lebih besar dari yang kita bayangkan."

Shangrila menatapnya dengan lembut namun penuh keyakinan. "Tidak ada yang lebih besar dari kita, Sarvakarna. Kita yang menentukan jalan ini. Kita yang mengontrol masa depan. Jangan biarkan keraguan itu menghalangi kita. Dunia ini membutuhkan kekuatan, dan kita adalah kekuatan itu."

Sarvakarna terdiam, menelan kata-kata itu. Di dalam hatinya, sebuah pertanyaan besar masih bergema. Namun, ia tahu satu hal: bersama Shangrila, ia akan terus berjuang. Sebagai kekasih, sebagai sekutu, dan sebagai bagian dari perubahan besar yang sedang mereka ciptakan.

Di ruang bawah tanah yang remang-remang, dikelilingi oleh dinding beton kasar dan lampu neon yang berkedip-kedip, Shangrila Arslan berdiri dengan angkuh di depan sekelompok mafia yang tampaknya tak terhitung jumlahnya. Mereka adalah bagian dari jaringan yang telah dibangun oleh Shangrila dengan darah, keringat, dan perhitungan yang tajam. Suasana di ruangan itu tegang, meski semua orang tahu siapa yang memegang kendali. 


Di tengah-tengah mereka, seorang pria besar dengan tato di wajah, yang tampaknya pemimpin kelompok mafia lokal, melangkah maju. Dia mengenakan jaket kulit hitam yang sudah usang dan mata yang tajam, namun ada sedikit kecemasan yang terlihat di sudut matanya.


"B-Bos," pria itu berkata, suaranya berat dan penuh rasa hormat. "Apakah kita benar-benar akan membawa Republik Shambala berkonfrontasi langsung dengan Kekaisaran Vermilion? Mereka adalah negara terkuat di dunia saat ini. Apakah bos tidak takut?" 


Shangrila menatapnya dengan mata tajam, mengamati setiap gerakan pria itu. Dengan senyuman tipis yang penuh kepastian, ia melangkah maju, mendekati pria itu dan sekelompok mafia yang mengelilinginya. Suasana di ruang itu berubah, terasa lebih berat, seolah seluruh dunia tunduk pada kehadiran Shangrila.


"Apa aku terlihat seperti orang yang takut?" jawab Shangrila dengan suara dingin, penuh percaya diri. "Aku bukan Cemen. Tak ada yang perlu aku takutkan. Semua preman, mafia, bahkan bekas perampok yang bersembunyi di balik bayang-bayang Republik Shambala ini ada di bawah kekuasaanku. Mereka semua berada di bawah kendali agar tertib. Secara tidak langsung, aku yang menguasai Republik Shambala di balik layar, semua keputusan ada di tanganku."


Pria besar itu terdiam sejenak, wajahnya menunjukkan sedikit kebingungannya. Namun, dia tidak berani membantah. Salah satu anggota mafia di belakangnya menatap Shangrila dengan ketakutan yang jelas.


"Tapi bos," katanya dengan suara pelan, "Kekaisaran Vermilion... mereka tak akan tinggal diam. Kita bisa saja terinjak oleh mereka." 


Shangrila tertawa pelan, sebuah tawa yang lebih mengerikan daripada menyenangkan. "Terinjak?" katanya, mengangkat alisnya dengan sinis. "Dunia ini tak pernah memberi tempat pada orang lemah. Dan aku tidak mengandalkan kelemahan. Semua musuhku, apapun kekuatan mereka, akan tunduk pada ketertiban yang aku ciptakan. Jika kita harus berperang dengan Kekaisaran Vermilion, maka kita akan berperang. Tapi bukan dengan ketakutan, melainkan dengan kekuatan yang tak bisa mereka lawan."


Si pria besar yang tadi berbicara itu mengangguk pelan, namun ada ketegangan yang terlihat di wajahnya. Dia berusaha menyembunyikan rasa takutnya, tapi kata-kata Shangrila menghantamnya dengan keras.


"Kalau saya sih takut, Bos," kata dia dengan nada yang lebih rendah.


Shangrila menatapnya dengan tajam, dan senyum sinis kembali merekah di bibirnya. "Karena kamu Cemen," jawabnya dengan nada penuh cemoohan. "Jika kamu takut, kamu tidak akan pernah bisa menjadi lebih dari sekadar kaki tangan."


Ruangan itu terdiam, suasana semakin tegang. Semua mata tertuju pada pria besar itu, yang kini menundukkan kepala, mengakui ketakutannya. Di sisi lain, Shangrila berdiri tegak, penuh keteguhan. Baginya, ketakutan bukanlah pilihan. Hanya ada satu arah—maju, menaklukkan, dan mengendalikan. Republik Shambala adalah miliknya, dan siapa pun yang berani menghalangi jalannya akan segera tahu apa artinya menghadapi kekuatan yang tak terkalahkan.


Shangrila memandang sekeliling ruangan itu, memastikan bahwa setiap orang memahami posisinya. "Ingat," katanya dengan suara rendah namun penuh wibawa, "Di bawah kekuasaan kita, tidak ada ruang untuk ketakutan. Hanya ada ruang untuk mereka yang berani mengubah dunia. Dan dunia ini, akan kita ubah." 


Dengan kata-kata itu, dia berbalik, meninggalkan ruang itu dengan langkah penuh percaya diri, meninggalkan sekelompok mafia yang kini tahu dengan pasti siapa yang benar-benar memegang kendali di Republik Shambala.

Di ruang pertemuan yang gelap, hanya cahaya lilin yang menerangi wajah Shangrila Arslan yang tampak penuh perhitungan. Di sekitar meja panjang yang terbuat dari kayu gelap, sekelompok elit yang setia kepadanya duduk, menunggu instruksi selanjutnya. Mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam jaringan kekuasaannya, mereka yang tahu betul bahwa langkah Shangrila tidak pernah tanpa perhitungan.


Shangrila berdiri di depan sebuah peta besar yang terhampar di dinding, menunjuk ke titik-titik yang menunjukkan wilayah perbatasan Republik Shambala yang berbatasan langsung dengan Kekaisaran Vermilion. Suasana di ruangan itu tegang, sebuah rencana besar sedang dipersiapkan.


"Sekarang kita harus berbicara tentang langkah selanjutnya," kata Shangrila dengan suara tegas dan penuh keyakinan. "Vermilion telah melakukan intervensi di tanah kita, memanfaatkan kekosongan pemerintahan di Shambala. Mereka mencoba mengendalikan kami. Tapi mereka salah paham jika mereka berpikir kita akan diam saja."


Di ujung meja, seorang pria bertubuh kekar dengan tatapan serius mengangkat tangan. "Bos, kami tahu kita tak bisa terus bernegosiasi dengan mereka. Tapi apakah kita benar-benar akan melawan mereka secara langsung? Kekaisaran Vermilion adalah negara terkuat di dunia ini."


Shangrila menatap pria itu dengan mata yang tajam dan penuh wibawa. "Tidak, kita tidak akan melawan mereka dengan kekuatan militer konvensional," jawabnya dengan mantap. "Kita akan menggunakan cara yang lebih cerdas. Cara yang tak terduga. Aku sudah menyiapkan sesuatu yang akan menghancurkan mereka tanpa mereka sempat melawan."


Pria kekar itu tampak bingung, namun diam mendengarkan.


Shangrila melangkah maju, menuju meja besar yang dipenuhi dengan berbagai dokumen dan file. Dia mengambil sebuah map hitam, membukanya perlahan, dan mengeluarkan sebuah gambar yang menunjukkan penampakan botol-botol kecil berisi cairan tak dikenal. Dia meletakkan gambar itu di meja, dan semua mata tertuju padanya.


"Apa ini, Bos?" tanya salah satu pengikutnya dengan suara penasaran.


"Ini adalah senjata biologis yang sangat mematikan," jawab Shangrila dengan senyum tipis yang mengerikan. "Gas flu burung, dalam bentuk yang telah dimodifikasi. Aku akan menyebarkannya di wilayah perbatasan. Cukup untuk membuat mereka terjangkit dalam waktu singkat. Kita tak perlu berhadapan dengan tentara mereka di medan perang. Ini akan membunuh mereka dalam diam, tanpa meninggalkan jejak."


Ruangan itu hening sejenak, para pengikutnya saling berpandangan, tampak terkejut dan khawatir.


"Bos, apakah ini aman?" tanya seorang wanita dengan suara gemetar. "Jika kita menyebarkan ini, kita juga bisa berisiko tertular."


Shangrila menatap mereka satu per satu dengan ketenangan yang hampir menakutkan. "Kalian terlalu khawatir. Semua ini sudah dipersiapkan dengan sempurna. Gas ini hanya akan menyerang mereka, bukan kita. Mereka akan merasakannya sebelum mereka sempat melawan. Ketika wabah itu menyebar, kekaisaran akan terguncang. Perekonomian mereka akan runtuh, pasukan mereka akan kehilangan moral, dan mereka tak akan punya pilihan selain mundur."


Salah satu pengikutnya yang lebih tua mengangguk perlahan, lalu bertanya dengan suara penuh kehati-hatian. "Dan jika mereka balas menyerang, Bos? Jika mereka tahu kita yang melakukannya?"


Shangrila tersenyum, sebuah senyum yang penuh kepercayaan diri dan kebijaksanaan. "Vermilion tak akan pernah tahu siapa yang bertanggung jawab. Ini akan tampak seperti wabah alami yang tak terduga. Mereka akan sibuk berusaha mengatasi dampaknya, dan mereka tidak akan punya waktu untuk mencari tahu siapa yang ada di baliknya."


Seorang pria muda di sudut ruangan mengangkat tangan dengan penuh rasa ingin tahu. "Bos, apa yang akan kita lakukan setelah itu?"


Shangrila menatapnya tajam, matanya menyala dengan ambisi yang menggetarkan. "Setelah kekaisaran runtuh, kita akan mengambil alih. Republik Shambala yang kini kosong akan dipimpin oleh kita, dengan kekuasaan yang lebih besar dari sebelumnya. Tidak ada lagi intervensi dari luar. Kita yang mengendalikan semuanya. Dan mereka... mereka akan mengingat bahwa kita bukan hanya sekadar negara. Kita adalah kekuatan yang tak terbendung."


Semua pengikutnya diam, mengangguk pelan, seakan mulai merasakan kedalaman rencana itu. Mereka tahu bahwa di balik setiap langkah Shangrila ada keteguhan dan ambisi yang tak terbendung.


Shangrila menatap mereka satu per satu, lalu dengan suara penuh wibawa berkata, "Inilah saatnya kita membalas, dengan cara yang tak bisa mereka duga. Kita akan membuat dunia tahu siapa yang benar-benar menguasai Shambala. Dan ketika mereka mendengar namaku, mereka akan tahu, kita adalah kekuatan yang tak bisa dihentikan."


Dengan kata-kata itu, Shangrila menutup map hitam itu, menyembunyikan senjata biologis mematikan yang telah dia siapkan. Rencana besar untuk menghancurkan Kekaisaran Vermilion akan segera dimulai.


Di ruang yang gelap itu, suasana semakin tegang setelah Shangrila mengungkapkan rencananya. Para pengikutnya terdiam, mencerna kata-kata bos mereka yang penuh ambisi. Namun, salah satu dari mereka, pria besar dengan tato di wajah, yang sebelumnya mengangkat pertanyaan tentang konfrontasi langsung dengan Kekaisaran Vermilion, kali ini terlihat jelas cemas. Dia menatap Shangrila dengan raut wajah yang tak bisa lagi menyembunyikan ketidaksetujuannya.


"Bos," pria itu berkata, suaranya berat dan terbata-bata, "ini... ini gila. Kamu benar-benar akan menyebarkan gas biologis itu? Ini kejahatan perang, Bos! Apa yang kamu rencanakan bisa menghancurkan banyak nyawa, tanpa ampun. Kamu nggak waras, ini tak bisa kita lakukan!" 


Shangrila menatapnya dengan tatapan yang tajam, seolah sedang menilai si mafia yang baru saja berbicara. Tidak ada tanda-tanda amarah di wajahnya—hanya ketenangan yang menakutkan. Perlahan, ia berjalan mendekat, matanya tidak pernah lepas dari mata pria itu.


"Apakah kamu takut?" suara Shangrila terdengar tenang, tapi penuh kekuatan. "Apakah kamu takut untuk melangkah lebih jauh, takut menghadapi kenyataan bahwa dunia tidak akan berubah jika kita terus berjalan di jalan yang sama? Kamu memang cemas, karena kamu hanya melihat sisi kemanusiaan dari apa yang akan kita lakukan. Tapi kita bukan orang biasa. Kita bukan sekadar pengikut atau pejuang yang takut untuk mengambil langkah besar."


Pria itu menarik napas panjang, tidak tahu harus berkata apa lagi. Dia tahu siapa Shangrila, tahu betul bahwa bosnya tak akan mundur dari apa yang sudah dia rencanakan. Namun, kata-kata itu masih menghantuinya, menyadarkannya bahwa ini bukan sekadar perang konvensional—ini adalah sesuatu yang lebih kejam.


Shangrila melanjutkan, suaranya semakin rendah namun semakin tegas, "Kejahatan perang? Mungkin. Tapi kalau kita tidak bertindak, siapa yang akan melindungi Republik Shambala? Mereka yang datang dan menginjak-injak tanah kita, menjajah, mencuri, dan mengendalikan kita dengan kekuatan mereka sendiri—kamu menyebut itu apa, kalau bukan kejahatan yang lebih besar? Mereka yang datang ke sini dengan niat buruk, yang ingin mengubah Shambala menjadi alat mereka. Kami, aku, adalah satu-satunya yang bisa mengubah nasib republik ini. Dan untuk itu, kita harus menggunakan semua kekuatan yang kita miliki. Dunia ini tidak peduli dengan kebenaran. Mereka hanya peduli pada siapa yang memiliki kekuatan untuk bertahan hidup."


Pria itu menundukkan kepala, matanya penuh keraguan. "Tapi Bos, ini terlalu jauh. Kamu bilang kita melindungi republik, tapi dengan cara ini, kita bisa membunuh ribuan orang yang tidak bersalah. Banyak yang akan menderita. Apa kita pantas melakukan ini?"


Shangrila berhenti sejenak, membiarkan keheningan mengisi ruangan itu. Suaranya kemudian kembali, lebih dalam dan penuh kepastian. "Kita bukan pahlawan dalam cerita yang manis, kita adalah mereka yang berani mengambil jalan yang keras untuk mencapai tujuan kita. Jika orang-orang yang tidak bersalah terpengaruh, itu bukan kesalahan kita. Itu adalah harga yang harus dibayar untuk perubahan besar yang kita bawa. Dunia tidak akan pernah peduli dengan kita jika kita tidak menunjukkan kekuatan kita."


Salah satu anggota mafia yang lebih muda, yang selama ini hanya diam, akhirnya berkata dengan suara gemetar, "Tapi Bos, apakah ini benar? Kita akan dihukum, kita bisa dihancurkan kalau mereka tahu kita yang melakukannya."


Shangrila menoleh, wajahnya menunjukkan ekspresi yang sulit dibaca, namun ada kekuatan yang tak terbantahkan di baliknya. "Jika kita harus dihukum, maka kita akan melakukannya dengan kepala tegak. Tidak ada yang bisa menghentikan kita. Jika kita diam saja, kita akan tetap menjadi budak mereka. Jika kita bergerak, kita akan menjadi penguasa. Pilihannya ada di tangan kita."


Pria besar yang sebelumnya berbicara itu menghela napas dalam-dalam, matanya penuh kebingungan dan rasa takut yang semakin mendalam. "Saya... saya nggak tahu, Bos. Kalau ini berhasil, kita memang akan menguasai dunia. Tapi saya takut, kita sudah terlanjur terlalu jauh. Saya nggak bisa ikut serta dalam kejahatan seperti ini."


Shangrila menatapnya dengan tajam, dan untuk sesaat, keheningan memenuhi ruangan. Kemudian, dia berbicara dengan nada yang lebih dingin dan tegas. "Jika kamu merasa takut, lebih baik kamu pergi sekarang. Karena aku tidak membutuhkan orang-orang yang ragu di sini. Kita sedang membangun masa depan yang besar, dan orang-orang seperti kamu yang merasa ‘takut’ hanya akan menghalangi kita."


Pria besar itu terdiam, akhirnya dia menundukkan kepala, berjalan mundur perlahan, meninggalkan ruangan. Beberapa anggota mafia lainnya saling berpandangan, ragu, namun tak ada yang berani mengucapkan kata-kata lebih lanjut.


Shangrila kembali ke meja besar, menatap peta dengan tatapan kosong, seolah merencanakan langkah berikutnya. "Kita akan maju, apapun yang terjadi. Semua yang menentang kita akan tahu—kita adalah kekuatan yang tak bisa dihentikan."


Dengan keputusan yang diambil, suasana di ruangan itu kembali sunyi. Kepercayaan diri Shangrila tak tergoyahkan, sementara beberapa dari anak buahnya mulai mempertanyakan batas moral mereka, tetapi tak ada yang berani mundur dari perjalanan yang telah dimulai.

XXX

Elementals Guardian, yang didirikan pada awal Orde Baru di Republik Libertenesia dan menjadi kelompok pertama yang berisi Hellix dan manusia biasa, adalah kelompok superhero yang menjadi cikal bakal Sword of Khalled dan Nusantarisers Academy. Bahkan, Nenek Herliyan, saat masih muda, adalah satu-satunya Hellix di pihak Indonesia dalam kelompok tersebut.

Para Elementals Guardian hidup di Zaman Keemasan Buku Komik sebuah era dimana buku-buku komik superhero di Republik Libertenesia sangat populer antara tahun 1938 hingga 1956. Pada era ini juga, buku komik modern pertama kali diterbitkan dengan pola dasar superhero diperkenalkan. Bahkan terbentuknya kelompok tersebut yang melakukan perlawanan terhadap Libertenesia Internazionale Comintern terinspirasi terhadap cerita di komik superhero.

Herliyan atau Pandora Rabbit adalah gadis remaja titisan Dewi Bulan Chang e dalam Mitologi Tiongkok yang merupakan satu satunya anggota perempuan sekaligus satu satunya anggota yang benar benar memiliki kekuatan super di kelompok superhero Garudamen sebagai seorang Hellix, dia mendapatkan kekuatan tersebut dari Redly ketika di usia 15 tahun dan berhasil mencegah Felis catus memasuki bumi.

Meskipun Republik Libertenesia merasakan euforia kebahagiaan setelah merdeka dari penjajahan kekaisaran Hollandia selama 350 tahun , Herliyan sang Kelinci Pandora mendapatkan penglihatan masa depan jika tanah Nusantara ini justru sedang menuju zaman kegelapan, dia kemudian bergabung dengan Garudamen atas tawara The Anonymous dan menjadi kelompok pahlawan main hakim sendiri.

Karena adanya demonstrasi besar besaran simpastisan Partai Libertenesia Internazionale Comintern atas terbunuhnya Ketua Adit, mereka menuntut pemerintah menghukum mati The Anonymous dan membubarkan grup vigilante Superhero tersebut yang dianggap melakukan anarki di masyarakat tersebut sebagai organisasi terlarang pada 30 September 1965.

Akibatnya Presiden pertama Libertenesia Soerjapoetra berkuasa lebih lama sampai kematiannya di tahun 1970 karena Partai Libertenesia Internazionale Comintern yang dia dukung gagal melakukan kudeta terhadap negara yang akan menjadi skandal untuk kekuasaannya.

XXX

Supriyadi memandang Batalyon Kamerad Dasamuka dengan tatapan tajam dan terpincing yang agak meremehkan. Insiden teroris yang melibatkan kapal terbang Zeppelin di Jakarta, yang dilakukan oleh Rhaksasagna Fretelin Neo PKI, tampaknya tak begitu mengesankan baginya.

Supriadi adalah pahlawan nasional Republik Indusnesos yang hilang tanpa jejak. Banyak yang ragu dia masih hidup atau tidak. menurut rumor telah moksa ke nirwana setelah dieksekusi mati oleh Kekaisaran Holladia yang menjajah negara Indusnesos,

Pada kenyataannya dia masih ada dan menjadi tentara super berpengalaman yang melindungi Republik Indusnesos dari berbagai ancaman di balik layar dan telah hidup lebih dari satu abad berkat serum manusia super

Padahal, sejarah mencatat bahwa Prabu Rahwanawijaya, sang raja segala Buto Ijo, pernah menyerang Ayodhya pada akhir era Tretayuga, ribuan tahun lalu. Bahkan sukmanya juga menyerang Kuruserta pada akhir era Dwaparayuga puluhan ribu tahun lalu.

Di zaman Jayabaya dan Angling Darma, pasca Mahabharata, pasukan mereka menyerang kerajaan Kediri hingga Demak, ratusan tahun silam. Iblis jahat yang telah berusia ratusan ribu hingga jutaan tahun kini telah berevolusi menjadi Sukma yang kini bertempat di Gunung Ungaran, di tanah Jawa. Gen Rhaksasa yang dulunya melawan Sri Rama di reruntuhan peradaban Sri Lanka sejak era Dwaparayuga kini menyatu dengan Kamerad Dasamuka Vikramadhitya. Dengan pengalaman bertarung yang panjang dan tak terhitung, kemampuan bertempur mereka tak perlu diragukan lagi.

XXX

Partai Libertenesia Internazionale Comintern adalah salah satu organisasi Anti Hellix pertama di negara ini, mereka memandang kekuatan para Hellix yang tak manusiawi dapat menyebabkan kesenjangan sosial semakin nyata dan keberadaan mereka yang menyeru dewa Dewi dapat menjadi candu masyarakat. Namun mereka menjilat ludahnya sendirinya demi mendapatkan kekuatan.

Pasukan Rhaksasa itu dipersenjatai dengan alat alat perang Era Soviet dan memakai seragam serta bendera komunis dan menyanyikan lagu Internazionale seakan sedang berada di abad ke 20

Kamerad Dasamuka ketua Neo Internazionale Comintern Indusnesos- Fretelin adalah salah satu pemimpin gerakan ICI dalam kudeta 30 September yang menerima protokol darurat dari ketua umum partai Nusa Aditya untuk mengungsi ke Republik Rakyat Cina demi menciptakan manusia super dari ras Raksasa untuk pertempuran di masa depan melawan pemerintahan Orde Baru di Republik Indusnesos.

Gagalnya skandal kudeta Partai Libertenesia Comintern Internazionale yang membuat kekuasaan presiden Soerjapoetra yang anti kesultanan Malaya bertahan hingga tahun 1970 juga memperkeruh situasi perang dengan Kesultanan Malaya.

Pada tahun 1998 tepat setelah runtuhnya kekuasaan Presiden Hartoyono yang terkenal otoriter dengan pemerintahan teror dan berkuasa selama 30 tahun di Republik Libertenesia lengser. Libertenesia berganti nama menjadi Republik Indusnesos yang berarti kepulauan India dalam Bahasa Yunani.

Sejak Jendral Besar Hartoyono yang menjadi oposisi Internazionale Comintern Libertenesia (ICL) diangkat menjadi Presiden partai tersebut akhirnya dibubarkan.

Kamerad Dasamuka Vikramadhitya, sebagai orang yang memiliki gen Hellix sintetis Prabu Rahwanawijaya dari reruntuhan peradaban kuno Sri Lanka, mengatakan bahwa Dharma Wulan memiliki darah kotor seorang pengkhianat, karena Dharma Wulan adalah keturunan Prabu Wibisana yang mengkhianati kerajaan Alengka, Kumbakarna, dan Prabu Rahwanawijaya kepada pihak Sri Rama.

Setelah kematian Presiden pertama Libertenesia Seorjapetra di tahun 1970 Partai Libertenesia Internazionale Comintern yang menguasai pemerintahan membubarkan seluruh partai dan ormas agamis maupun Nasionalis dan mengubah Libertenesia menjadi negara dengan sistem satu partai, mereka berusaha menyingkirkan seluruh oposisi dan merebut kekuasaan negara menjadi terpusat, oposisi terkuat Partai Internazionale Comintern Libertenesia adalah Presiden kedua Libertenesia Hartoyo yang sangat anti dengan Ideologi partai Internazionale Comintern Libertenesia dan mendapatkan kekuasaan setelah ditunjukkan Seorjapetra dalam surat perintah 11 Maret 1965, meski banyak konspirasi jika surat perintah tersebut adalah rekayasa.

Kila dan Dharma Wulan mengeluarkan Jurus Bhatara Angin Dewa Hanoman untuk melawan Kamerad Dasamuka karena Prabu Rahwana protes pada para dewa karena sudah diberikan kekebalan masih kalah melawan Hanoman,padahal setelah bertapa pada para dewa para Dewa hanya menjanjikan dia akan kebal dari semua mahluk surgawi tapi dia tak meminta kebal dari kera atau manusia yang bunuh Rahwana bukan manusia tapi Kera Sakti Hanoman yang menggencetnya,Jadi Dewa yang memberinya anugrah hanya bisa tertawa hal ironis dan salahnya sendiri itu

Alasan Dharma Wulan memiliki tubuh yang lebih besar dari manusia umumnya dan aura energi monster adalah karena dia adalah manusia setengah Ras Rhaksasa atau Ashurayhaksa, keturunan Prabu Wibisana yang mengkhianati Rahwana demi Jalan Dharma dan berpihak kepada Rama pada akhir Perang Dwaparayuga. Karena itu, Kamerad Dasamuka Vikramadhitya, sebagai orang yang memiliki gen sintetis Hellix Prabu Rahwanawijaya dari reruntuhan peradaban Sri Lanka atau Alengka, menjadi lawan yang cukup seimbang bagi Dharma Wulan. Rahwanawijaya adalah saudara yang jauh lebih kuat dari Wibisana. Namun, Dharma Wulan juga memiliki kekuatan dewa api dan matahari, Brama dan Apollo, serta jalan Dharma yang membuat Kamerad Dasamuka kewalahan melawan anak yang dia sebut sebagai darah kotor, karena merupakan keturunan Pengkhianat Alengka Singgelapura. Belum lagi, selain keturunan ras Rhaksasa atau Ashurayaksa, dia juga merupakan Hellix yang mengalami mutasi gen acak. 

Republik Indusnesos atau Libertenesia saat masa pemerintahan Orde Baru dengan rasa ketakutan akan tersebarnya pengaruh Komunisme di Asia Tenggara dikarenakan trauma yang terjadi pada tahun 1965 akhirnya memutuskan untuk pada tahun 1975 menginvasi negara tetangganya yaitu Timor Leste yang pada saat itu dibawah pengaruh politik kiri yaitu dibawah Partai Frentilin. Indonesia yang pada saat itu yang merupakan negara yang sangat anti dengan paham kiri pun mengirimkan 35.000 tentara terbaiknya dalam operasi militer terbesar yang pernah militer Indonesia lakukan. Operasi yang biasa disebut sebagai Operasi Seroja ini pada masa itu berhasil dengan cepat menumpas kekuatan militer dari Timor Leste yang mayoritasnya merupakan mantan tentara kolonial untuk Portugal sebelumnya, dan dalam waktu 7 bulan Militer Indonesia berhasil menguasai sepenuhnya dari Timor Leste dan menjadikannya provinsi ke-27 Indonesia.dalam prakteknya Indonesia menggunakan banyak sekali tindakan-tindakan yang sangat brutal dalam menaklukkan penduduk Timor Leste. Yang dimana dalam upaya untuk menaklukkan basis kekuatan militernya Frentilin di pegunungan mereka menggunakan taktik membombardir habis-habisan untuk membuat penduduk disana kelaparan, dengan beberapa tudingan bahwa militer Indonesia menggunakan senjata kimia untuk membuat makanan jadi tidak bisa dimakan dan akhirnya mereka menyerah.

Ada beberapa laporan juga bahwa militer dalam upaya menaklukkan para tentara Timor Leste, menggunakan anak kecil dan para lelaki yang berasal dari kamp pengungsi yang digunakan sebagai sandera dalam upaya mencari anggota Frentilin yang bersembunyi. Ketika mereka ditemukan, para tentara ini akan terpaksa untuk menyerah atau menembaki penduduk mereka sendiri.

XXX

Kamaratih adalah Dewi Bulan dari Bumi yang merupakan perwujudan atau bentuk awal kekuatan Kila,ketika Kila semakin kuat dan mendapatkan level baru Kila berubah menjadi Artemis sebagai Dewa Bulan dari sistem lain.

Mskipun dalam hubungan darah Kila sebagai titisan atau inkarnasi Artemis adalah saudara sepupu dari Amane Misa, inkarnasi Dewi Perang dan Kebijaksanaan, Minerva, namun sebagai Hellix, Kila dan Amane Misa sudah seperti saudara kandung, meskipun mereka berasal dari ibu yang berbeda. Hal ini karena Artemis dan Minerva sama-sama adalah putri dari Zeus.

XXX

Dharma Wulan adalah keturunan Wibisana dari Era Ramayana dan juga Hellix titisan dewa Penguasa Api Brama yang dapat bertransformasi menjadi Dewa Apollo. Karena itu, dia memiliki emosi dan perasaan yang tak terjelaskan dengan Kila, yang merupakan Dewi Bulan, titisan Dewi Bulan Kamaratih, dan Artemis, yang merupakan saudari kembar Apollo.

Meski sempat terjadi cinta segitiga antara Kila, Dharma Wulan, dan Jean Atreus Pendragon, Dharma Wulan tak benar-benar menganggap Kila sebagai kekasih, melainkan sebagai saudara kembar. Meski mereka berdua sebenarnya tak memiliki ikatan darah, sebagai titisan Dewi Bulan Kamaratih yang dapat bertransformasi menjadi Dewi Bulan Artemis, Kila adalah saudara kembar Dharma Wulan, yang merupakan titisan dewa penguasa api, Brama, yang dapat bertransformasi menjadi Apollo. Karena Apollo dan Artemis sendiri adalah anak kembar yang memiliki orangtua yang sama, yaitu Leto dan Zeus.

Dharma Wulan juga memahami bahwa Kila sendiri adalah seorang Ratu Penyihir Kelinci Bulan atau Moon Phoenix Rabbit, yang merupakan personifikasi dari Bulan dan cahayanya itu sendiri, tak peduli dari sudut pandang budaya apapun. Selain titisan Dewi Bulan Artemis, yang merupakan saudara kembarnya sebagai Dewa Matahari Apollo, dualisme Kila sebagai Hellix memiliki gen dari dua Dewi Bulan dari kebudayaan berbeda karena mutasi gen acak. Selain titisan Artemis, Kila juga merupakan titisan Dewi Sang Hyang Batari Kamaratih dari kebudayaan lain, yang mencintai Batara Kamajaya, kekasih sejatinya. Sosok Batara Kamajaya tersebut ada dalam diri Jean Atreus Pendragon, seorang pangeran ras alien dari Moon Camelot Kingdom, yang juga merupakan titisan Batara Kamajaya dan kekasih Dewi Bulan Kamaratih.

Sebagai titisan Batara Kamajaya, Dharma Wulan yakin bahwa Jean Atreus Pendragon, sebagai perwujudan Batara Kamajaya, adalah kekasih yang lebih pantas untuk Kila, sebagai cinta sejati dari titisan Batari Kamaratih yang menitis ke Kila sebagai jalan takdir. Sebagai titisan Dewa Matahari Apollo, Dharma Wulan merasa bahagia bahwa saudari kembarnya, Batari Kamaratih, yang dapat bertransformasi menjadi Dewi Artemis sang Rembulan, bisa hidup bahagia bersama Jean, yang merupakan perwujudan dari Kamajaya, kekasih Batari Kamaratih.

XXX

Kila Sebagai detektif mengumpulkan banyak referensi, yang juga bisa dipakai untuk menganalisa kasus. Tapi jika referensi kurang, maka juga sulit menyimpulkan.

Sebagai detektif, dia tidak hanya harus menemukan pelaku dan memecahkan kasus kejahatan, melainkan juga menganalisis motif pelaku. Kila juga paham bahwa salah satu motivasi Samir melakukan kejahatan adalah karena dia pernah menjadi korban junta militer yang menerapkan sistem pengawasan di internet dan otak manusia, serta mendiskriminasi dan mendiskreditkan orang dengan gangguan mental dengan mencap mereka sebagai penjahat demi mencegah kasus kejahatan sebelum penjahat mulai beraksi. Junta militer menangkap paksa orang-orang dengan gangguan mental untuk direhabilitasi di bangsal psikiatri penjara.

Selain mengandalkan pengamatan, imajinasi dan kreativitas yang luar biasa. Kila juga menggunakan teknik pembalikan logika dalam menyelesaikan kasus,dengan imajinasi dan kreativitasnya Kila mampu menyusun cerita yang melatar belakangi atau motivasi dari suatu kasus dengan akurat. Ia pandai membaca karakter seseorang dan mengenali motivasi orang tersebut hal ini membantunya memahami alasan dibalik tindakan seseorang,bahkan Samir yang sangat kompleks dan membuat kebanyakan orang tersesat dengan tujuan aslinya. Kila mampu melihat sudut pandang berbeda dengan imajinasi dan kreatifitas dan menggunakan solusi yang tak biasa dengan menggunakan cara berpikir yang berbeda dari pemikiran umum untuk mendapatkan gagasan baru atau menyelesaikan kasus kasus misterius serta masalah yang rumit dalam kehidupan sehari hari

Orang dengan gangguan mental seperti Samir dipercaya berpotensi melakukan kejahatan. Samir pernah disiksa dan didoktrin di bangsal psikiatri penjara, tetapi karena metode mengerikan yang dilakukan oleh junta militer, bukannya sembuh, hal itu malah membuatnya menjadi penjahat yang berpikir bahwa dia adalah juru selamat yang diutus Tuhan untuk menghancurkan pemerintahan totaliter yang dapat membuat manusia tak tampil apa adanya dengan bebas.

Manusia terlahir berbeda. Di zaman yang terkutuk ini, kejahatan seseorang sudah bisa diukur dari gen menggunakan AI. Demi menangkap orang yang berpotensi melakukan kekerasan sebelum kejahatan terjadi, penguasa memandang mental sakit yang dideteksi oleh detektor sebagai pemicu orang untuk berbuat kejahatan. Ketika sistem mendeteksi mental yang sakit, sistem akan mengirimkan rekomendasi kepada orang terkait untuk terapi, dengan harapan mereka tidak berbuat kriminal di tengah masyarakat. Namun, jika orang itu menolak sistem, maka orang tersebut akan dianggap sebagai kriminal. Jika seseorang sudah dicap kriminal oleh teknologi futuristik ini, maka mereka akan dijemput paksa oleh pihak kepolisian dan dibawa ke bangsal psikiatri penjara oleh pemerintah Junta Militer yang sangat mengawasi rakyatnya melalui internet dan terancam mendapatkan hukuman mati. Hukum hanya membuat manusia tidak bisa tampil apa adanya.

Rata-rata orang yang melakukan kejahatan karena ada kepribadian bawaan yang ada dalam dirinya atau karena lingkungan yang sangat buruk yang membuat mereka menderita seumur hidupnya. Lingkungan tempat mereka dilahirkan dan kepribadian bawaan sejak lahir, lagi-lagi bukan kehendaknya. Dorongan mereka untuk melakukan kejahatan bukan berasal dari diri mereka sendiri, melainkan dari sesuatu yang sama sekali tak mereka kehendaki. Apakah mereka layak mendapatkan hukuman?

Sistem ini merenggut kebebasan setiap orang dan menghilangkan kemanusiaan penegak hukum yang seharusnya mengayomi masyarakat. Rekomendasi terapi selalu kutolak karena semua psikiatri penjara itu bajingan yang intimidatif dan selalu menyalahkanku karena terlahir ke dunia ini. Aku memanipulasi mereka agar mendapatkan hasil diagnosis yang berbeda-beda agar aku dibebaskan dari bangsal psikiatri penjara karena kurangnya bukti, karena mereka berusaha mendeteksi cara berpikir penjahat dan menangkapnya sebelum kejahatan terjadi. 

Kila merasa kesal setelah rahasia terbongkar, karena teknologi sistem penegak hukum yang mengatur tatanan sosial selama ini adalah sekumpulan otak para kriminal yang tidak memiliki empati. Itu artinya, Kila dan para detektif maupun polisi lain tanpa sadar bekerja dan menerima perintah dari para kriminal juga. Di mana teknologi penegakan hukum yang menghukum kriminal dikendalikan oleh sekumpulan otak kriminal kelas kakap yang tidak memiliki empati, dengan cara diawetkan. Mereka berkuasa secara mutlak atas manusia. Sistem ini diciptakan dengan otak para kriminal yang tak memiliki empati dan mengedepankan logika daripada emosi demi membuat sistem penegakan hukum yang sempurna dan tak memiliki belas kasihan pada para penjahat, demi menghindari penyuapan aparat penegak hukum serta mencegah perilaku kriminal yang lebih besar demi menjaga ketentraman masyarakat.

Sistem ini bagi Samir adalah tamparan bagi kemanusiaan. Mereka bagaikan tuhan palsu yang jahat, merenggut kemanusiaan dan kebebasan. Kila pun merasa, jika mereka bekerja mengikuti arahan dan perintah sistem yang berasal dari kumpulan otak kriminal yang tidak memiliki empati dan dapat memerintah secara mutlak tanpa belas kasihan, sama saja mereka bekerja dan menjadi bagian dari kriminal itu sendiri yang tak memiliki empati dan rasa kemanusiaan.

Pemerintahan fasis junta militer terus berlanjut. Kila mengetahui rahasia junta militer dan dibiarkan tetap hidup kalau menjaga rahasia. Meski dia kesal, Kila ingin yang terbaik untuk masyarakat. Dia mengakui bahwa sistem ini cukup efektif menjaga tatanan sosial yang ada untuk mencegah kriminalitas, meski sangat gila dan tak manusiawi. Jika sistem ini dihancurkan, akan ada kekacauan yang lebih besar lagi, ditambah banyaknya kerusuhan dan depresi yang ada yang dapat menyebabkan pemberontakan dan pertumpahan darah.

XXX

Di Nusantarisers Academy, Paman Kila yang merupakan Hellix titisan Zeus dan kakak sepupunya Minerva, memintanya datang ke sebuah sekolah untuk menjadi salah satu dan satu-satunya pengajar di sekolah tersebut. Dia punya waktu satu tahun untuk mendidik para dewa yang masih muda itu, tenang seperti apa artinya menjadi manusia, sementara juga belajar tentang para dewa itu. Mulai dari dewa petir Indra dan Surya dari Mitologi Jawa-Bali, Pangu dewa langit dan Nuwa Dewi bumi dari Tiongkok, hingga Dewa Norse dan Yunani seperti Hercules dan raksasa Ymir.

Mereka adalah pahlawan yang melawan penjahat demi membuat manusia dan Hellix bisa hidup berdampingan dan selalu menang, meskipun mungkin banyak yang tak menduga jika anak anak ini seperti  Jean Atreus Pendragon yang mudah emosi bisa menjadi pahlawan,mereka memiliki bakat yang membuat mereka menonjol dari kerumunan,tapi mereka belajar menjadi pahlawan membawa tanggung jawab yang besar.Meski mereka bisa saja selalu menang dengan mudah tapi mereka tetap berdedikasi pada tujuannya meski ini membawa penderitaan dan pengorbanan mereka adalah pahlawan sejati.

Para Nusantarisers Moon Heroes yang bertempur di garis depan melawan para Hellix jahat maupun organisasi Khalled sebagai manusia biasa ahli pedang yang berada di garis belakang untuk membantu menyelamatkan dan melindungi rakyat sipil dan mengurus kesehatan dan palang merah bagi para Hellix di Nusantariser adalah pahlawan sejati.

Dharma Wulan adalah titisan Dewa Brama, penguasa api dan keturunan langsung keturunan Wibisana, Raja Alengka. Aisyah Nadia, titisan Dewi Uma yang penuh kasih. Kila Moon Mikaela Phonix Rabbit, titisan Dewi Bulan Kamaratih. Amane Misa, saudara sepupu Kila dari Jepang, adalah titisan Minerva Athena, Dewi Kebijaksanaan dan Perang Yunani-Romawi. Sedangkan Jean Atreus Pendragon aka Golden Herakles Hamstersonic Bolt dan Chika aka Falcona Ikarus bukan sekadar titisan dewa. Mereka lebih kuat; mereka adalah putra dan putri mahkota yang berasal dari Moon Camelot Kingdom, ras yang sama kuatnya atau lebih dari para dewa itu sendiri, meski begitu Jean Atreus Pendragon adalah titisan Batara Kamajaya seorang dewa cinta dalam legenda wayang purwa. terkenal karena ganteng kelewat batas, Batara Kamajaya adalah anak dari betara Ismaya (Mbah Semar) dengan Dewi Sri.

Seperti sebuah takdir Jeand Atreus Pendragon yang merupakan titisan Kamajaya mencintai Kila yang merupakan keturunan Batari Kamaratih.

Minerva adalah anak dari Zeus dan Dewi Metis, sedangkan Artemis dan Apollo adalah saudara kembar laki-laki dan perempuan, anak Zeus dan Dewi Leto. Sejak kecil, Minerva dan Artemis sudah menjadi wanita yang super kuat dan menjadi kebanggaan para Olympian. Namun, ada Dewa Mars, dewa Perang, yang sangat iri dan tak suka dengan Dewi kebijaksanaan Minerva sebagai sesama dewa perang yang selalu dipuji Zeus dan berpotensi menjadi pemimpin Olympus, menggantikan Zeus alih-alih dirinya. Dewa Mars merasa pencapaiannya sebagai dewa perang tak diapresiasi layaknya Minerva, dan menumbuhkan rasa benci serta ketidakamanan pada posisinya sebagai dewa perang. Calon penerus penguasa Olympus akan digantikan oleh dewa perang lain, yaitu Dewi Minerva. Dewa Mars sangat ingin menjadi penguasa Olympus dan tak ingin kekuasaannya direbut oleh siapapun, termasuk Minerva, terutama sejak Zeus telah meninggal dan kabarnya telah menitis kembali. Dewa Mars sudah memiliki rencana untuk mencegah Dewi Minerva menjadi penerus Olympian dan kandidat penerus tahta Zeus, menggantikan dirinya. Dia meminta bantuan dari Penyihir Iscariot yang bisa meramalkan masa depan. Ramalan itu mengatakan bahwa di masa depan, planet-planet di tata surya akan sejajar membentuk sebuah garis, yang akan membuat Titan atau makhluk raksasa yang dikurung Zeus kembali menyerang Zeus. Saat itulah dia bisa mencegah Zeus atau Minerva merebut kembali tahta Olympus darinya. Hanya saja, akan ada satu orang yang menghalangi Mars, yaitu seorang anak perempuan yang merupakan titisan dari salah satu saudarinya sendiri, yaitu Dewi Bulan Artemis. Anak perempuan tersebut adalah Kila, seorang Hellix berwujud Kelinci Bulan Phoenix terkuat yang merupakan saudari dekat sekaligus pelindung dari Dewi perang Minerva. Kila adalah titisan dari dua Dewi terkuat di pantheon berbeda yang dapat bertransformasi menjadi Dewi Bulan Artemis, putri Zeus, maupun menjadi Sang Hyang Batari Kamaratih, yang merupakan istri Batara Dewa Kamajaya.

Mendengar ini, Mars mengirim anak buahnya, para penyihir Gorgon, untuk meminumkan Kila yang masih bayi sebuah ramuan racun supaya Kila tak tumbuh dengan memiliki kekuatan untuk mengancam posisinya dan membuat Kila menjadi manusia seutuhnya. Kila akhirnya tak terlahir sebagai Hellix karena ramuan tersebut, tapi tetap memiliki gen Hellix karena ramuan yang dia minum sewaktu bayi kurang diminum satu setetes, sehingga gagal menghilangkan seluruh kekuatan Dewata Bulannya. Dia akhirnya mendapatkan kontrak sebagai Kelinci Bulan Moon Camelot Kingdom oleh Redly. Dewa Mars, yang memimpin Rosenkruez Olympus Ordenn di Vatikan, mengirim banyak monster mulai dari Golum, Leviathan, Hydra hingga Medusa untuk membunuh Kila dan Misa yang berpotensi menjadi titisan dua saudara perempuan yang sangat dia benci dan menghalangi ambisinya untuk menjadi penguasa Olympus. Dia juga bersekutu dengan Ratu bangsa kucing Felis Catus Schrodinger dan Admiral Eraser Kala Rau, yang dapat memakan Kila sebagai anak yang terlahir di Bulan Kelinci, yang muncul setiap satu abad sekali untuk memburu anak-anak yang terlahir di bulan Kelinci dan memperkuat kekuatan kucing mereka, serta mencegah mereka kehilangan kesadaran dan akal. Bangsa kucing Felis Catus di bulan harus memakan anak yang terlahir di bulan Kelinci seperti Kila, terutama yang Hellix, untuk memperkuat energinya dan mencegah mereka kehilangan akal dan kesadaran. Anak yang terlahir di bulan Kelinci seperti Kila memiliki energi kosmik yang kuat dari cahaya magis bulan.

Dewa Mars ingin Kila terbunuh agar tak menghalangi ambisinya menjadi penguasa Olympus seperti yang diramalkan. Dia berjanji, sebagai imbalan persekutuan, setara bangsa monster kucing Felis Catus bisa memakan Kila sebagai anak yang terlahir di bulan Kelinci untuk mendapatkan kekuatan, termasuk memakan Redly sebagai Kelinci Bulan sakti, yang memberikan Kila dan anak lain yang terlahir di bulan Kelinci sebuah kekuatan dalam sebuah kontrak untuk mendapatkan jam kuasa Hellixwatch yang memberinya kekuatan sebagai Dewi Bulan yang mengendalikan bulan. Dewa Mars memberikan energi kosmiknya agar bangsa Felis Catus bisa membuka portal dari bulan ke bumi dengan mudah, di mana bangsa Felis hanya mampu ke bumi setiap setengah abad atau satu abad sekali setiap gerhana matahari total, dan portal mereka memiliki energi yang cukup untuk menangkap kelinci Redly dan anak manapun yang diberi kekuatan oleh Redly untuk dijadikan makanan dan sumber nutrisi bagi kekuatan mereka sebagai monster kucing Felis Catus. Dewa Mars, pemimpin Rosenkruez Olympus Ordenn, sudah ditakdirkan menjadi musuh Kila sebagai Kelinci Bulan Moon Phoenix Rabbit, titisan Dewi Artemis dan Batari Sang Hyang Kamaratih.

Berikut adalah parafrase dari teks yang Anda berikan:

Athena, putri Zeus, lahir secara ajaib langsung dari dahi ayahnya tanpa melibatkan seorang ibu. Beberapa versi cerita menyatakan bahwa Zeus menelan Metis, dewi kebijaksanaan, saat mengandung Athena, dan anak itu kemudian muncul dari tubuh Zeus. Athena menjadi anak kesayangan Zeus di antara enam anaknya karena kekuatannya sebagai dewi perang.

Dalam mitosnya, Athena tidak memiliki pasangan atau anak karena sebagai dewi perang, ia sulit menemukan seseorang yang sebanding dengan dirinya. Di antara saudara-saudaranya, seperti Artemis, Apollo, Hermes, Ares, dan Aphrodite, Athena dianggap memiliki kekuatan yang lebih besar, yang membuatnya sukses di bidang pertempuran. Athena sangat dikaitkan dengan akropolis kota-kota besar Yunani, yang sering menjadi pusat pemerintahan, politik, dan agama.

Menurut ramalan, jika Zeus memiliki anak laki-laki dengan Metis, anak tersebut akan lebih kuat dan lebih pintar dari Zeus, bahkan bisa menggulingkan Zeus dari tahta. Untuk mencegah ramalan itu, Zeus menelan Metis ketika ia mengandung Athena. Akibatnya, Zeus merasa sakit kepala yang sangat hebat. Untuk mengatasi rasa sakitnya, Zeus memerintahkan Hermes untuk memotong kepalanya dengan kapak buatan Hefaistos. Dari proses tersebut, Athena keluar dari kepala Zeus, mengenakan perlengkapan perang lengkap. Sakit kepala Zeus disebabkan oleh Metis yang tengah membuat perlengkapan perang untuk anaknya. Beruntunglah bagi Zeus, anak yang lahir dari Metis adalah seorang perempuan, bukan laki-laki yang bisa menumbangkan kekuasaannya. Sebagai dewi kebijaksanaan, Athena bijak menghindari pertumpahan darah demi menggulingkan ayahnya.

XXX

Ruangan itu dipenuhi dengan udara tegang yang hampir bisa dipotong. Lampu-lampu redup menggantung di langit-langit, menciptakan bayangan panjang yang menari di dinding. Di tengah ruangan, di atas panggung kecil yang sederhana, Samir berdiri dengan tubuh tegap. Setiap gerakannya dihitung, setiap kata yang ia ucapkan dipenuhi dengan kekuatan dan keyakinan yang memikat.

Para pengikutnya duduk diam di lantai, mata mereka terfokus padanya, seolah-olah mereka sedang menunggu perintah yang akan mengubah segalanya. Suara Samir bergema, tegas dan penuh semangat.

"Kami melawan bid'ah!" teriaknya, suaranya menggelegar. "Kami bukan sekadar pengikut, kami adalah perwakilan Tuhan di dunia ini!"

Ia berjalan perlahan ke depan panggung, menatap para pengikutnya satu per satu, memastikan setiap orang merasakan setiap kata yang keluar dari mulutnya. “Kami adalah yang terpilih, yang akan membawa dunia ini kembali ke jalan yang benar. Meski kalian semua tidak mengerti, kami tahu apa yang harus dilakukan!”

Ada sebuah aura yang mengelilingi Samir. Keberanian yang menyala dalam dirinya seperti api yang siap membakar segala keraguan. Matanya memancarkan kemarahan, kebencian, dan keyakinan yang tak tergoyahkan.

“Mereka—orang-orang yang kalian sebut suci—mereka adalah keturunan Lilith!” teriaknya, dan ruangan itu terasa semakin panas. “Lilith, istri pertama Adam yang menolak tunduk pada perintah Tuhan! Dia adalah jin yang lebih memilih mengikut iblis! Bersekutu dengan penghulu segala makhluk terkutuk!”

Beberapa pengikutnya mengangguk, wajah mereka dipenuhi kekaguman. Samir terus bergerak, semakin mendekat ke mereka, semakin memimpin mereka ke dalam kegelapan keyakinan yang ia bawa.

“Dan siapa yang lahir dari darah kotor itu?” Samir melanjutkan, nada suaranya semakin dalam, seperti suara guntur yang menggetarkan hati. “Hellix! Iblis sejati yang menurunkan kotoran-kotoran manusia paling jahat di dunia ini! Hellix adalah kesesatan yang harus dihancurkan! Hanya dia yang tak layak hidup di bumi ini!”

Ada gemuruh kecil di antara para pengikutnya. Mereka mulai merasa kekuatan kata-kata Samir menguasai mereka. Mereka merasa seperti dibimbing menuju kebenaran yang selama ini mereka cari. Samir memandang mereka dengan tatapan yang penuh kebencian, wajahnya marah, seolah-olah ia melihat musuh-musuh di setiap sudut ruangan.

“Yang tidak mempercayai kami adalah orang sesat!” teriak Samir, suaranya semakin menggelegar. “Anek komunis! Freemason! Illuminati! Mereka semua adalah sekutu setan, agen yang ingin menghancurkan peradaban ini! Mereka ingin menjauhkan umat manusia dari kebenaran yang kami bawa!”

Suaranya memuncak, dan seketika itu juga, suasana di ruangan berubah menjadi semakin mencekam. Pengikut-pengikutnya, yang sebelumnya ragu dan bingung, kini terhanyut dalam arus semangat yang Samir bawa. Mereka mulai merasakan kekuatan kata-katanya. Mereka merasa dipanggil untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.

“Kami adalah garis keturunan yang terpilih!” Samir berkata dengan penuh keyakinan, seolah dunia hanya menunggu perintahnya. “Kami adalah yang akan memimpin dunia ini menuju kemenangan! Hanya melalui kami, Tuhan akan mengalahkan kebatilan! Kalian harus tunduk, karena hanya dengan kami lah kebenaran sejati akan terungkap!”

Seluruh ruangan menggema dengan teriakan-teriakan para pengikutnya, yang kini berdiri, mengangkat tangan mereka tinggi-tinggi, seolah mereka siap untuk menghadapi dunia dengan penuh kemarahan. Semua rasa takut dan keraguan telah menghilang. Mereka percaya pada Samir, percaya bahwa dialah yang akan membawa mereka ke dalam dunia baru yang penuh dengan kekuatan dan kemenangan.

Bagi mereka, dunia luar tidak lebih dari sekelompok orang sesat yang tidak mengerti kebenaran. Mereka adalah yang terpilih, yang akan menuntun umat manusia ke dalam pertempuran besar yang telah lama mereka nantikan.

Samir berdiri dengan bangga, merasakan energi yang mengalir melalui dirinya. Setiap detik yang berlalu semakin membuatnya merasa lebih kuat. Ia tahu, di luar sana, dunia sedang memandang mereka dengan pandangan penuh kebencian dan ketakutan. Namun, itu tidak akan menghentikannya.

Samir mengangkat tangannya ke langit, sorak-sorai para pengikutnya semakin membahana, dan dia tahu—perjuangan ini baru saja dimulai.

XXX

Bakeneko secara harfiah berarti "kucing yang berubah". Bakeneko bisa tercipta karena beberapa hal, tapi alasan yang paling umum itu karena usianya yang panjang, mencapai berat tertentu, atau menjilati banyak minyak lampu. Tanda yang mengindikasikan bahwa seekor kucing mungkin mendekati perubahan menjadi Bakeneko adalah ekornya yang sangat panjang. Semakin tua dan bijaksana seekor kucing, ekornya akan semakin panjang. Kepercayaan ini menyebabkan kebiasaan memotong ekor kucing pada usia dini untuk mencegah mereka berubah menjadi yokai.

Bakeneko punya kemampuan berubah bentuk yang hebat, bisa menyamar sebagai kucing yang lebih kecil atau manusia, kadang bahkan bisa meniru wujud tuannya sendiri. Banyak dari mereka belajar berbicara bahasa manusia. Saat menyamar, mereka berdandan layaknya manusia dengan handuk terikat di kepala. Mereka suka berdansa. Meskipun terdengar lucu + sifat kucing yang dekat dengan manusia, yokai tetaplah yokai. Mereka bisa memakan benda yang jauh lebih besar dari ukuran mereka. Bakeneko juga mampu memakan tuannya sendiri dan menggantikan tempatnya.

XXX

Dalam cerita, Yatsufusa awalnya adalah anjingnya Yoshizane Satomi, seorang pejuang yang menjadi penguasa Kastil Takita-jo. Ketika kastil tersebut terancam oleh Kagetsura Anzai, Yoshizane dengan bercanda berjanji kepada Yatsufusa bahwa dia akan memberikan putrinya sebagai istri jika dia bisa membunuh Kagetsura. Secara mengejutkan, Yatsufusa menggonggong sekali lalu pergi, dan ketika kembali berhasil membawa kepala Kagetsura. Namun, kesetiaan Yatsufusa berpindah ke Fusehime, dan dia masuk ke kamar tidur sang putri.

Fusehime, dipandu oleh rasa hormat dan adat bahwa seorang penguasa tidak boleh melanggar janji, memutuskan untuk memenuhi janji yang dibuat kepada Yatsufusa dan mengasingkan diri bersamanya ke Gunung Toyama. Di sana, Fusehime membaca sutra-sutra Buddha sementara Yatsufusa mendengarkan.

Pada tahun berikutnya, Fusehime menunjukkan tanda-tanda kehamilan, dan seorang petapa cilik yang dia temui di gunung memberitahunya bahwa Yatsufusa telah dikutuk oleh Tamazusa, dan kutukan Tamazusa telah dihilangkan oleh kebaikan dari sutra-sutra tersebut. Namun, dia juga bilang kalau sang putri hamil dengan energi ki Yatsufusa. Fusehime sangat malu dengan kehamilannya sampai mencoba bunuh diri. Saat itu seorang bernama Daisuke Kanamari, yang baru saja masuk Gunung Toyama, menembaknya secara tidak sengaja.

Saat hampir mati, Fusehime membuka perutnya di depan Yoshizane dan Daisuke, dan menunjukkan bahwa dia tidak mengandung bayi anjing di dalam rahimnya. Esensi murni yang keluar dari luka itu membawa manik-manik tasbih ke langit, dan menyebarkan ke 8 arah berbeda.

XX

Samir memindahkan pemerintahan dari istana negara Republik Indusnesos di Athenakarta, ke Temple of Independence, tempat ibadah terbesar di seluruh Asia tenggara.

Manusia biasa yang hanya mengaku sebagai utusan tuhan bisa mengalahkan para manusia super.

Samir adalah perwujudan dari nihilisme itu sendiri, layaknya angka nol yang penuh kekosongan tak berujung, black hole yang menyedot realitas manusia lain melalui tatapan matanya yang kosong dan putus asa, tanpa makna dan tujuan dalam kegelapan abadi. Tapi sebenarnya, dia jauh lebih kompleks daripada itu. Kalian akan selalu tersesat dan kebingungan serta meraba-raba tujuan asli dari Samir. Gangguan jiwanya tak stabil; dia sering berubah pikiran setelah merenung sangat lama, termasuk tujuan dan pandangan filosofisnya.

Dia adalah manusia yang tak memiliki nama, tak memiliki masa lalu, dan tujuan jelas. Dia hanya manusia khayalan yang juga tak yakin tentang siapa dirinya sendiri. Dia membunuh semua orang yang mengetahui masa lalunya agar menjadi manusia yang tak ada. Kalau tak ada yang mengetahui masa lalunya atau mengetahui dia ada, maka sama saja dia akan terlupakan dan tak ada di dunia ini, seakan dia adalah manusia yang menghilang dan tak pernah ada atau terlahir di dunia ini.

Dia bahkan ragu apakah yang dia lakukan benar atau salah; dia bahkan ragu dengan motivasinya sendiri yang dia anggap tak berguna. Dia terjebak sebagai pengkhotbah yang menganggap dirinya Imam Mahdi yang akan menyelamatkan manusia dari putus asa, fitnah akhir zaman, dan kekacauan, serta mendapatkan penyucian jiwa sejati yang mengajarkan ilmu Nafs atau kejiwaan.

Dia sebenarnya tak peduli dengan apapun di dunia ini karena terlanjur putus asa berat. Dia menganggap dunia tak memiliki tujuan karena ujung-ujungnya mati. Moralitas juga tak berarti karena buatan manusia. Apapun yang manusia lakukan akan sia-sia, dan manusia adalah makhluk merugi; siapapun yang bernyawa akan merasakan penderitaan. Karena itu, dia berniat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan memusnahkan para dewa-dewi Hellix, orang kafir yang tak mengakuinya sebagai juru selamat, dan para kriminal agar dunia hanya diisi orang-orang baik yang memiliki kesadaran.

Dia juga ingin mendamaikan agama Samawi dan menyatukan agama-agama besar di dalam sektenya agar manusia bisa hidup di dunia tanpa sekat agama, nasionalisme, dan ras, karena dia yakin bumi adalah milik seluruh manusia bersama sebagai hamba Tuhan. Namun, tujuan aslinya adalah melihat kekacauan dan kehancuran. Dia ingin melihat dunia terbakar dan melihat pemandangan kiamat, karena dia percaya kekacauan adalah bentuk dunia apa adanya. Kekacauan juga akan menghancurkan dunia yang tak memiliki makna dan tujuan, serta penuh kepalsuan dan kebohongan.

XXX

Sword of Khalled yang identik dengan pedang Damaskus adalah organisasi religius rahasia milik pemerintah Indusnesos yang sama sekali tak memusuhi para Hellix sebagai jelmaan dewa Dewi kafir. Meski seluruh anggotanya adalah Natural Sapiens

Organisasi Sword of Khalled yang dituduh menyimpang oleh sekte Satrio Piningit memiliki replika bendera yang dimiliki Kesultanan Jogjakarta yang selalu mereka bawa setiap kali berperang melawan musuh,bendera pusaka ini merupakan hadiah dari Kekhalifahan Turki. Masyarakat pada waktu itu percaya bila Pusaka Kyai Tunggul Wulung ini diarak keliling kota, suatu wabah penyakit bisa hilang.

Kebanyakan dewa Dewi Hellix di Indusnesos juga penyembah Tuhan,karena itu kami dari Organisasi Sword of Khalled memiliki hak dan kewajiban melindungi mereka dari sekte sesat yang mengklaim jika mereka menyekutukan Tuhan hanya karena leluhur mereka adalah alien antariksawan kuno yang disembah bagai dewa dewi.

XXX

Samir berdiri di atas altar batu, matahari terbenam di belakangnya menciptakan bayangan panjang di tanah yang hancur. Sekelompok pengikutnya berkumpul di depannya, wajah mereka penuh keraguan, namun ada juga yang tampak penuh harapan. Samir mengangkat tangannya, memerintahkan mereka untuk diam, dan suara angin malam yang menusuk seolah menegaskan kata-katanya yang akan datang.

"Aku bukan juru selamat palsu," katanya dengan suara yang tegas dan penuh keyakinan, memandang satu per satu pengikutnya yang kini mulai memperhatikannya dengan lebih serius. "Aku adalah sesuatu yang kalian kenal sebagai Messiah, yang kalian kenal sebagai Imam Mahdi, yang kalian kenal sebagai Ratu Adil, yang kalian kenal sebagai Satrio Piningit—yang akan mengeluarkan dunia dari kegelapan menuju cahaya menjelang akhir zaman."

Suasana menjadi hening, dan seolah seluruh dunia berhenti bernafas, menunggu kelanjutan dari kata-kata Samir.

"Tapi ingat," lanjutnya dengan suara yang lebih dalam, "Para Hellix hanya superhero palsu yang hidup di dunia nyata yang kejam, dimana kisah pahlawan tak berakhir bahagia seperti di dongeng. Mereka hanyalah bayangan yang bersinar sementara, yang tak tahu apa-apa tentang penderitaan sejati."

Seketika, mata Samir menatap tajam ke arah kerumunan, dan setiap kata yang keluar dari mulutnya seperti terukir di udara.

"Terutama seorang magical girl yang menjadi musuhku, Dewi Bulan Kamaratih Moon Phonix Rabbit Kila Naomi Fumiko Sora, sang kelinci bulan Artemis," katanya, menyebutkan nama yang penuh dengan kebencian, suaranya mengandung amarah yang terbakar. "Dia yang percaya bahwa dia adalah pahlawan. Dia yang akan aku hadapi dan hancurkan. Karena dunia ini bukan tempat bagi mereka yang berpura-pura menjadi pahlawan. Mereka yang tersesat dalam mimpi indah mereka."

Para pengikutnya diam, namun api dalam mata mereka menyala—terinspirasi oleh kata-kata Samir. Dunia yang mereka kenal kini telah berubah, dan mereka tahu satu hal: Samir adalah satu-satunya yang dapat menuntun mereka menuju jalan yang benar, menuju masa depan yang mereka yakini.

Samir sama sekali tak berniat mendirikan kekhalifahan di zaman modern atau Daulah dengan syariat. Bahkan, dia sendiri adalah pemimpin sekte sesat, meski menggunakan propaganda agama dan nasionalisme serta kharismanya yang tak manusiawi. Tujuan sebenarnya Republik Surgawi adalah menghancurkan kekaisaran Australia Raya yang disalahkan Samir sebagai iblis asing yang melakukan agresi militer secara sepihak dan tak sah ke negara berdaulat, serta seluruh orang Indonesia saat itu yang membenci kekaisaran tersebut karena menghancurkan kedaulatan Indonesia setelah agresi sepihak ke pantai Surabaya dan menuntut penyerahan Papua Barat dengan disewa selama 100 tahun melalui tekanan militer.

Sentimen anti-asing atau xenofobia yang membuat kelompok radikal mampu terpilih secara legal dan demokratis tak hanya menyasar orang Australia yang mempermalukan Indonesia setelah kalah perang, melainkan juga menyasar para Hellix yang dianggap sebagai alien asing atau jelmaan iblis yang menyekutukan Tuhan. Mereka menyalahkan para Hellix yang dianggap sebagai jelmaan dewa-dewi kafir pagan jahiliah karena mereka merupakan titisan gen dari alien kuno yang disalahpahami sebagai dewa oleh manusia kuno yang primitif. Kaum radikal juga menganggap mereka berkhianat pada negara dengan mendukung kekaisaran Australia Raya, meskipun tuduhan tersebut tak berdasar.

Kaum minoritas yang dikucilkan karena dianggap menyekutukan Tuhan, seperti mereka, memang sering dijadikan pelampiasan tuduhan tak berdasar. Hal ini hanya karena sebagian kecil dari mereka memang membelot dan bersumpah setia pada Kaisar Anthony Stuart, karena mereka diperlakukan dengan lebih baik dalam hal hak-haknya daripada junta militer yang sangat otoriter dan memandang mereka bukan manusia, bahkan mendiskriminasi mereka. Namun, mereka memanfaatkan kekuatan super mereka secara tak manusiawi demi kepentingan perang.

Meski mengaku liberal dan toleran terhadap para Hellix sebagai negara barat dengan demokrasi di lingkungan Asia, kekaisaran Australia Raya dengan jelas melanggar HAM dengan melakukan agresi ke negara lain dan mengancam kedaulatannya, yaitu Indonesia di bawah junta militer. Alasan yang digunakan oleh junta militer adalah mereka melanggar HAM, mengasingkan, dan mendiskriminasi para Hellix karena kekuatan super yang dianggap berbahaya serta memerintah secara otoriter. Namun, pada akhirnya, junta militer dibiarkan dan rezimnya tetap ada pasca perang, asalkan mereka mau mengganti rugi perang yang menyebabkan krisis ekonomi dan menyewakan Papua Barat ke Australia selama 100 tahun.

Memang, banyak sekte ajaran sesat yang muncul setelah keputusan rakyat Indonesia kalah perang. Ketidakstabilan politik dan krisis ekonomi membuat mereka mencari pelarian ke hal-hal yang berbau spiritual untuk menghilangkan stres dan gundah. Meski demikian, mereka harus menjalankannya di organisasi bawah tanah karena kelompok agama yang tak diakui bisa langsung digeledah jika dianggap dapat mengancam doktrin junta militer dan kekuasaan mereka.

XXX

Pemberontak Satrio Piningit menghancurkan semua patung dewa Dewi yang dulu dihormati di Republik Libertenesia, sebagai simbol kemenangan juru selamat atas orang kafir.

Samir menatap langit senja yang semakin gelap, bibirnya berbisik lirih, "Berdoa? Bahkan Tuhan pun tak akan mau menolong mereka yang tak pernah berjuang. Tak akan mengabulkan doa orang yang tak menumpahkan darah di jalannya.Tuhan akan memberkati Natural Sapiens diatas para Hellix"

Suasana hening beberapa saat, sebelum ia melanjutkan dengan suara lebih berat, "Samir , orang-orang menyebutku dengan berbagai julukan—Presiden dunia, Presiden surgawi umat manusia, Samir Al Masih, Imam Mahdi, Satrio Piningit, Ratu Adil, Juru Selamat... hingga God Bless And Save  Messiah." 

Samir melanjutkan, "Negeri Indusnesos sudah mengalami masa positivisme, dewa Dewi telah mati dan manusia sudah mendapat ampunan dari tuhan sejati.Umatku yang patuh, ini akan menjadi perang suci seperti perang Salib di Zaman Salahuddin Al Ayubi tapi lawan kita kali ini bukan pengikut Paulus tapi para dewa Dewi pagan kafir dan keturunnya serta para penyihir yang musyrik"

Kemiskinan, ketidakstabilan ekonomi dan politik setelah kekalahan Junta militer melawan Kekaisaran Agung Terra Australialis dan diserahkannya Papua Barat ke pihak musuh. Membuat rakyat menjadi sangat marah dan mendukung Samir.

"Musyrik? Menyekutukan Tuhan? Apakah kau pikir di zaman modern ini ada orang yang cukup bodoh untuk mempertuhankan manusia atau bahkan alien Hellix sebagai dewa? Atau mungkin kau berpikir Hellix yang mengaku sebagai dewa itu sudah menyekutukan Tuhan? Syirik! Kau pikir mereka bisa memberi mudharat dan manfaat? Jangan-jangan, sekte sesat sepertimu yang bodoh dan musyrik, membunuh saudara seiman hanya karena alasan konyol. Para Hellix itu banyak yang taat pada Tuhan, bahkan kalau pun bukan, apa hakmu mencabut nyawa mereka yang tak pernah berbuat kerusakan di bumi? Yang jelas, satu hal yang pasti: kalian tak akan pernah bisa mengalahkan organisasi Sword of Khalled kami! Kami kalah oleh siapa pun!"  Seru anggota Sword of Khalled kepada Samir.

Tujuan utama pemberontakan Satrio Piningit sebenarnya adalah menggulingkan junta militer dan membalaskan dendam atas perjanjian tak adil yang dilakukan kekaisaran Agung Terra Australialis atas aneksasi Papua Barat selama 100 tahun , namun karena banyaknya Hellix yang bekerja sebagai agen pemerintah junta militer yang korup dan otoriter semua Hellix dan dewa Dewi menjadi sasaran kebencian, termasuk adanya pengaruh fanatisme keyakinan yang menentang keberadaan Hellix sebagai dewa Dewi kafir yang disembah manusia kuno. Dengan Dukungan Mayoritas Rakyat Republik Indusnesos dan Kaisar Gwangmu Tianyi dari Vermillion, Samir yakin dia mampu menaklukkan Kekaisaran Agung Terra Australialis

Kekaisaran Bersatu Australia Raya dan Selandia Baru atau yang dikenal sebagai Kekaisaran Agung Terra Australialis memiliki wewenang untuk menginvasi negara lain, termasuk Indonesia, di masa pemerintahan Junta Militer tanpa terkena sanksi ekonomi atau pelanggaran HAM, karena Amerika Serikat sudah runtuh dan posisi sebagai negara adidaya diambil alih oleh Kekaisaran Bersatu Australia Raya dan Selandia Baru. Pada tahun 2023, Amerika Serikat mengalami krisis besar yang mengarah pada runtuhnya negara tersebut. Penonton di seluruh negeri menyaksikan dengan sedih ketika bendera Amerika Serikat yang berkibar di puncak Gedung Putih turun perlahan-lahan.

Penurunan bendera Amerika Serikat di Gedung Putih menjadi momen yang sangat penting dalam sejarah Amerika Serikat pada tahun 2023. Bendera yang sebelumnya berkibar dengan gagah di puncak gedung, kini turun perlahan-lahan, menandakan akhir dari masa kejayaan dan kekuasaan Amerika Serikat sebagai negara yang kuat dan bersatu.

Para penonton berita di seluruh negeri menyaksikan momen ini dengan sedih dan kecewa. Mereka menyadari bahwa negara mereka telah runtuh dalam kekacauan politik dan ekonomi yang parah. Banyak orang merasa takut akan masa depan yang tidak pasti, sementara yang lain merasa sedih karena hilangnya identitas nasional yang mereka kenal selama ini.

Namun, di tengah kekacauan dan ketidakpastian, ada juga harapan. Banyak orang Amerika Serikat yang berjuang untuk membangun kembali negara mereka dan mencari cara untuk hidup bersama dalam perdamaian dan harmoni. Negara-negara bagian baru yang terbentuk mulai membentuk pemerintahan mereka sendiri dan bekerja sama untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi.

Meskipun masa depan masih penuh dengan tantangan dan ketidakpastian, penurunan bendera di Gedung Putih menjadi momen yang memotivasi orang Amerika Serikat untuk bekerja sama dan membangun kembali negara mereka. Bendera yang sebelumnya berkibar dengan gagah mungkin telah turun, tetapi semangat dan tekad orang-orang Amerika Serikat untuk membangun kembali negara mereka tidak pernah padam.

Situasi politik dan ekonomi di negara itu semakin tidak stabil. Korupsi dan ketidakadilan sosial merajalela, dan pemerintah federal serta negara bagian saling bertikai tanpa henti. Negara itu terpecah-belah dan tidak lagi bersatu sebagai satu kesatuan.

Pada suatu pagi, penonton berita di seluruh negeri terkejut ketika siaran langsung dari Washington, D.C. menunjukkan kerusuhan yang terjadi di depan Gedung Putih. Orang-orang berkumpul di jalan-jalan, memprotes, dan berteriak meminta perubahan. Namun, situasi semakin memanas saat bentrokan antara kelompok pro dan kontra semakin sering terjadi.

Kerusuhan dan kekacauan semakin meluas, dan ketidakmampuan pemerintah federal serta negara bagian untuk mengendalikan situasi semakin terlihat jelas. Sistem ekonomi dan keuangan Amerika Serikat yang sudah terpuruk semakin parah, dan orang-orang mulai kehilangan kepercayaan pada pemerintah mereka.

Pada akhirnya, Amerika Serikat runtuh dan terpecah menjadi beberapa entitas regional yang lebih kecil. Negara bagian mulai membentuk aliansi dan koalisi untuk bertahan hidup, sementara pemerintah federal kehilangan kekuasaannya.

Penonton berita di seluruh negeri menyaksikan kekacauan yang terjadi sambil merasa sedih dan kecewa. Banyak yang merasa takut akan masa depan yang tidak pasti, sementara yang lain mencari cara untuk beradaptasi dengan situasi yang baru.

Dalam upaya untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas, negara-negara bagian yang baru membentuk pemerintahan mereka sendiri dan mencoba untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi. Meskipun masa depan masih penuh dengan ketidakpastian, orang-orang Amerika Serikat terus berjuang untuk membangun kembali negara mereka dan mencari cara untuk hidup bersama dalam perdamaian dan harmoni.

Sebelum munculnya Samir dan sektenya, terjadi Pemberontakan DNA Putih, sebuah gerakan non-religius yang diinisiasi oleh ilmuwan eugenetika sayap kanan dan kelompok ultranasionalis. Tujuan gerakan ini adalah membasmi para Hellix dan DNA mereka karena dianggap mengancam eksistensi ras manusia natural (Homo sapiens).

Para ilmuwan tersebut menciptakan senjata anti-Hellix yang kemudian digunakan oleh pemberontak Satrio Piningit. Namun, karena jumlah pemberontak DNA Putih tidak sebesar Satrio Piningit, junta militer dengan mudah menghancurkan gerakan tersebut.

Pemberontakan DNA Putih yang melibatkan 20.000 orang saja membuat Pemerintah Junta militer melemah sampai kalah perang melawan Kekaisaran Terra Australialis, apalagi pemberontakan Satrio Piningit yang melibatkan 51 persen penduduk Republik ini.

Para Hellix dan orang asing dijadikan musuh bersama untuk mempersatukan rakyat di bawah rasa takut akan ancaman kekaisaran Agung Terra Australialis yang kini telah menguasai Papua Barat.

XXX

Samir adalah dalang kejahatan sebelum dia menjadi jahat dan kehilangan kewarasannya bisa dibilang dia adalah seorang akademisi religius yang terpelajar,dia adalah penjahat yang sangat canggih, elegan dan berpendidikan tinggi, mampu menghafal ratusan ayat kitab suci dan menguasai bahasa arab, latin dan ibrani usia sejak dini.Dia memiliki pengetahuan yang lebih luas dan imajinasi serta kreativitas yang lebih tinggi dari kebanyakan orang dan dia menggunakannya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Dia sangat pandai dalam membuat skema dan memanfaatkan kemampuan persuasif yang brilian dan menyakinkan orang lain dengan bakatnya untuk mewujudkan keingannya menjadi kenyataan.

Samir memiliki sifat yang sangat tenang,berwibawa,kharismatik tapi juga ramah terutama pada penguikut sektenya menutupi hati dan perbuatannya yang sangat busuk dan keji dalam mengorbankan nyawa orang lain.Meski berusaha ikhlas dan tegar atas kematian ibunya yang disebabkan para Hellix dan akan masuk surga,Samir tetap  ingin membuat Hellix merasakan rasa sakit yang dia rasakan setelah para Hellix dengan cerobohnya membuat ibunya terbunuh dalam pertarungan melawan alien yang menghancurkan kota,jika dia bisa melakukan adu domba dan mengubah kekuatan para Hellix untuk menghancurkan teman mereka sendiri Mungkin Samir bisa balas dendam dan membuat mereka merasakan rasa sakit yang dia rasakan.

Samir yang tak waras, kompleks dan sulit ditebak apa pikirannya sangat membenci orang munafik yang dia katakan akan menghuni kerak neraka,karena itu secara pribadi dia merusak para Hero dan membuktikan jika mereka sendiri juga memiliki sisi gelap sebelum menghakimi dia sebagai pemimpin sekte sesat termasuk memfitnah mereka sebagai mahluk yang mengancam keberadaan manusia dan menyekutukan tuhan sebagai titisan dewa Dewi kuno,semua itu tak lebih bukan motif agama melainkan hanya memuaskan nafsu sadisnya sendiri.

XXX

Thunderbolt Boy, yang ayahnya dibunuh oleh Jean Atreus Pendragon, bersama Admiral Eraser Kala Rau, akhirnya menjadi pengikut sekte Samir.

Meski dulunya dia titisan raja raksasa Niwatakanca dia mengambil suntikan penetral energi Hellix dan berubah menjadi manusia biasa dan kehilangan seluruh kekuatannya demi menjadi pengikut Samir yang paling setia, berbekal pengalaman buruk hendak dihabisi para dewa karena terlahir sebagai titisan Niwatakanca dia menjadi membenci seluruh ras Hellix dan ingin menghabisi semuanya.

Meskipun Samir hanyalah seorang pembunuh berantai biasa tanpa kekuatan super, ia adalah pemimpin sekte dan pengkhotbah yang sangat manipulatif dengan kharisma tak manusiawi. Kharismanya begitu kuat hingga mampu memanipulasi orang dengan paksaan emosional secara halus, membuat korban bunuh diri hanya dengan kata-katanya yang memikat, tanpa ancaman atau perintah sedikit pun. Korban-korbannya merasa seolah mereka melakukan tindakan tersebut karena kehendaknya sendiri, tanpa sadar terpengaruh oleh sugesti yang ditanamkan Samir.

Kecerdasan Samir dalam manipulasi persuasif tak manusiawi sangat luar biasa. Ia mampu membuat orang yang awalnya putus asa terhadap hidup memiliki gairah dan motivasi tinggi untuk mengikuti perintahnya, bahkan rela mengorbankan nyawanya demi Samir. Dengan janji manis dan kharisma yang menjanjikan dunia yang lebih baik, atau dengan mengajak mereka melalui dalil agama, Samir bisa membalikkan kehidupan seseorang, menjadikan mereka pengikut fanatik.

Tak jarang, Samir mampu mengubah orang yang ceria menjadi putus asa, bahkan mendorong mereka untuk bunuh diri. Kekuatan manipulasi psikologisnya begitu kuat sehingga ia mampu mengajarkan metode pembunuhan yang sulit dilacak oleh polisi. Keahliannya ini membuatnya pernah mengintimidasi Dewa Perang Mars yang sudah hidup ribuan tahun untuk tidak menghalangi rencananya menciptakan pemandangan kiamat dan menjadi manusia terakhir yang berdiri di akhir dunia.

Admiral Eraser Kala Rau, yang awalnya sekutu Dewa Mars dan bangsa monster kucing Felis Catus di bulan, akhirnya mengkhianati Dewa Mars setelah sang ratu bangsa kucing dikalahkan oleh Kila dan teman-temannya. Kala Rau terpesona oleh kharisma Samir dan bergabung dengan sekte ajarannya. Samir tak hanya mampu mempengaruhi manusia biasa, tetapi juga Dewa Mars, yang seharusnya sangat kuat, hanya dengan senjata api dan intimidasi fisik serta mental.

Sebagai seorang manipulator, Samir dapat mengubah kebohongan menjadi kebenaran di mata pengikut sektenya, menggunakan doktrin yang disesatkan untuk mempengaruhi persepsi mereka. Ia bisa mengubah yang salah menjadi benar, dan yang benar menjadi salah, membuat pengikut sektenya merasa tak punya pilihan selain mengikuti perintahnya. Bahkan, pengikutnya tak merasa diperintah oleh Samir, melainkan merasa tindakan mereka adalah kehendak sendiri.

Samir memanfaatkan keraguan dan krisis iman pengikut sektenya yang merasa terancam oleh eksistensi dewa-dewa pagan dan polytheisme. Samir, meski tidak peduli pada agama atau moralitas, memanipulasi doktrin agama untuk membangun pengikut fanatik yang mendukung tujuannya untuk menghancurkan dunia dan menciptakan dunia yang lebih baik tanpa perang atau penderitaan. Ia sadar bahwa jika dunia yang ia bangun tidak abadi, maka yang abadi hanya kematian dan kehancuran.

Samir juga memiliki rencana untuk menciptakan mesin raksasa bernama Aether Titanomachy Ragnarok, yang akan mempersatukan kesadaran seluruh umat manusia di Bumi. Jika kesadaran manusia terhubung dalam satu tubuh, Samir percaya bahwa manusia tidak akan lagi melukai satu sama lain, karena melukai orang lain berarti melukai diri sendiri. Dengan mesin ini, Samir ingin menciptakan perdamaian sejati dan kesetaraan, menghilangkan perbedaan dan menciptakan dunia yang lebih damai. Namun, meskipun tujuannya terdengar mulia, Samir tetap menganggap Hellix sebagai perwujudan dewa yang menyekutukan Tuhan, yang pantas untuk dijadikan tumbal bagi mesin yang ia ciptakan.

Dalam pertemuan dengan Dewa Mars, Samir memperingatkan dengan tegas dan sorot mata tajam, memastikan bahwa Mars tidak akan menghalangi jalannya. Dengan kata-kata yang penuh kekuatan dan manipulasi emosional, Samir terus mengarahkan sektenya untuk mengikuti tujuan radikalnya, memperlihatkan betapa besar kekuasaannya dalam mengubah persepsi dan mempengaruhi tindakan orang lain.

XXX

Sebuah lukisan bersejarah,Pejabat junta militer dipaksa bertekuk lutut di bawah tangga pada  Samir sang juru selamat meminta pengampunan,Samir menunjuk kearah gerbang istana sambil bertolak pinggang dengan angkuh.Pengikut dan tentara sucinya bersorak Sorai dengan pengeksekusian Presiden Junta militer Prabowidodo dengan cara dirajam sampai mati.Pengikutnya mengepalkan kedua tangannya dan membentuk huruf X untuk melakukan pemujaan. Pengikut sekte semakin percaya jika Samir Juru selamat setelah kemenangan melakukan Pemberontakan Satrio Piningit melawan pemerintah junta militer

XXX

Samir memiliki tujuan untuk menciptakan dunia  sempurna yang bebas dari segala macam emosi dan konflik. Untuk mencapai tujuannya, ia ingin menggunakan mesin bernama Aether Titanomachy Ragnarok untuk menggabungkan semua orang menjadi satu pikiran yang sama agar mengerti perasaan satu sama lain dan tak egois,mudah menghakimi atau melukai orang lain dengan membuat seluruh manusia menjadi satu kesadaran dan seolah menjadi satu individu.Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh karena itu dia ingin menyatukan orang dalam kesadaran raksasa dan membuat mereka melupakan perbedaan yang menciptakan perang dan menjadi satu entitas kesadaran yang tak mengenal perbedaan antara setiap manusia di dalamnya.Berbeda beda orang tapi tetap terhubung dan bersatu di bawah satu pikiran dan kesadaran hingga tak ada lagi perbedaan ke Akuan diantara manusia yang ada adalah kita, karena dia yakin empati adalah satu satunya perasaan yang akan mencegah manusia melukai manusia lain dengan merasakan apa jadinya jika mereka di posisi orang lain,memahami jika melukai orang lain melukai diri sendiri. Hanya dengan menggabungkan pikiran dan kesadaran manusia menjadi satu, manusia dapat mengetahui perasaan, pemikiran manusia lain hingga tumbuhlah empati manusia yang bisa memahami penderitaan dan kebaikan manusia lain hingga perang dapat dicegah akibat perasaan senasib dan menjadi bagian satu sama lain ,Karena Itu layaknya anggota tubuh yang saling merasakan sakit jika salah satunya terluka,jika gigi atau tangan sakit seluruh tubuh terluka manusia akan mementingkan kepentingan kesadaran semua orang daripada keegoisan dan kepentingannya sendiri,Aether Titanomachy tak hanya akan menggabungkan dan mengonekaikan pikiran orang orang yang masih hidup melainkan orang yang sudah meninggal termasuk Ibu Samir yang meninggal akibat ulah Hellix sebelum dia dibawa ke bangsal psikiari penjara, bertemu kembali dengan ibunya yang meninggal seperti delusinya di Bangsal Psikiatri penjara adalah impiannya dan rencana terbesar tersembunyi nya untuk bertemu kembali dengan satu satunya wanita yang  menyayanginya tanpa peduli jika itu akan mengorbankan kebebasan banyak orang,Samir berharap bahwa dengan cara ini, manusia akan menjadi bebas dari segala macam perasaan dan konflik, dan dunia akan menjadi lebih damai.

Kila mengetahui jika upaya Samir untuk merenggut kebebasan berpikir dan privasi manusia dimana setiap ingatan manusia bisa diakses setiap orang adalah jahat terlepas dari upayanya untuk mencegah kebohongan dan upayanya untuk mengkoneksikan kesadaran orang mati yang sudah beristirahat dengan tenang demi keegoisan pribadi sudah tak bermoral, kelewatan dan terjebak di masa lalu ,Kila yang memiliki kekuatan Dewi Artemis yang memungkinkannya untuk mengendalikan pikiran orang lain. Dalam pertarungan melawannya ,Kila menggunakan Hellixwatch-nya untuk memasuki pikiran Samir dan memanipulasi kenangan masa lalunya, membuat Samir  kehilangan fokus dan kekuasaannya atas mesin Ragnarok Connection. Dengan begitu, Kila dapat membunuh Samir  hanya dengan menggunakan pandangannya dengan membuatnya menjadi tersangka kejahatan perang di pengadilan internasional.Untuk menyalakan mesin itu dibutuhkan tumbal para dewa dan Hellix sebagai pengorbanan energi,kebetulan sekali Samir memang membenci dewa Dewi orang kafir yang diklaim lebih tua dari agamanya sendiri dan dapat menggoncang keimanan,karena itu para dewa dan Hellix akan mati dan kehilangan kekuatannya setelah Ragnarok diaktifkan dengan menyerap energi mereka di seluruh dunia. Samir dan pengikut sektenya berusaha membangkitkan kegelapan abadi dari Tartarus demi menghancurkan para dewa dan Hellix yang dia anggap menghina Tuhan sejati yang maha esa melalui mesinnya Aethertitanomakia yang dapat memicu Ragnarok melalui Muspel Dunia api dan tempat tinggal para raksasa api yang merupakan musuh abadi para Dewa Aesir.Samir menyatakan bahwa dunia terus berdusta karena itu jika pikiran dan kesadaran manusia sudah terhubung melalui Aether Titanomachy layaknya sebuah jaringan internet yang memudahkan manusia berkomunikasi maka manusia tak akan memiliki kemampuan untuk berbohong karena setiap manusia mampu mengetahui setiap pikiran orang lain seperti telepati karena pikirannya sudah terhubung , kebohongan adalah contoh konstruksi sosial yang perlu diruntuhkan demi Ragnarok Connection untuk membuka jalan bagi kebenaran yang kita semua butuhkan?Ragnarok adalah cara yang bagus untuk mengatakan "pelupaan ilahi" mencoba mengakhiri hidup itu sendiri dan dilihat sebagai juru selamat, bukan raja. Bahwa dengan menghancurkan lawan-lawannya dengan cara yang ilahi dan penuh hormat, ini membenarkan tekadnya untuk memulai kembali umat manusia. Karena dia telah melihat, hidup, dan menghirup semua kesalahan umat manusia selama bertahun-tahun. Dia merasa dia sempurna untuk peran;mencoba mengakhiri hidup itu sendiri dan dilihat sebagai dewa, bukan raja. Bahwa dengan menghancurkan lawan-lawannya dengan cara yang ilahi dan penuh hormat, ini membenarkan tekadnya untuk memulai kembali umat manusia. Karena dia telah melihat, hidup, dan menghirup semua kesalahan umat manusia selama bertahun-tahun. Dia merasa dia sempurna untuk peran; Nantinya api dari muspel ini yang membakar habis jembatan Bisfort dan memulai perang Ragnarok. Ragnarok itu dalam bahasa Eropa kuno artinya Takdir Para Dewa yang menceritakan tentang pertempuran dunia. Semacam kiamat, yang membakar habis Ygdrassil dan menghancurkan 8 dari 9 dunia dalam mitologi ini. Sebetulnya Ragnarok ini adalah perang puncak dari perseteruan para dewa dan para raksasa yang sudah berlangsung lama. Tapi yah, secara dewa ama raksasa yang perang, mau gak mau alam semesta jadi ikutan porak poranda. Para dewa dipimpin tak lain dan tak bukan adalah oleh Odin dan di ras raksasa atau Jotun ada Loki yang menjadi panglima perang. Pertempuran habis-habisan ini terjadi di VIGRID , sebuah padang luas yang terletak di Middle Earth.

XXX

Banyak Hellix ditangkap dan dikirim ke kamar gas, di mana tubuh mereka ditembak atau dibakar hidup-hidup. Mereka dipaksa membakar rekan mereka sendiri sampai menjadi abu dan dicambuki. Keadaan ini seperti neraka. Mereka juga dijadikan pekerja paksa sampai mati. Siapa pun yang mencoba kabur atau menolong tahanan Hellix lain akan dibunuh, ditembak di tempat atau dibakar hidup-hidup.

Sebagai orang xenofobia dan anti-asing, para Hellix yang memiliki kekuatan super dituduh sebagai penyebab kepunahan manusia. Tuduhan lainnya termasuk menjadi antek asing dan mata-mata Pemerintah Terra Australialis yang ingin menghancurkan kedaulatan negara.

Masyarakat Indusnesos saat itu menganggap para Hellix di militer sebagai kelompok licik dan oportunis tanpa nasionalisme. Mereka dianggap lebih setia kepada sesama Hellix daripada negara. Republik Surgawi berpendapat bahwa manusia adalah ras mulia yang paling unggul sebagai pilihan Tuhan.

Para Hellix berperang bukan untuk membela negara, melainkan untuk melindungi kelompok mereka. Kesetiaan mereka diragukan dan sering dituduh sebagai antek asing, terutama kekaisaran Australia. Hal ini disebabkan Australia mengesahkan undang-undang dan kampanye hak asasi para Hellix.

Teori konspirasi liar menyatakan bahwa Hellix adalah kelompok elitis negara rahasia yang akan menghancurkan negara dan menyerahkannya ke kekaisaran Australia Raya. Mereka didoktrin sejak kecil bahwa para Hellix adalah jahat, meskipun tidak terbukti. Pengalaman buruk dengan Hellix yang menyalahgunakan kekuatan juga memperkuat pandangan ini.

Selain itu, ada puisi klise yang menceritakan tentang Hellix yang menimbun harta karun Presiden Soerjakarna. Doktrin dan stereotip negatif ini memperburuk hubungan antara manusia dan Hellix.

XXXr

Orang-orang Rosenkruez Olympus Ordenn adalah pengikut dewa perang kegelapan, Mars Ares, sedangkan Organisasi Sword of Khalled dan Nusantarisers Academy Moon Valkyrie Heroes adalah pelindung Dewi Minerva, Athena.

XXX

Negara kepausan di Semenanjung Italia, sebuah negara kota terkecil di dunia yang ada di tengah kota Roma, luasnya 0,44 km tapi juga salah satu terpenting sebagai kota suci umat lain. Meski dikuasai oleh paus yang harusnya anti pagan dan setia pada tuhan, namun Mars Ares dewa penguasa Olympus mengendalikan wilayah itu di balik layar untuk melawan pengikut abrahamik maupun membalas dendam pada saudarinya Dewi Minerva atau yang dikenal sebagai Athena.

Sebelum berhadapan dengan Rosenkruez Olympus Ordenn yang akan menyerang titisa dewa dewi Yunani di Indonesia,Kila dan teman temannya terbang ke Acropolis,Kota Athena untuk mendapatkan perisai kebijaksanaan Athena dan mencegah kebangkitan Dewa Mars Area

Kila dan teman-temannya, termasuk kakak sepupunya Amane Misa, titisan Dewi Minerva atau Athena, telah mendarat di Acropolis, yang berarti benteng dataran tinggi yang menjadi pertahanan kuat dari serangan musuh. Dari dataran tinggi Acropolis, terlihat jelas pelabuhan di Laut Tengah. Orang Athena awal menggunakannya sebagai kuil suci. Di belakang kamu, bisa melihat kuil terbesar, Pantheon, tempat sang perawan dibangun sebagai penghormatan kepada Athene, Dewi pelindung Kota Athena. Acropolis adalah tempat di mana Socrates, sang filosof bijak, berjalan di alun-alunnya, berdiskusi dengan orang-orang Athena sambil melihat pembangunan kembali gedung indah Acropolis dan Kota Athena yang dihancurkan oleh Raja Xerxes dari Persia, yang membakar seluruh bangunan batu di Acropolis sebelum raja tersebut dikalahkan. Acropolis dibangun lebih indah lagi, dan seluruh peradaban Eropa dimulai di bangunan ini.

XXX

Blaze Chicken Gigantron, Robot raksasa buatan Paman Shangrila yang diciptakan untuk melawan Invasi Soviet ke Shambala ternyata bukan tandingan naga raksasa Togaroa jelmaan sang penyihir putih, meski robot itu terbuat dari sisa-sisa kapal luar angkasa Anunaki peninggalan ras alien dari planet Nibiru  yang tertinggal di Shambala dan mampu menembakan energi setara Tsar Bomba Rusia.

Naga Togaroa atau Penyihir Putih bukan manusia, dia pada dasarnya memiliki tubuh seperti tanaman yang tahan terhadap defisit oksigen dia menghirup karbon dioksida.

Togaroa menembakan meriam hydro dari mulutnya layaknya naga yang menyemburkan api.

Mengunakan Chicken Slingshot, Blaze Chicken menabrakkan dirinya ke arah Togaroa, jelmaan penyihir putih. Namun, tindakannya bukanlah untuk membunuh penyihir putih.

Shangrila Arslan menyadari bahwa jika dia masih hidup di masa depan, dendamnya terhadap penyihir putih akan terus membara dan memicu perang lagi. Hal ini akan membuat penyihir putih murka dan berubah menjadi Naga Togaroa, yang tingginya mencapai 600 meter.

Oleh karena itu, Blaze Chicken memutuskan untuk mengorbankan dirinya untuk menghentikan perang dengan penyihir putih. Dengan demikian, teknologi senjata perang tidak akan berkembang lagi.

Setelah Blaze Chicken meninggal, teman-temannya, termasuk Xuantong Jiangshi, hidup secara primitif sesuai keinginan penyihir putih. Mereka hidup berdampingan dengan penyihir putih yang menjaga alam.

Dia belum mampu mengakui jika Naga Togaroa atau penyihir putih adalah Dewi yang menjaga keseimbangan alam dari manusia. Bumi ibarat tubuh manusia yang memiliki antibodi, antibodi akan mengusir virus yang membahayakan tubuh, peradaban manusia adalah virus yang menghancurkan bumi perlahan lahan sedangkan Kaiju Empress Togaroa adalah antibodi yang melindungi bumi dari manusia.

Blaze Chicken memilih untuk bunuh diri karena bibit Leviathan ada pada dirinya dan suatu saat nanti dia atau keturunannya bisa dikendalikan untuk memanggil Leviathan, Leviathan adalah mahluk dari dimensi kelima yang bisa menjadi ancaman yang jauh lebih berbahaya daripada Naga Togaroa yang hanya merupakan Dewi Bumi. Laviathan adalah mahluk di luar nalar yang mampu membengkokkan realitas dan tak terikat hukum hukum fisika.

Setelah kekalahan Blaze Chicken alias Shangrila Arslan melawan Kaiju Togaroa, Proffesor Xuantong Jiangshi sebagai pengikut setia Blaze Chicken menandatangani perjanjian damai dengan kaisar Gwangmu Tianyi, mengakhiri konflik antara Birds Syndicate dan Kekaisaran Vermilion.

Blaze Chicken meminta Profesor menjadi penggantinya dalam memimpin Birds of Dawn, sedangkan Sarvakarna yang meratapi kematian Shangrila memutuskan untuk pergi ke pegunungan Himalaya dan mengasah ilmu sihir.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama